Saturday, November 24, 2018

PILIH KETAMAKAN ATAU KEPUASAN?

KataNya lagi kepada mereka: “berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu”
Lukas 12: 15
  


     Di era maju dan serba materialistis seperti sekarang manusia memang memiliki banyak tawaran untuk menjadi tamak. Keinginan yang berlebihan dan penuh ambisius untuk banyak hal membuat manusia bisa saling menindih dan merampas. Itu terjadi dalam segala aspek hidup manusia sebagaimana kita sering lihat. Beberapa bahkan kehilangan akal sehat dan percaya akan hal-hal mistis seperti yang dialami para pengikut padepokan Dimas Kanjeng milik seorang tokoh agama bernama Taat Pribadi. Pemberitaan seputar kasus penggandaan uang yang dilakukannya dan disinyalir berujung pada penipuan sempat memenuhi berita di begitu banyak media.
     Lain lagi dengan mereka yang terjerat narkoba sebagai pelaku pengedar dan bandar. Seorang bandar malah sampai harus mempekerjakan anak-anak sebagai kurir dan memberikan imbalan mereka sabu gratis. Ini membuat dia bisa mengikat mereka dalam ikatan kecanduan dan terus menjadi kurirnya. Seorang Kapolsek di Kebumen ditemukan bunuh diri di ruang kerjanya, beberapa rekannya termasuk Kapolres Jawa Tengah mengatakan bahwa disinyalir akibat dililit masalah hutang-piutang. Kapolres mengatakan agar anggotanya selayaknya hidup bersyukur dengan upah yang ada dan jangan tertarik hidup bermewah-mewah hingga harus menggadaikan diri dalam ikatan hutang.

   Yesus Kristus satu-satunya sumber kepuasan hidup kita agar kita tidak jatuh dalam berbagai beban ambisi ataupun tamak. Mari kita semakin mendalami dan menikmati Dia sebagai Tuhan dan sukacita kita setiap hari agar hidup kita dipenuhi dengan rasa puas bersama keluarga tercinta. JIka kita hanya terfokus pada permintaan harta materi semata maka itu adalah permintaan yang tidak ada putusnya. Kepuasan setiap hari adalah permintaan akan Dia selalu memenuhi hati dan pikiran kita sebagai pendamai dan sukacita. Amin.

No comments:

Post a Comment

DONASI DAN SPONSORSHIP

Untuk menunjang pelayanan kami di bidang media renungan dan berita, anda dapat beriklan di web/blog kami atau berdonasi.
Silahkan hubungi nomor telepon/WA kami di: 08991658370



Pekabaran Injil di Indonesia dan Pengaruhnya terhadap Pembaruan Masyarakat dan Negara.

Oleh: Merphin Panjaitan. I.Pendahuluan. Injil Yesus Kristus muncul di tengah bangsa Yahudi, dan pekabarannya pertama di tujukan kepada m...