Tuesday, August 21, 2018

Sejarah gereja mula-mula dan latar belakang peristiwa sejarah yang mengikutinya

67 sm – Ribuan perompak menguasai laut tengah, akibatnya pelayaran amat terganggu dan macet total. Hal itu membuat kekaisaran Romawi turut terancam perekonomiannya bersama daerah-daerah sekitarnya. Senat Romawi bersidang membahas hal itu dan memutuskan jendral Pompeius untuk menaklukan Pontus yang dikuasai raja Mithridates sekaligus menaklukkan para perompak.
Di Yudea ratu Salome Aleksandria meninggal dan anaknya yang sulung yaitu Hyrcanus II yang adalah seorang imam besar diangkat menjadi raja. Adik Hyrcanus yaitu Jenderal Aristobulus II melakukan kudeta militer terhadap kakaknya dan berhasil, meskipun begitu Hyrcanus tidak mengakui pemerintahan Aristobulus II. Saat itu ada 3 partai yang berkuasa di Israel yaitu:
1.       Orang Saduki yang adalah keturunan Imam Harun yang memimpin di bait Allah. Jumlah mereka amat sedikit tapi mereka amat kaya dan bangsawan. Mereka menganut paham modern yang dibawa oleh aleksander agung dan oleh karena itu mereka memihak pada raja Aristobulus II.
2.       Orang Farisi yang rajin mendalami taurat. Mereka menjadi pemimpin yang umum di masyarakat Yahudi. Mereka membenci penguasa modern dan memihak Hyrcanus II. Meski begitu mereka menginginkan Raja dari keturunan Daud sesuai nubuat yang mereka pelajari.
3.       Orang Essena yang adalah sekte dari Farisi. Mereka sangat fanatik dan berpegang pada hidup asketisme di mana menyendiri dari dunia luar dan mengikuti hukum taurat secara bulat. Mereka tinggal di gua Qumran dan mempelajari kitab suci taurat di sana. Mereka mempelajari kitab para nabi dan menyalinnya. Mereka tidak mengakui Hyrcanus II dan Aristobulus II.
Antipater Raja Idumea yang adalah keturunan Esau bekerja sama dengan Aretus II raja Nabatea untuk menyerang Yerusalem dan menggulingkan Aristobulus II. Hyrcanus dan Aritobulus menyuap penguasa Romawi di Siria untuk membela Yerusalem dari musuh. Romawi berhasil membungkam serangan itu namun tidak bisa menghentikan permusuhan antara Hyrcanus dan Aristobulus.
Ketika Pompeius datang ke Siria, dia mengurus perkara kedua kakak beradik itu. Namun orang farisi turut datang mempengaruhi Pompeius, bahwa mereka tidak butuh raja melainkan Imam yang benar-benar mengikuti Allah. Karena pusing dan bingung maka Pompeius belum bisa memutuskan, dia berjanji sepulang dari penaklukan atas Nabatea maka keputusannya langsung ada.
Aristobulus marah, dia bertekad melawan Romawi. Ketika Romawi datang ke Yerusalem para imam yang ketakutan termasuk Hyrcanus membukakan pintu damai. Namun Aristobulus memperkuat benteng di Bait Allah dan melawan. Pertempuran terjadi selama 3 bulan di mana akhirnya Romawi berhasil membasmi semua pejuang di Bait suci. Ada 12 ribu pengikut Aristobulus dipancung dan saat itu adalah awal penjajahan Romawi atas Yudea.
63 sm - Hyrcanus diangkat menjadi Imam besar tapi ia tidak boleh disebut raja. Ketika Pompeius kembali ke Roma ia membawa banyak tawanan Yahudi, inilah awal mula terjadinya komunitas Yudaisme di Romawi.
48 sm – Di Roma, Pompeius jatuh dikalahkan lawan politiknya Julius Caesar. Antipater raja Idumea yang membela Caesar, datang dan membujuk Hyrcanus untuk mendukung Caesar. Oleh dukungan Idumea dan Israel di timur tengah maka Caesar menjadi raja Romawi saat itu. Keputusan penting Caesar seputar hal itu adalah:
1.       Hyrcanus diangkat menjadi Imam besar dan penguasa sipil.
2.       Orang Yudea dibebaskan dari pajak dan keharusan militer.
3.       Orang Yahudi bebas beribadah di manapun mereka berada.
4.       Antipater diangkat menjadi warga negara Roma dan ditunjuk menjadi penguasa atas seluruh Yudea.
Dengan demikian Antipater berkedudukan di Yerusalem. Dia mengangkat kedua anaknya yaitu Phasaelus menjadi Gubernur Yudea dan Herodes menjadi Gubernur Galilea.
44 sm – Caesar tewas oleh senat Romawi sendiri dan malapetaka timbul. Antipater tewas diracuni sementara Hyrcanus dan Phasaelus ditangkap dan dipenjarakan. Tapi Herodes berhasil lari ke Roma.
40 sm – Di Romawi, Herodes berhasil mengambil hati kedua anak angkat Caesar yaitu Markus Antonius dan Octavianus Caesar. Mereka berhasil meyakinkan senat Romawi untuk mengangkat Herodes menjadi Raja Yudea dan memulihkan kekuasaan Romawi di sana. Ketika Herodes kembali ke Yerusalem, rakyat Israel tidak menerima raja dari keturunan Esau. Di sana sudah ada Antigonus yang adalah ipar Hyrcanus II yang mengangkat diri menjadi Imam besar sekaligus Raja. Herodes mengumpulkan pasukan di Masada dan melakukan perlawanan pada Antigonus. Karena tahu tidak mungkin mengalahkan Antigonus di Yerusalem maka Herodes bergerak ke Galilea untuk membasmi pemberontak Yahudi pimpinan Hezekia yang menentang Roma. Herodes berhasil membasmi Hezekia dan mendapat pujian dari Romawi. Dia kembali menjadi penguasa Galilea namun orang Israel di Galilea tidak menyukainya. Bahkan Sanhedrin terang-terangan marah karena hak Sanhedrin untuk memutuskan hukuman mati pada rakyat Israel dan bukan Herodes orang Idumea keturunan Esau.
41 sm – Markus Antonius memimpin di Siria. Dia menugaskan jendral Casius Sosius untuk memulihkan utuh kekuasaan Romawi di Israel dan mengangkat kembali Herodes menjadi raja seluruh Yudea. Sosius berhasil mengalhakn Antigonus di Yerusalem dalam 5 bulan. Antigonus dihukum mati di Antiokhia dan Herodes diangkat sebagai penggantinya.
Herodes langsung memperkuat benteng di utara Bait suci dan menamai benteng itu Antonia untuk menghornati Markus Antonius. Benteng itu memiliki jalan layang yang langsung terhubung dengan bait suci hingga Herodes dapat langsung mengawasi setiap kegiatan dan kerusuhan di bait suci saat itu. Melihat bahwa orang Yahudi membencinya, Herodes lalu mengusahakan langkah-langkah  untuk mengambil hati mereka,
1.       Dia mengawini Mariamne yang terkenal amat cantik, cucu dari Hyrcanus II.
2.       Dia melakukan pembangunan besar-besaran di Yudea. Membangun 3 benteng dan pelabuhan terbesar di laut tengah. Itu adalah pelabuhan terpenting Romawi saat itu dan menghubungkan Israel dengan pelayaran luas dari berbagai negeri, itulah kota Kaisarea dinamainya demikian untuk menghormati kaisar Augustus.
