Wednesday, September 12, 2018

Mengenal dan dikenal

     ”Semua telah diserahkan kepadaKu oleh BapaKu dan tidak seorangpun mengenal Anak selain Bapa,dan tidak seorang pun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan.”
Matius 11:27


Yesus Kristus adalah wujud Pribadi Allah yang hadir dalam rupa manusia seutuhnya.Dia berkali-kali menyebutkan bahwa melihat Dia berarti melihat Bapa,mengenal Dia berarti mengenal Bapa.Tidak ada seorang pun yang hanya bisa mengenal salah satu dari Kristus atau Bapa,sebab keduaNya adalah Satu.Mengenal Bapa berarti mengenal juga Kristus,mengenal Kristus berarti mengenal juga Bapa.Menerima Allah maka berarti menerima juga Kristus,menerima Kristus maka berarti menerima juga Allah.Mereka yang menolak Allah berarti menolak Kristus,dan sesungguhnya mereka yang menolak Kristus berarti juga menolak Allah.
     Kata Yesus kepada mereka:“Jikalau Allah adalah Bapamu,maka kamu akan mengasihi Aku,sebab Aku keluar dan datang dari Allah.Dan Aku datang bukan atas kehendakKu sendiri melainkan Dialah yang mengutus Aku,”(Yohanes 8:42-baca juga Yohanes 5:23).Dalam Yesus kita mengenal Allah dan dikenal oleh Allah yang telah mengenalNya terlebih dahulu hingga kita masuk dalam pengenalan yang benar tentang Allah.Kita dikenal oleh Allah sebab kita tinggal di dalam Kristus yang dikenal oleh Allah.Sebuah wujud hubungan yang dahulu terpisah oleh dosa namun oleh Kristus menjadi satu kembali oleh kebenaran dan pembenaranNya.Dia adalah Allah yang sukses menyatakan Manusia yang sesungguhnya,dan Manusia yang sukses menyatakan Allah yang sesungguhnya.Kedua hal itu menjadi satu dan utuh di dalam Dia.Hingga oleh Dia Allah masuk dan hadir di dalam dunia serta mengenal langsung manusia dan oleh Dia manusia mengenal langsung dengan Allah.Tidak ada Allah dan Tuhan sehebat dan senyata selain Tuhan Yesus Kristus.
     Ada seorang kaya raya yang sudah kehilangan istrinya dan tinggal memiliki seorang anak yang amat nakal sewaktu kecil.Salah satu reputasi terburuk anak itu adalah pernah menyiram pembantu dapur dengan minyak panas hingga kulitnya melepuh.Namun saat menanjak dewasa anak itu justru menjadi amat baik dan dia tampaknya akan siap menggantikan posisi ayahnya.Begitu baik dan jujurnya hingga anak tunggal tersebut amat dibenci oleh para pekerja ayahnya yang berniat menjadi pewaris usaha.Mereka ingin membunuh anak tersebut dan mulai merencanakannya.Alhasil usaha itu berhasil,anak tersebut tewas saat usia dewasa di saat siap untuk menjalankan perusahaan.Sang ayah hanya bisa menangis dan terus bersedih atas kepergian anaknya yang mati mengenaskan.Hingga satu saat pengusaha kaya itu pun mati dalam sakit yang diderita sejak kematian anaknya yang amat dia kasihi.Dalam surat wasiat sebelum meninggal berisi bahwa dia melelang semua harta kekayaannya dan akan disumbangkan karena tidak ada pewaris tersisa.Para peserta lelang amat banyak dari kalangan konglomerat dan pengusaha kaya termasuk pekerja-pekerja almarhum.Maklumlah selain kaya almarhum adalah kolektor benda-benda seni terkenal dan mahal.Barang yang pertama dilelang adalah sebuah foto usang dengan gambarnya adalah anak dari almarhum.Bingkai dan kacanya sudah rusak dan apalagi objek dalam foto itu sudah tidak begitu jelas sebab terlalu sering dipegang,dicium,dan lecet dibawa kemana-mana oleh almarhum semasa hidupnya.Tidak ada yang tertarik untuk penawaran pertama yang tidak bisa dilewatkan.Mungkin juga karena objek dalam foto itu tidak memiliki hubungan apa-apa dengan mereka,apalagi beberapa di antara pengunjung malah membenci anak dalam foto itu,tambah lagi harga patokan awalnya terlalu mahal untuk sebuah foto usang.Hingga akhirnya seorang nenek di barisan paling belakang mengajukan bersedia membeli foto itu.Para pengunjung amat heran dengan nenek tersebut yang mau membeli foto itu dengan harga mahal.Dia adalah pembantu dapur dari almarhum yang pernah dilukai oleh anak dalam foto itu semasa anak itu kecil dahulu.Nenek itu dengan amat senang membeli dan mengelus kaca foto tersebut yang sudah berdebu hingga tanpa sengaja bingkainya yang retak hancur dan foto pun jatuh.Dalam foto itu terdapat secarik kertas yang segera dibuka oleh notaris dan menemukan sebuah tulisan terakhir almarhum.Tulisan itu berisi begini;
“Aku mewariskan seluruh kekayaanku kepada dia yang membeli foto putra tunggalku ini,sebab orang yang membeli foto ini berarti adalah orang yang amat menyayangi putraku dan dekat dengan putraku yang kukasihi.”

Lelang tidak dilanjutkan lagi sebab akhirnya nenek tersebut berhak atas seluruh kekayaan almarhum yang kaya raya itu.Dia menerima warisan itu sebab dia amat mengasihi anak almarhum seperti cucunya sendiri.Apakah kita mendapat hikmah tersendiri dari kisah tersebut?Kristus adalah pengenalan dekat dari Allah terhadap kita dan dari kita terhadap Allah.Dalam Dia kita dikenal Allah dan kita mengenal Allah.Kita menjadi anak-anakNya yang berhak atas segala harta damai sejahtera surgawi milikNya.Semua oleh karena Kristus.Amin.

No comments:

Post a Comment

DONASI DAN SPONSORSHIP

Untuk menunjang pelayanan kami di bidang media renungan dan berita, anda dapat beriklan di web/blog kami atau berdonasi.
Silahkan hubungi nomor telepon/WA kami di: 08991658370



Pekabaran Injil di Indonesia dan Pengaruhnya terhadap Pembaruan Masyarakat dan Negara.

Oleh: Merphin Panjaitan. I.Pendahuluan. Injil Yesus Kristus muncul di tengah bangsa Yahudi, dan pekabarannya pertama di tujukan kepada m...