Yehezkiel 37:1-14
Yehezkiel mendapat sebuah penglihatan di alam Roh di mana Allah
membawanya di suatu lembah yang penuh dengan tulang-tulang dari bangsa Israel
yang sudah mati.Allah bertanya kepada Yehezkiel apakah tulang-tulang itu dapat
hidup kembali,dan Yehezkiel menjawab akan keyakinannya bahwa tulang-tulang itu
benar bisa hidup kembali.Ketika itu terjadilah demikian,setiap tulang yang ada
tersambung satu dengan yang lain dan mulai tumbuh urat dan daging serta
akhirnya bernafas dan menjadi manusia yang hidup.Pada suatu saat dalam
hidupnya, seorang reformator gereja yaitu Marthin Luther pernah mengalami
kekecewaan dan putus asa yang sulit.Hingga suatu saat istrinya memberikan
cermin kepdanya dan menyuruhnya melihat sosoknya sendiri yang ada pada cermin
itu.Istrinya berkata bahwa itulah sosok dari orang yang telah mati.Suatu awal
bagi seorang Marthin Luther untuk bangkit lagi dari kesusahannya.
Dalam penglihatan Yehezkiel di atas Allah
secara jelas mengatakan bahwa itu adalah sebuah gambaran dari keadaan bangsa
Israel yang berkata bahwa tulang mereka sudah mengering dan hilang akan
pengharapan.Mereka hidup dalam pembuangan dan jauh dari Yerusalem kota tempat
mereka meletakkan harapan bahwa mereka akan dibebaskan secepatnya untuk pulang
ke tanahnya kembali.Allah jelas menunjukkan sebuah arti sesungguhnya dari
kematian.Kematian yang tidak hanya dinilai secara jasmaniah,tapi dilihat secara
rohani.
Patah semangat,putus asa dan kehilangan
harapan akhirnya mengeringkan tulang.Mati akan pengharapan,mati akan
sukacita,mati akan kedamaian,inilah kematian hidup.Secara lahiriah bernafas
tapi secara rohaniah di hadapan Allah manusia tersebut sedang dalam
kematian.Yesus Kristus adalah Manusia Sempurna,suatu contoh nyata dari Allah
tentang manusia yang seutuhnya.Manusia yang benar-benar hidup.Itu sebabnya Dia
berkata bahwa Dia datang membawa hidup bagi manusia agar mereka hidup dalam
segala kelimpahan.Dialah jalan,kebenaran,dan hidup.
Hidup yang tidak mudah layu,tidak mudah
rapuh,dan menang atas dosa,itulah hidup yang sesungguhnya.Hidup kita rapuh
adanya,mudah layu dan kering oleh berbagai tekanan.Kristuslah kehidupan kita
dalam segala hal,agar kita tidak mudah layu dan kering.Kristuslah hidup dan
harapan kita dalam segala hal agar kita dipulihkan selalu dari kematian
kasih,kematian harapan,dan kematian semangat.Pribadi yang menghidupkan itu
sudah datang dan tinggal di dalam kita,Marilah kita bersama kini mulai masuk
untuk terus menikmati Kehidupan dari Dia yang menghidupkan kita dalam kasihNya.

No comments:
Post a Comment