3.       Dia menciptakan keamanan di seluruh Yudea dan stabilitas politik yang baik.
4.       Dia bahkan menganjurkan ibadah Yahudi secara benar meski dia memiliki kuil sendiri untuk beribadah pada allahnya.
5.       Terakhir langkahnya yang paling memukau adalah renovasi besar-besaran dan mewah untuk bait suci yaitu pada 19 sm. Dia bahkan membangun kebesaran dan keindahan bait suci persis seperti jaman Raja Salomo.
Namun orang Israel tetap banyak yang berkeras bahwa mereka yang keturunan Yakub tidak layak diperintah oleh Herodes yang keturunan Esau yang bahkan menikahi putri terbaik mereka.
31 sm – Andalan Herodes di Siria yaitu Markus Antonius memberontak terhadap Roma dan berniat menjadi kaisar. Perlawanannya gagal oleh Octavianus Caesar yang adalah kaisar saat itu yang juga adalah ayahnya sendiri. Herodes secepatnya ke Roma dan memohon ampun pada kaisar. Dia diampuni dan diakui tetap menjadi penguasa di Israel. Tidak lama kemudian Caesar di anugerahi gelar Augustus artinya yang agung. Untuk menghormati kaisar, Herodes membangun Samaria dan menamainya Sebaste, bahasa Yunani untuk kata Augustus dan membangun Kaisarea kota pelabuhan yang indah pada 22 sm untuk menghormati nama Caesar.
Pada saat pembangunan bait suci Herodes bahkan mengikuti dengan teliti setiap tahap dan kesucian bait tersebut. Dia melatih 1000 imam menjadi tukang yang kudus agar tidak dikerjakan oleh orang biasa. Dia membangunnya dalam waktu 7 tahun meski dalam 1 setengah tahun bait suci secara fisik sudah terbentuk. Ketelitian Herodes memuaskan para agamawan dan fanatik Yahudi bahkan yang paling alim sekalipun. Dia mengikuti semua ajaran taurat mengenai hari dan bulan dalam pekerjaan dan perayaan. Dia bahkan terus menambah pekerjaan di bait suci menjadi 50 tahun karena memperluas dan memperhatikan detil-detilnya. Bait itu siap menampung 210 ribu orang dan ditahbiskan dengan upacara yang amat khidmat hingga orang berkata bahwa melihat bait Herodes sama halnya melihat bait Salomo.
6 sm – Situasi politik dan keamanan amat terjamin di seluruh kekuasaan Romawi. Tidak ada pemberontakan berarti, tidak ada perompak dan bahasa pemersatu saat itu adalah bahasa Yunani. Masyarakat Yahudi amat merindukan Mesias meski stabilitas negara saat itu aman dan makmur. Tapi ada kelompok-kelompok penguasa yang justru sejak awal tidak siap dan menolak kehadiran Mesias meski mereka mengajarkan tentang Mesias.
1.       Saduki, mereka penguasa di bait suci. Mereka lebih senang jika mereka yang tetap jadi pemimpin di situ dan menolak Mesias.
2.       Orang Farisi, mereka amat pakar dan fasih dalam hukum Tuhan tapi salah menerjemahkannya karena hakekat kehendak mereka adalah ingin dihormati sebagai pemimpin sipil dalam adat istiadat. Mereka merasa rugi dengan kehadiran Mesias.
3.       Orang Zelot, mereka amat tegas melawan penjajah Romawi dengan kekuatan senjata dan gerilya serta teror. Mereka menginginkan Mesias secara politis yaitu menjadi raja bagi mereka dan bertindak seperti Daud dan Salomo yang melakukan perluasan kerajaan dan membasmi Romawi.
4.       Orang Essena, Mereka menantikan 2 Mesias yaitu seorang Imam dari keturunan Harun dan seorang Raja dari keturunan Daud. Mereka berpegang pada kehidupan saleh tanpa kekerasan dan menyendiri serta puasa dan berdoa menantikan Mesias. Mereka membenci kekuasaan politis seperti yang diinginkan Zelot dan benci ketamakan saduki dan farisi. Mereka juga anti penjajahan Romawi.
Herodes membunuh Mariamne dan dua anaknya karena dianggap menjadi ancaman untuk menjatuhkan dia dari kerajaan. Dalam kondisi sakit dan usia tua dia masih menjadi raja Yudea. Di masa itulah datang Firman dari malaikat Gabriel kepada imam Zakharia di bait suci. 6 Bulan kemudian di Nazareth, perawan Maria menerima Firman tentang Yesus yang akan dikandungnya.
Saat itu Herodes makin menggila, dia memasang lambang kerajaan Romawi yaitu Rajawali di atas gerbang bait suci. Kericuhan terjadi sebab orang Yahudi amat marah ada berhala asing di rumah Tuhan. 40 Lebih pemuda Yahudi menurunkan lambang itu dan mereka dihukum mati oleh Herodes. Kejadian itu makin menyulut keinginan agar Mesias segera datang.
4 sm – Usaha bunuh diri Herodes karena sakit yang amat parah berhasil digagalkan pelayannya.
1 m– 4 m - Yohanes pembaptis lahir diikuti Yesus Kristus pada 6 bulan kemudian. Herodes mendapat tahu tentang Yesus dari orang majus dan dia membunuh semua bayi di Yerusalem karena tidak ingin kerajaannya terancam.
4 m – Herodes mati oleh sakit parah setelah 5 hari sebelumnya dia membunuh anaknya Antipater yang sulung. Archelaus diangkat menjadi raja pada usia 18 tahun menggantikan Herodes ayahnya. Saat itu firman datang pada Yusuf untuk kembali ke Israel sebab Herodes sudah mati.
Archelaus meratapi ayahnya saat pemakaman tapi malamnya dia berpesta pora dan melakukan kunjungan di bait suci. Dia berjanji akan bertindak lebih lembut dan arif ketimbang ayahnya. Namun saat itu terjadi pemberontakan besar di bait suci oleh pasukan Zelot. Archelaus menyewa pasukan bayaran dan kembali menyerbu bait suci saat perayaan domba paskah. 3000 orang zelot tewas di bait suci dan paskah gagal dirayakan.Karena mendengar kekejaman Archelaus, Yusuf ayah Yesus takut tinggal di Yudea maka mereka menetap di Galilea.
Kericuhan berlanjut ketika Archelaus ke Roma hendak dinobatkan secara sah di sana sebagai raja. Dia diikuti oleh adiknya Antipas yang juga menerima Wasiat yang sama dari Herodes. Tapi Varus gubernur Roma di Siria mengutus Jendral Sabinus untuk mengamankan Yudea. Sabinus pun  bertindak sebagai penguasa di sana. Saat itu kelompok Zelot kembali menguasai bait suci dan perang pun terjadi. Zelot kalah dan lari, sementara harta bait suci dijarah Romawi. Meski berhasil menguasai Yerusalem namun Sabinus berbalik terkepung total dari luar kota. Di seluruh kekuasaan Herodes yang sudah mati akhirnya timbul pemberontakan. Inilah situasi pada masa kanak-kanak Yesus.
1.       Di Idumea 2000 loyalis Herodes bertempur melawan Achiabus sepupu Herodes.
2.       Di Galilea Yudas anak Hezekia memimpin pasukan zelot menyerbu Galilea dan menguasainya. Pertempuran di kota sephoris pusat Romawi di Galilea terjadi amat seru dan berdarah. Semua senjata Romawi dirampas. Di sinilah Yudas Zelot dianggap sebagai Mesias yang dinantikan.
