Saturday, November 24, 2018

B A N G K I T


Yehezkiel 37:1-14

     Yehezkiel mendapat sebuah penglihatan di alam Roh di mana Allah membawanya di suatu lembah yang penuh dengan tulang-tulang dari bangsa Israel yang sudah mati.Allah bertanya kepada Yehezkiel apakah tulang-tulang itu dapat hidup kembali,dan Yehezkiel menjawab akan keyakinannya bahwa tulang-tulang itu benar bisa hidup kembali.Ketika itu terjadilah demikian,setiap tulang yang ada tersambung satu dengan yang lain dan mulai tumbuh urat dan daging serta akhirnya bernafas dan menjadi manusia yang hidup.Pada suatu saat dalam hidupnya, seorang reformator gereja yaitu Marthin Luther pernah mengalami kekecewaan dan putus asa yang sulit.Hingga suatu saat istrinya memberikan cermin kepdanya dan menyuruhnya melihat sosoknya sendiri yang ada pada cermin itu.Istrinya berkata bahwa itulah sosok dari orang yang telah mati.Suatu awal bagi seorang Marthin Luther untuk bangkit lagi dari kesusahannya.
     Dalam penglihatan Yehezkiel di atas Allah secara jelas mengatakan bahwa itu adalah sebuah gambaran dari keadaan bangsa Israel yang berkata bahwa tulang mereka sudah mengering dan hilang akan pengharapan.Mereka hidup dalam pembuangan dan jauh dari Yerusalem kota tempat mereka meletakkan harapan bahwa mereka akan dibebaskan secepatnya untuk pulang ke tanahnya kembali.Allah jelas menunjukkan sebuah arti sesungguhnya dari kematian.Kematian yang tidak hanya dinilai secara jasmaniah,tapi dilihat secara rohani.
     Patah semangat,putus asa dan kehilangan harapan akhirnya mengeringkan tulang.Mati akan pengharapan,mati akan sukacita,mati akan kedamaian,inilah kematian hidup.Secara lahiriah bernafas tapi secara rohaniah di hadapan Allah manusia tersebut sedang dalam kematian.Yesus Kristus adalah Manusia Sempurna,suatu contoh nyata dari Allah tentang manusia yang seutuhnya.Manusia yang benar-benar hidup.Itu sebabnya Dia berkata bahwa Dia datang membawa hidup bagi manusia agar mereka hidup dalam segala kelimpahan.Dialah jalan,kebenaran,dan hidup.

     Hidup yang tidak mudah layu,tidak mudah rapuh,dan menang atas dosa,itulah hidup yang sesungguhnya.Hidup kita rapuh adanya,mudah layu dan kering oleh berbagai tekanan.Kristuslah kehidupan kita dalam segala hal,agar kita tidak mudah layu dan kering.Kristuslah hidup dan harapan kita dalam segala hal agar kita dipulihkan selalu dari kematian kasih,kematian harapan,dan kematian semangat.Pribadi yang menghidupkan itu sudah datang dan tinggal di dalam kita,Marilah kita bersama kini mulai masuk untuk terus menikmati Kehidupan dari Dia yang menghidupkan kita dalam kasihNya.

No comments:

Post a Comment

DONASI DAN SPONSORSHIP

Untuk menunjang pelayanan kami di bidang media renungan dan berita, anda dapat beriklan di web/blog kami atau berdonasi.
Silahkan hubungi nomor telepon/WA kami di: 08991658370



Pekabaran Injil di Indonesia dan Pengaruhnya terhadap Pembaruan Masyarakat dan Negara.

Oleh: Merphin Panjaitan. I.Pendahuluan. Injil Yesus Kristus muncul di tengah bangsa Yahudi, dan pekabarannya pertama di tujukan kepada m...