3.       Di Perea pelayan Herodes bernama Simon melakukan kudeta dan menguasai istana Yerikho. Dia menjarah dan membakar istana dan menyatakan diri sebagai Mesias Israel.
4.       Di Yudea seorang gembala Athrongeus memimpin pasuka bersama 4 saudaranya dan membantai setiap orang yang tidak sepaham. Mereka bertindak atas semangat keluarga Makabe pahlawan Israel di masa lampau.
Karena semua itu maka Varus di Siria menugaskan pemulihan Isrrael dengan menyiapkan pasukan. Saat menyerbu Galilea, Varus berhasil dan menyalibkan 2000 pemberontak di sepanjang jalan Galilea untuk menakuti para pemberontak lainnya.
Di Roma, Antipas dan Archelaus meminta pengadilan dari Kaisar Augustus. Mereka lalu mendapat pembagian wilayah dari kaisar.
6 m - Archelaus memerintah Yudea dan samaria dengan amat kejam hingga kedua bangsa yang bermusuhan itu bersatu menentangnya, hanya sekali dalam sejarah. Akibatnya Archelaus dibuang Romawi ke Galia. Penggantinya adalah Quirinius yang mengadakan sensus baru bagi penduduk.
Di Galilea pasukan Zelot di bawah pimpinan Yudas yang dianggap mereka Mesias akhirnya gagal, Yudas tewas dibunuh Romawi dan pengikutnya tercerai-berai.
Di Yudea, sebagai pemimpn baru Quirinius memecat Imam besar Yoazar yang memihak Zelot lalu mengangkat Hanas sebagai penggantinya. Hanas adalah Imam besar Yahudi pertama yang diangkat oleh pemerintah Romawi.
Kericuhan antara Yahudi dan Samaria kembali berlanjut pada hari paskah. Samaria amat terganggu dengan aktifitas Israel yang selalu memadati jalan mereka setiap tiba saat paskah di Yerusalem. Sementara Orang samaria sendiri yang dekat dengan kota Yerusalem lebih memilih gunung Gerizim zebagai tempat ibadah paskah sebab di gunung itulah tempat Abraham mempersembahkan Ishak anaknya sebagai lambang paskah. Orang samaria lalu mencemarkan bait suci dengan tulang-belulang hingga paskah kembali gagal dirayakan oleh orang Israel.
12 m – Pada saat inilah paskah pertama bagi Yesus Kristus yaitu saat Dia berusia 12 tahun. Saat itu terkenal para pengunjung paskah menyanyikan lagu-lagu Ziarah Mazmur Daud di sepanjang jalan menuju Yerusalem.
14 m – Kaisar Augustus meninggal di Roma. Anak tirinya Tiberius menjadi kaisar dan tahun berikutnya Valerius Gratus menjadi penguasa Romawi di Israel.  Setiap tiga tahun Gratus memecat Imam besar dan mengganti yang baru. Akhirnya dia mendapat yang cocok dengannya yaitu Kayafas menantu mantan imam besar Hanas.
19 Masehi – Kaisar Tiberius melanggar kesepakatan dengan Yahudi dengan mengusir orang Yahudi dari Roma dan menjadikan 4000 pemuda Yahudi menjadi wajib militer untuk dikirim menaklukkan Sardinia.
27 m – Pontius Pilatus diangkat menjadi penguasa Roma di Yudea menggantikan Gratus. Pilatus berbeda dengan para penguasa Romawi sebelumnya yang menghormati aturan Yahudi bahwa Romawi tidak boleh membawa lambang kerajaaan dan berhala ke Yerusalem. Dia membawa serta semua kekejian bagi umat Yahudi pada malam hari agar tidak ketahuan. Hal ini memicu kericuhan baru dan saat pemberontakan akan terjadi Pilatus mengadakan pertemuan. Dia suruh memilih untuk menerima lambang Romawi atau hukuman mati. Tanpa dia sangka seluruh rakyat yang hadir memberikan kepala mereka untuk ditebas. Akibatnya Pilatus melemah dan mengeluarkan semua lambang dan berhala Romawi dari Yerusalem. Namun demikian dia memiliki kebijakan baru yang lain yaitu pembangunan Yerusalem harus diambli dari uang bait suci. Lagi-lagi kericuhan terjadi dan banyak orang Yahudi dibunuh.
Hal itu makin menimbulkan semangat fanatisme bagi pejuang Zelot. Mereka bertambah banyak dan memiliki ikrar atau sumpah sebagai berikut:
1.       Allah satu-satunya Raja kita
2.       Menolak dan menentang semua kekuasaan lain.
3.       Segala upaya adalah sah untuk menghancurkan Romawi.
4.       Rela mengorbankan nyawa dan keluarga demi pembebasan Israel dan penegakan hukum Musa.
5.       Tidak pernah berdamai dengan pemerintah Romawi dan dengan orang-orang Yahudi yang bersahabat dengan Roma.
Mereka ditantang keras oleh Romawi dan kaum Farisi dan Saduki karena menyengsarakan rakyat dalam setiap aksinya serta membahayakan kedudukan para imam di mata Romawi.
Pada saat itu Herodes Antipas membangun ibukota Galilea yang baru dan menamainya kota Tiberius untuk menghormati kaisar Tiberius. Kota itu tepat di pinggir danau Galilea. Kemudian ia pergi ke Roma dan bertemu dengan Filipus saudaranya. Antipas sangat terpikat dengan Herodias isteri Filipus, sementara Herodias adalah cucu dari ayahnya sendiri yaitu Herodes dan Mariamne. Ini sama halnya Herodias adalah Kemenakan dari Herodes Antipas.
“Kau putri Yahudi asli, sayang Filipus mempersunting engkau dahulu”
“Tidak soal, saya akan menceraikan dia.”
(Filipus warga biasa sementara Antipas seorang penguasa).
“Masyarakat Yahudi akan menolak kita sebab mengawini saudara sendiri dan melawan hukum Musa.”
“Tidak jadi soal yang penting kita saling jatuh cinta.”
(percakapan di atas berdasarkan karya sejarahwan Josephus, Ant XVIII).
29 m–30 m - Namun Herodias pun meminta agar Antipas segera menceraikan gadis tanah Arab isterinya di Yerusalem. Inilah yang akhirnya ditantang Yohanes pembaptis dan menyulut dendam Herodias hingga akhirnya Yohanes dipancung. Saat itu Yesus sudah mulai mengajar di Israel.
30 m-33 m - Yesus mengajar di Yerusalem dan paskah mendekat. Di sana Dia disalibkan, mati dan bangkit. Mengutus semua murid-muridNya sebelum akhirnya terangkat naik ke sorga.
33 m-35 m - Jemaat mula-mula mulai terbentuk dan mereka beribadah pada dua hari yaitu hari sabat di bait Allah dan hari minggu di rumah ibadat dan rumah rekan seiman. Hal ini memicu kebencian orang Yahudi. Setiap ibadah hari minggu mereka berkumpul dan menikmati perjamuan kudus sebagaimana yang diajarkan Yesus saat masih hidup di dunia. Saat itu Petrus masih amat kental dengan hukum Taurat dalam setiap pengajarannya.
Matius mulai menuliskan kitab Matius. Sementara itu semangat penginjilan kepada bangsa-bangsa lain mulai tercetus sejak Petrus menginjili Cornelius di Kaisarea. Para Rasul mulai memikirkan komunitas Yahudi di pesisir India.
Sementara itu pula para Rasul menindak lanjuti surat Raja Agbar dari Edessa yang meminta agar Yesus datang ke sana dan menyembuhkan penyakitnya yang mengerikan. Raja Agbar ini bahkan lewat suratnya menyediakan separuh kerajaan kepada Yesus. Akhirnya Yudas Tadeus lah yang diutus kepada raja Agbar. Tomas ke Persia dan India, Andreas ke utara dekat laut hitam dan Yohanes ke Asia kecil yaitu Turki jaman sekarang, dan Matius pemungut cukai ke Afrika dan Etiopia. Beberapa rasul lain beserta Yakobus sebagai kepala jemaat berdomisili di Yerusalem.
Di Edessa Tadeus tinggal di Rumah Tobias dan atas perkenan Raja yang mendengar setiap mujizat yang dilakukan juga oleh Tadeus maka dia dipanggil menghadap Raja Agbar. Raja bahkan menghormati Tadeus dan akhirnya disembuhkan Allah. Raja Agbar pernah memimpin pasukan yang dipersiapkan menuju Yerusalem untuk menyerang para penyalib Kristus namun dia tertahan di tepi sungai Efrat. Sebelumnya Yesus pernah berjanji akan datang utusanNya kepada raja Agbar. Saat pemerintahannya kerajaan Edessa menjadi kerajaan yang terbuka sekali dengan Injil.
36 m – Seorang nabi palsu bangkit dan memberitakan untuk beribadah di bukit Gerizim Samaria. Ribuan orang Samaria mengikut dia dan mereka dibantai habis oleh Pontius Pilatus karena curiga akan terjadi pemberontakan lagi. Orang Samaria amat marah sebab warga mereka dihukum mati secara keliru. Mereka mengadu kepada Gubernur Romawi di Siria yaitu Vitellius Gratus. Dia lalu mengirim surat pemecatan kepada Pontius Pilatus dan mengangkat si pembawa surat yaitu  perwira Marcellus.
Ketika menjadi raja Yahudi Marcellus memecat Yusuf Kayafas dan memilih Yonatan anak Hanas menjadi Imam besar. Dengan demikian Kayafas dan Pilatus tokoh-tokoh yang menyalibkan Kristus karena mempertahankan jabatan akhirnya kehilangan jabatan mereka. Claudia istri Pilatus adalah wanita Romawi pertama yang menganut Kristen dan percaya Yesus.
Saat itu di Roma, Agripa cucu dari Herodes menghasut Gayus Kaligula untuk memberontak terhadap kaisar Tiberius yang sudah sakit-sakitan . Namun hal itu diketahui dan Agripa ditangkap. Saat akan dibawa dihakimi, dia bertemu seorang tahanan lain yang berkata bahwa ada burung hantu di atas pohon tempat Agripa berdiri. Itu adalah tanda dia akan selamat, tapi jika burung itu muncul lagi maka Agripa akan mati dalam 5 hari. Agripa hanya dijebloskan dalam penjara.
37 m – Setelah 6 bulan di penjara akhirnya Agripa bebas sebab kaisar Tiberius sudah mati dan sahabat Agripa yaitu Kaligula menjadi penggantinya. Agripa dibebaskan dan menjadi raja atas Israel utara menggantikan pamannya filipus. Dia dikenal sebagai Herodes Agripa. Ketika melihat Agripa menjadi raja di utara, Herodias istri Herodes Antipas menjadi iri dan menghasut suaminyauntuk menghadap Kaligula dan meminta agar berani mengajukan diri diangkat sebagai raja seluruh Yudea. Namun Kaligula malah curiga dengan Antipas hingga dia memecat Antipas dan membuangnya ke Lyons serta seluruh hartanya disita karena kesal dengan gaya hidupnya yang amat mewah. Ketika tahu bahwa Herodias adalah kakak Agripa sahabatnya maka Kaligula mengembalikan harta Herodias dan memintanya untuk tidak ikut ke Lyons bersama suaminya Antipas. Tapi Herodias menunjukkan kesetiaan sebagai istri dengan ikut serta Herodes Antipas ke pembuangan. Dengan demikian kembali lagi tokoh penyaliban Yesus kehilangan harta dan jabatannya
Kaligula adalah kaisar Romawi yang terkenal amat terobsesi dengan dewa Jupiter. Dia mengganti kepala patung dewa Jupiter dengan patung kepalanya sendiri dan diminta disembah sebagai dewa Jupiter. Hal  ini memicu amarah bangsa Yahudi. Bangsa Yahudi bertindak dan menghancurkan setiap mezbah dewa Jupiter di Israel. Yang paling gila adalah ketika Kaligula marah dan memerintahkan untuk menempatkan patung Jupiter di dalam bait suci Yerusalem. Dia berunding dengan penasehat Helikon dan Apela lalu menugaskan Publius Petronius untuk menjadi gubernur Siria dan menempatkan patung Jupiter di Bait suci. Jika terjadi perang Kaligula telah siap untuk itu. Jenderal Petronius berangkat ke Yerusalem dan dihadang 10 ribu orang Yahudi. Mereka berunding namun karena tidak mendapati kata sepakat maka para farisi dan rakyat Yahudi memberikan kepala mereka siap dipancung sebelum bait suci dicemari. Petronius enggan melakukan itu dan bersedia menghadap Kaisar lagi dengan nyawanya turut menjadi taruhan. Ketika Kaligula menerima surat permohonan dari Petronius, dia amat marah namun saat itu Agripa sahabatnya ada bersama dia. Agripa yang adalah Yahudi asli menjadi takut dan pingsan melihat kemarahan Kaligula. Malamnya Agripa membuat pesta bersama Kaligula dan dalam keadaan mabuk Kaligula bersedia memberikan apapun yang diminta oleh Agripa. Agripa memohon agar pembuatan patung Jupiter di dalam Bait suci dibatalkan. Akhirnya karena sudah terikat janji mulutnya maka Kaligula akhirya menyetujui hal itu.
Di Roma sendiri kaisar Kaligula makin menjadi-jadi, dia membunuh setiap orang dan pemuka negara yang menentangnya. Dia bahkan mempersembahkan anaknya sendiri menjadi korban bagi dewa Jupiter. Para senat Romawi muak dengan semua itu. Dia membangun jembatan di Putioli dengan panjang 5,5 km dan memindahkan patung Jupiter di Olympus Yunani ke Roma. Dia mempersembahkan putrinya yang baru lahir di depan patung itu.
41 m – Cerea Kasius dari pasukan Praetoria (pengawal Kaisar) muak dan berhasil membunuh kaisar saat ada perlombaan berkuda. Dia dan anak buahnya menikam Kaligula berkali-kali hingga tewas. Istri dan anak-anak Kaligula pun hendak dibantai. Saat itu pihak istana telah mengangkat Claudius paman Kaligula untuk menjadi Kaisar namun senat Romawi tidak setuju dan Claudius sendiri enggan untuk jadi kaisar meskipun dia didukung militer. Agripa diminta nasehat dan berhasil menjadi mediator bagi senat, istana, militer dan Claudius sendiri.
Besoknya Claudius diangkat menjadi kaisar dan Agripa diangkat menjadi raja di seluruh daerah bekas kekuasaan Herodes Agung selain juga dia berkuasa atas Yudea dan Samaria. Kaisar Claudius yang cenderung lemah lembut dan tidak berasal dari militer  meskipun  didukung penuh oleh militer mengeluarkan perintah yang amat menghormati keagamaan Yahudi. Dia memberi kebebasan dan keamanan bagi ibadah Yahudi.
Petronius yang berada di Yerusalem segera kembali ke Siria dan melanjutkan tugas sebagai gubernur di sana. Raja Agripa kembali ke Yerusalem dengan sambutan yang baik oleh para Imam dan dia menjalankan ibadah sebagai orang Yahudi yang saleh. Namun para pengikut Yesus selalu ditantang dan dimusuhi.
43 m – Kaisar Klaudius membuktikan kemampuannya dengan menguasai Britania dan mendirikan Londonium di sana. Saat itu terkenal seorang Jendral muda yaitu Vespasianus. Di saat yang sama, para Yahudi dan Farisi berusaha menghasut Romawi untuk memusuhi dan menekan para pengikut Kristus.
44 m – Rasul Yakobus anak Zebedeus ditangkap oleh Herodes Agripa. Tentara yang menangkapnya adalah juga seorang yang percaya Kristus. Akibatnya mereka berdua dipancung mati karena tentara tersebut mengakui imannya di depan semua pengawal. Saat itulah Petrus dan Yohanes turut ditangkap oleh perintah Herodes Agripa.
Herodes Agripa pergi ke Kaisarea untuk mengunjungi Kaisar Klaudius. Dengan jubah perak yang berkilauan dia pergi ke alun-alun kota. Melihat keindahannya rakyat Kaisarea memuja dia seperti dewa dan bahkan menyembah dia. Saat itu dia melihat seekor burung hantu di atas tali di dekatnya. Dia jatuh sakit dan 5 hari kemudian meninggal. Kematiannya diratapi banyak rakyat Yahudi namun disenangi para prajurit Romawi. Kaisar lalu mengangkat Kuspius Fadus menjadi Gubernur Yudea menggantikan posisi Agripa. Saat itu muncul pula Theudas dari kaum Zelot yang mengaku Mesias. Saat sedang mengumpulkan massa di sungai Yordan dia diserbu Romawi dan dipancung. Fadus terlalu jauh mengurusi Israel hingga dia menjamah urusan bait suci. Warga amat marah dan menghadap kaisar di Roma agar menghentikan Fadus. Agripa anak dari Herodes Agripa pun turut meyakini Klaudius agar menghentikan Fadus. Akhirnya Herodes Khalkis saudara Herodes Agripa ditunjuk menjadi bendahara bait suci dan ia juga berhak mengawasi kegiatan bait Allah dan mengangkat imam besar.
46 m – Tiberius Aleksander diangkat menjadi gubernur yang baru. Dia menangkap dan menyalibkan dua pemimpin zelot yang ganas yaitu Yakobus dan Simon.
Saat itu banyak jemaat Kristen bertambah di seluruh kerajaan Romawi. Di Antiokhia dan di Siria jemaat bertambah amat pesat baik orang asing maupun orang Yahudi. Barnabas diutus dari Yerusalem untuk melayani mereka. Di kemudian hari Barnabas turut mengajak Paulus menginjil ke Anthiokia dan membina jemaat di sana. Saat itulah orang-orang pengikut Kristus diejek dengan sebutan Kristen meskipun bagi mereka itu malah menjadi nama Kebanggaan.
47 m – Dari sanalah Roh kudus mengutus Barnabas dan Paulus menginjili daerah Romawi. Saat itu pula Petrus mengunjungi Roma dan membina iman jemaat di sana. Di sanalah Simon Petrus dan Simon Magus ahli sihir berhadapan dan membuktikan kuasa siapa yang terhebat. Jenazah anak dari Kuprinus seorang pejabat Romawi sedang lewat dan Magus berusaha membangkitkannya namun gagal. Giliran Petrus, anak tersebut bangkit. Dalam hal ini Kuasa Allahlah yang bekerja bagi Petrus. Kuprinus dan keluarganya menerima Kristus dan dibaptis. Setelah dia ada banyak lagi orang lain yang menjadi Kristen di sana. Petrus bahkan mengabar hingga ke Britania, Galia, Aleksandria, Asia kecil, dan Mesopotamia.
48 m – Kaisar Klaudius mengangkat Agripa muda yang berusia 21 menjadi penguasa Yudea menggantikan pamannya Herodes Khalkis yang baru meninggal. Kaisar Klaudius pergi ke Ostia bersama istri mudanya yang cantik, Messalina. Di sana Messalina menari dalam sebuah pentas dan dengan bebas bercengkrama dengan Gaius Silius pemuda tampan yang kaya pada pentas tersebut. Klaudius membunuh kedua pasangan itu dan berjanji tidak lagi akan mendekati wanita. Saat itu di Istana tinggal pula Agripina keponakan Klaudius adik kandung Kaligula.
Agripina lalu meminta Seneka mengajari banyak ilmu kepada anaknya Lucius Domitius. Dia diajari Seneka ilmu sastra dan puisi karena Agripina melarang anaknya diajari Filsafat. Klaudius lalu mengangkat anak itu menjadi anak kandungnya dan mengganti namanya menjadi Nero Klaudius Caesar Drusus Germanicus. Dialah yang akan menjadi Kaisar Nero, kaisar paling kejam yang menganiaya Kristen.
Saat itu Kumanus yang adalah Gubernur Yudea mengolok-olok Yahudi di bait suci dengan menempatkan tentara di sana dan melakukan banyak kejorokan dan penghinaan. Hal itu memicu amarah rakyat dan kerusuhan. Sekejap tentara Roma dikerahkan memenuhi jalan-jalan Yerusalem dan mebuat panik para pengunjung bait suci yang hendak merayakan paskah. Tanpa ayunan pedang pemerintah Romawi telah membunuh 20 ribu orang hari itu juga. Mereka mati saling menginjak di kerumunan karena panik. Para warga yang pulang berduka dalam dendam. Paskah Yahudi lagi-lagi menjadi perayaan duka.
Saat itu di Antiokhia, Paulus dan Barnabas telah kembali dan memberitakan keberhasilan mereka menginjil di Roma dan Yunani. Para Yahudi Kristen dari Yudea datang dan menghasut jemaat di Antiokhia untuk disunat seperti hukum Musa. Hal itu membuat Paulus berang dan terjadi perdebatan. Akhirnya sidang jemaat di Antiokhia terpecah dua, ada yang percaya sesuai pengajaran Paulus tanpa sunat, dan ada yang percaya bahwa mereka harus pula disunat. Saat itu akhirnya sidang menghasilkan keputusan untuk mengutus Paulus dan Barnabas ke Yerusalem menanyakan hal terbaik apa yang harus ditempuh oleh jemaat bukan Yahudi.
Mereka berangkat dan singgah di Fenisia dan Samaria menceritakan perkembangan jemaat di Eropa. Jemaat Yahudi di sana senang mendengar hal itu. Hasil dari sidang para rasul di Yerusalem menghasilkan keputusan bahwa jemaat non Yahudi hanya dianjurkan untuk menjauhi makanan yang dipersembahkan kepada berhala, menghindari makan darah, dan menghindari percabulan.
Namun persoalan antara orang yahudi taurat dan Kristen terus meluas dan memanas di Roma hingga kaisar segera mengusir orang-orang Yahudi dari Roma. Ini membuat orang Yahudi Kristen dan Yahudi non Kristen harus angkat kaki dari Roma. Saat itu terkenal nama-nama seperti Dorkas si pemberi dan Priskila dan Akwila sebagai jemaat-jemaat Kristen di sana.
Pejuang Zelot marah dan melakukan teror di mana-mana terhadap semua warga Roma yang ada di Yudea. Hal ini membuat Cumanus mengerahkan tentara dan dan menindas penduduk sebagai pembalasan.
50 m – Terjadi lagi kerusuhan saat paskah di mana orang Yahudi bentrok dengan warga Samaria yang melarang mereka melewati perbatasan Yenin untuk pergi ke Yerusalem. Banyak orang Yahudi yang mati terbunuh saat itu. Karena Cumanus telah menerima uang sogok dari Samaria maka dia mendiamkan hal tersebut. Sebagai balasan pejuang Zelot yang dipimpin oleh Eleazar membantai setiap warga di desa-desa Samaria yang mereka lewati. Hal ini dilaporkan pada Cumanus hingga dia kembali bertindak melindungi warga Samaria dan menekan orang Yahudi. Perang besar kembali terjadi dan kaum Zelot banyak yang tewas.
Para pemimpin Samaria dan Yonatan anak Hanas Imam Israel datang menghadap Quadratus Gubernur di Siria dan mengadukan persoalan mereka. Quadratus langsung ke Yerusalem dan menyalibkan semua tawanan Zelot yang ditahan Cumanus. Di Lidya dia pun menangkap 18 pemimpin Zelot dan memancung mereka. Kemudian demi mendalami akar permasalahan antara Yahudi dan Samaria maka dia menghadap kaisar bersama perwakilan kedua belah pihak.
Saat itu Barnabas dan Markus si penulis injil Markus ada di Siprus. Paulus mulai melakukan perjalanan injilnya yang kedua. Dia mulai dari Makedonia lalu menuju Yunani. Sementara itu Silas, Lukas, dan Timotius tetap tinggal di Makedonia. Paulus tiba di Korintus dan bertemu Akwila tukang tenda. Di sana ia bersama Akwila menginjil sambil menjadi tukang tenda.
51 m – Di Korintus Paulus tinggal selama setahun lebih. Orang Yahudi amat membencinya dan mengadukan kepada Gubernur Galio namun dia tidak menghiraukan mereka. Dari Korintus Paulus bertolak ke Efesus.
Saat perkara Yahudi dan Samaria sampai di hadapan Kaisar Klaudius, terjadi perdebatan sengit antara kedua perwakilan. Agar tidak berat sebelah dalam menangani perkara maka Klaudius mengucilkan Cumanus ke Laut Hitam dan mengangkat Feliks menjadi gubernur Yudea dan Samaria yang baru.
Saat itu Agripa II tepat berada di istana. Dia lalu meminta bantuan Agripina istri Klaudius untuk membela perkara bangsa Yahudi dari penumpahan darah orang Samaria. Ketika mendalami kasus-kasus tersebut akhirnya kaisar Memutuskan kesalahan ada pada Jenderal Romawi Celes yang sering menghina kepercayaan Yahudi dan bait suci. Dia dituntut bertanggung jawab atas setiap kerusuhan di Yerusalem. Akibatnya dia digiring sepanjang jalan Yerusalem dan dihukum mati di depan rakyat.
Agripa II lalu diangkat Klaudius menjadi Raja atas Batanea, Trakhonitis, dan Gaulnitis daerah yang dulu diperintah oleh pamannya Herodes Filipus.
Feliks menggunakan taktik baru yang lebih halus dan menipu. Dia berjanji jika para Zelot menyerah maka akan dilindungi. Namun saat Eleazar menyerahkan diri dia malah ditahan dan dikirim menghadap kaisar. Hal ini membuat kaum Zelot marah dan memunculkan gerakan baru yang lebih menakutkan. Mereka membentuk kelompok sicari yang bersenjatakan Sica, sebuah pisau yang dapat diselipkan di jubah. Dengan itu mereka dapat berada di mana saja di kerumunan orang dan secara tiba-tiba tanpa ketahuan telah menikam setiap orang incaran mereka. Mereka beroperasi siang dan malam hari. Israel tidak pernah aman dan terus mencekam.
Yonatan imam bait suci turut menjadi korban kaum Sicari.

53 m – Setelah lama di Antiokhia, Paulus bertolak ke Efesus dan singgah di Galatia dan Frigia. Ini adalah perjalanannya yang ketiga.
54 m – Di Roma, Nero anak Agripina dan anak angkat Kaisar Klaudius sudah berumur 17 tahun. Agripina ingin Nero yang menjadi Kaisar maka dia menyuruh Locusta menyiapkan racun maut dan meracuni Klaudius suaminya. Akhirnya Ratu Agripina meloloskan anaknya Nero menjadi kaisar Roma berikutnya. Tindakan awal Nero adalah memberikan 4 daerah baru bagi Agripa II sahabatnya
56 m – Setelah 3 setengah Tahun mengabar di Efesus akhirnya Paulus kembali ke Yerusalem hendak merayakan paskah. Dia ditangkap di sana dan ditahan sebagai tahanan militer. 40 Gerombolan Sicari beserta imam kepala bersumpah untuk tidak akan makan apapun sebelum membunuh Paulus. Tetapi rencana pembunuhan mereka bocor dan tentara Romawi menyiapkan pengawalan berlapis ganda terhadap Paulus. Paulus dipindahkan ke Kaisarea dibawah pimpinan dan awasan Feliks gubernur di sana. Meskipun menurut peraturan Paulus harus dibebaskan sebab dia warga negara Roma dan telah berada di luar otoritas Yahudi tapi Feliks tidak mau membebaskan tanpa uang sogok. Selama 2 tahun di penjara Paulus mengajar Injil Kristus kepada setiap tamu, tahanan, dan para jemaat dari Yudea dan Siria yang datang berkunjung. Dokter Lukas selalu mendampingi Paulus saat itu dan menulis kitab Lukas serta Kisah para rasul. Itu dikarenakan dia bergaul erat dengan para jemaat di Yudea sumber dia mendapatkan berita tentang Yesus semasa hidup.
Akhirnya Paulus dikirim ke Roma menghadap kaisar Nero. Saat itu Barnabas telah mati martir di Salamis kampung asalnya. Dia dikuburkan oleh Markus pengiringnya. Markus lalu pergi ke Sirene di Afrika utara dan mengabar injil di sana di kampung halamannya. Ketika berada di Aleksandria Mesir Markus menginjili tukang sepatu Anianus dan dia menjadi orang Kristen pertama di Mesir. Saat itu terkenal ungkapan Kristen di sana yaitu Heis ho Theos yakni Allah adalah Satu. Beberapa minggu kemudian orang Kristen bertambah banyak di Aleksandria. Karena tekanan warga Mesir mulai terasa maka Markus mengangkat Anianus menjadi kepala Jemaat di Aleksandria dan bertolak ke Roma. Di sana Markus bergabung dengan Petrus. Sementara itu Bartelomeus dan Filipus sibuk menginjili daerah Asia lainnya yaitu Lidya dan Frigia. Di Hierapolis kedua Rasul itu tinggal di rumah Stakhys seorang Kristen juga. Mereka menyembuhkan mata Nikanora istri dari gubernur di sana dan Nikanora menjadi pengikut Yesus. Namun Gubernur tidak senang dan menangkap kedua rasul itu serta menghadapkan mereka di mezbah dewa ular. Saat itu mereka mengusir roh dewa ular tersebut dan tampak nyata seekor ular hitam yang keluar dari Mezbah. Para imam mengamuk dan menyeret kedua rasul serta memyiksa dan membunuh Filipus. Dia ditusuk berkali-kali dan digantung dengan kepala di bawah. Sementara Bartelomeus diikat rambutnya ke sebuah tiang. Setelah itu Bartelomeus mereka lepaskan dan ia pergi ke Armenia.
62 m – Para pemimpin dan tokoh-tokoh Yahudi sudah banyak yang percaya Yesus. Kekristenan selalu dimata-matai dan dimusuhi. Saat itu Rasul yang amat menonjol di Yerusalem adalah Yakobus yang setiap hari berada di bait Allah dan berdoa. Dia terkenal berlutut unta sebab telah kebal karena sering berdoa di sana. Para imam Yahudi dan tokoh lainnya bersepakat untuk membunuh Yakobus. Saat perayaan paskah tiba mereka menjebak Yakobus di bait suci dan memaksa dia berbicara imannya. Imam besar Hananas memandu Yakobus ke bubungan bait suci. Saat itu Yakobus berkhotbah di depan orang banyak. Dia memberitakan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Terjadi pro dan kontra dan tiba-tiba dia dijatuhkan dari atas bubungan bait Allah. Dia lalu dirajam sampai mati di bawah lontaran batu dan pukulan benda keras. Sambil berdoa Yakobus mengakhiri hidupnya di dalam Kristus. Tindakan Hananas yang menyingkirkan mayat Yakobus dengan cara yang keji membuat orang-orang Yahudi sendiri membencinya. Saat itu Simon anak Kleopas terpilih menjadi kepala jemaat di Yerusalem menggantikan Yakobus.
Gubernur Yudea Albinus kembali bertikai dengan kelompok Sicari yang makin merajalela. Sicari tidak segan-segan meneror dan menangkap para imam dan keluarga imam untuk membujuk Albinus agar membebaskan para tawanan sicari. Saat itu sogok-menyogok terjadi di kalangan Imam-imam, pemerintah Roma dan keluarga Kaisar demi kelangsungan jabatan masing-masing. Saat itu Hanas tua imam besar pertama yang diangkat oleh pemerintah Roma telah menjadi amat kaya bahkan melebihi kekayaan Gubernur Yudea yaitu Albinus. Bahkan Albinus sering menerima sogokannya. Keadaan semakin parah saat para imam berlaku seperti penjajah dalam hal menagih persembahan persepuluhan dan lain-lain. Bahkan mereka memakai tentara untuk menagihnya karena telah bersekongkol dengan Romawi. Rakyat diperas habis-habisan. Saat itu munculah Josephus seorang muda terpelajar dan salah satu tokoh di bait suci yang bersih dari korupsi. Dia pergi ke Roma untuk membebaskan 2 imam tawanan Nero yaitu bendahara Helikas dan temannya.
Terkenal seorang anak petani bernama Yosua yang bernubuat tentang kehancuran Yerusalem. Meski disiksa berkali-kali dan diadili dia tetap bersuara hal yang sama yaitu nubuat kehancuran Yerusalem hingga para Romawi dan Imam Besar membiarkannya. Saat dicambuk dia tidak memperlihatkan rasa sakit dan meneteskan air mata, melainkan terus menyuarakan kehancuran Yerusalem. Saat itu jemaat kristen di sana bertumbuh makin pesat meski dalam tekanan.
64 m – Kaisar Nero amat terikat dengan kecantikan Poppaea, hingga dia bahkan membunuh istri awalnya dan ibunya sendiri demi menikahi Poppaea. Saat itu Kleopatra mengunjungi Poppaea temannya untuk meminta jabatan baik bagi Gessius Florus suaminya. Oleh Nero, Florus diberikan kepercayaan menguasi Yudea yang kaya akan sumber alam. Namun para imam sadar kini pemimpin mereka yang baru ternyata adalah koruptor dan rakus seperti mereka.
Nero terkenal seorang ahli seni dan teater. Dia membangun banyak gedung kesenian dan teater di Roma. Ini adalah sejarah baru bagi Romawi di mana mereka memasuki era sastra yang tinggi. Namun para bangsawan, senat dan kaum tua menganggap seni teater termasuk menyanyi adalah suatu kehinaan bagi seorang pejabat apalagi kaisar. Mereka muak dengan perilaku Nero yang suka tampil di atas panggung berpuisi, menyanyi dan berakting. Bagi para tentara Romawi hal itu adalah kelucuan dan konyol. Namun Nero menikmati gaya hidupnya tersebut dan menjadi idola para kaum muda Romawi dan Yunani. Sekat budaya Romawi mulai kelihatan ketika para generasi tua muak dengan seni Nero sementara generasi muda mereka amat mengangungkan Kaisar. Nero semakin keranjingan tampil bernyanyi dan berpuisi hingga akhirnya dia berperan sebagai wanita hamil. Dengan penghayatan yang baik dia melakukan perannya, hal itu menjadi bahan tertawaan para tentara dan membuat senat semakin gusar. Dia bahkan memerankan adegan orang gila dan perempuan cantik beserta gerakan.
Di sisi lain dia adalah pengendara kereta perang yang handal dan sering tampil di balap kereta sirkus Maximus. Padahal itu amat memalukan bagi kaisar sebab hanya para gladiator rendahan dan budak yang melakukannya untuk jadi tontonan. Para senat tidak lagi getol mengurus negara tapi sibuk mengomel tentang kaisar dalam sidang sementara para tentara menikmati banyolan setiap hari di barak-barak militer. Usaha menggulingkan kaisar gagal sebab banyak rakyat mendukung Nero.
Tepat musim panas terjadilah kebakaran hebat di Roma. Konon api bermula dari toko kecil di timur kota dekat gelanggang sirkus Maximus. Api dengan cepat menyebar dan membakar hampir seluruh Roma. Saat itu kaisar dan ratu sedang berada di pantai Antium 55 km dari Roma.Bahkan Istana kaisar di atas bukit Palatinus pun dilalap api. Saat itu nero tampil di tengah-tengah rakyatnya dan menghibur mereka bahkan bergaul dengan mereka dan berusaha menenangkan mereka. Dia lalu naik ke atas gedung pertunjukkan yang tersisa dan menatap Roma yang masih dilalap api dengan bernyanyi sedih sambil memainkan kecapi. Warga senang melihat kaisar menumpahkan isi hatinya dalam lagu. Namun para senat menyatakan bahwa itu adalah sukacita Nero yang senang melihat api. Akibatnya timbul cerita bahwa Nero sendiri yang membuat kebakaran itu padahal dia turut rugi amat besar. Roma kembali dibangun dengan kekuatan dua kali lipat. Meskipun bersungguh-sungguh menolong rakyat, namun Nero terus dituduh sebagai pelaku utama kebakaran itu. Karena tentara masih menyukai Nero maka mereka mencari cara agar jangan Nero yang disalahkan lagi. Saat itu desas-desus muncul bahwa api itu hukuman Tuhan atas penyembahan berhala orang Romawi. Ketika mendapati bahwa desas-desus itu berasal dari kaum Kristen maka akhirnya kaum Kristenlah yang dituduh pelakunya. Ketika hal ini dilaporkan pada kaisar, dia amat marah dan menyuruh menangkap setiap orang Kristen dan membunuh mereka. Ini adalah awal dari aniaya besar di Roma terhadap Kekristenan.
Mereka dibawa ke arena dan disalibkan, disiksa, dibakar, dijadikan makanan singa hidup-hidup. Meski begitu tuduhan terhadap kaisar masih terdengar hingga Nero amat berang dan bertambah kejam terhadap orang Kristen. Saat itu Petrus dan Paulus telah ditangkap dan ditahan di Roma. Xanthippe istri dari Albinus sahabat kaisar tahu bahwa Petrus akan segera dihukum mati maka dari itu dia meminta Petrus segara lari oleh bantuannya. Saat ditengah jalan dalam pelarian, Petrus bertemu penglihatan Yesus yang sedang menuju Roma sambil memikul salib. Saat itu dia sadar bahwa dia memang akan disalibkan di Roma. Dia lalu kembali dan siap menghadapi hukuman.
Dia dipindahkan ke penjara Mamertin di mana itu terletak di gua bukit Kapitolinus. Hanya ada lubang kecil untuk masuknya matahari dalam gua itu dan sangat kotor dan gelap. Seorang raja bernama Jugurta asal Numidia pernah disekap di sana dan menjadi gila. Petrus dibelenggu di tonggak keras agar dia tetap berdiri. Kedua sipir penjara bernama Prosessus dan Martinianus akhirnya percaya kepada Kristus oleh penginjilan Petrus kepada mereka. Berikutnya menyusul 47 orang lainnya percaya kepada Yesus.
Saat itu Paulus telah menulis suratnya yang kedua kepada Timotius di mana di situ tertera jelas kalau ia sudah tahu bahwa ini adalah akhir hidupnya di dunia dan dia sudah menang. Timotius membaca surat itu bersama-sama dengan Priskila dan Akwila. Ketika Nero akan mengikuti festival seni di Yunani dia berpesan untuk menghukum mati Paulus. Ferega dan Parthemis ditugaskan untuk itu dan mereka pergi mengambil Paulus dari penjara namun sebelum melakukan tugasnya mereka serentak memberi diri menjadi pengikut Kristus.
Paulus dipancung di jalan Ostia 5 km dari Roma. Sementara Petrus disalibkan terbalik di Arena sirkus taman Nero.


Saat itu Simon Zelot dan Yudas Tadeus menginjil di Babelonia. Di sana mereka berhadapan dengan jendral Varardakh panglima dari Raja Xerxes. Dia hendak maju menyerang India namun menerima nubuatan kedua rasul bahwa perdamaian akan segera datang. Zarus dan Arfaksat tokoh imam dewa Babel menolak nubuat itu dengan mengatakan kemenangan di pihak jenderal dalam pertempuran sengit. Namun ternyata perkataan kedua rasullah yang benar bahwa perdamaian yang terjadi dan bukan perang. Karena itu maka jenderal Varardakh percaya Yesus dan dibaptis. Beberapa waktu kemudian banyak yang percaya Yesus di Babelonia. Abdias dinobatkan menjadi Uskup di sana lalu Yudas dan Simon berangkat ke 12 propinsi Persia yang lain bersama Craton murid mereka.
Sarus dan Arfaksat tiba lebih dulu di kota Suanir dan menghasut imam kuil matahari di sana agar tidak menerima kedua Rasul yang akan datang. Ketika Yudas dan Simon menginap di rumah Sennes seorang Kristen di sana, mereka diseret dan diadili di dalam kuil Matahari. Mereka dirajam dan dibantai di sana. Sennes dikeroyok hingga mati. Simon dan Yudas dikuburkan di desa kecil bernama Kara Kelesia di dekat laut Kaspia. Kuburan itu masih ada hingga saat ini.
Ketika Josephus kembali ke Yerusalem, seluruh Yudea telah dikuasai Zelot yang bersiap berperang melawan Roma yang amat kuat. Para imam dan Josephus amat waspada dan takut rakyat akan dibantai dalam pertempuran nanti. Josephus lalu mengunjungi para pejuang Zelot dan menghimbau untuk menahan diri sebab Romawi terlalu kuat. Namun mereka tidak peduli dan marah.
65 m – Kedatangan Gessius Florus ke Yerusalem bukannya membawa damai tapi malah menyulut perang. Dia menyita 17 talenta harta Bait sci. Gubernur Siria datang dan mendengar keluhan rakyat namun enggan bertindak. Pertempuran terjadi sengit di benteng Antonia yang dikuasai Zelot. Menahem anak Yudas dari Galilea memimpin pasukan menyerbu gudang senjata Herodes di Masada. Mengetahui kondisi semakin genting terjadi perang maka Cestius Gallus dan Agripa II berusaha mengurungkan niat Yahudi untuk berontak. Akhirnya zelot dan orang Yahudi melunak dan bersedia membangun kembali jembatan Antonia seperti perintah Florus atas bujukan Agripa II. Namun ketika disuruh mematuhi Florus sebagai Gubernur mereka menjadi marah dan ingin membunuh Florus yang terkenal amat rakus dan korupsi. Agripa II tak bisa berbuat banyak dan pergi.
Mei 66 m – Eleazar anak Ananias menjadi Imam besar yang baru. Dia berani dan tegas dan tidak memperbolehkan campur tangan asing atas bait suci. Dia menghentikan kegiatan doa terhadap kaisar dan itu menyulut perang dengan Romawi. Menahem datang ke Yerusalem dan membunuh Imam besar Ananias. Dia lalu duduk di singgasana dan menangkat diri sebagai Raja Israel dan Mesias. Eleazar amat marah dan menentangnya. Terjadi perang dan Menahem yang kalah jumlah akhirnya lari. Jenderal Miletus tahanan Menahem beserta beserta pasukan Romawi lainnya dibantai oleh Eleazar.
Di Kaisarea terjadi perang sipil. Orang non Yahudi membunuh 20 ribu orang Yahudi. Kaum Zelot marah dan membalas membantai serta membakar setiap kota orang non Yahudi di sana. Tentara Roma bertindak melawan Yahudi dan membantai banyak rakyat secara missal. Sementara itu di Roma kaisar Nero memulihkan tahta Raja Tiridates dari Armenia yang dipecat oleh jenderal Korbulo. Sebagai jaminan atas pemulihan itu maka Tiridates menyerahkan para puteranya dan putera beberapa saudaranya untuk tinggal di Roma.
“Aku berkuasa mengambil alih atau memberikan kerajaan. Sekarang kunyatakan kau Raja Armenia.”
Demikian pernyataan Nero saat itu. Kejadian itu membuat perdamaian lama antara Roma-Partia-Armenia.
Di Palestina , Cestius Gallus memimpin batalyon 12 Romawi (pasukan khusus yang sama dengan pasukan yang menyalibkan Yesus Kristus) untuk menyerbu Israel untuk memberantas Zelot. Mereka berjalan sepanjang Ptolemais sampai Galilea dengan membakar dan menjarah setiap kampung yang ada. Bahkan kota terkuat di Galilea yaitu Sephoris menyerah tanpa perlawanan. Saat menembus Yerusalem tentara Cestius Gallus dihadang perlawanan sengit Yahudi yang berkumpul untuk merayakan hari pondok daun. Romawi kalah dan mundur namun Yerusalem masih terkepung. Saat itulah para rasul dan jemaat Kristen di Yerusalem bersidang dan mengambil keputusan untuk menyingkir ke Pella di pegunungan. Mereka tanggapi itu sesuai dengan nubuat Yesus tentang pengepungan Yerusalem di mana umatNya disuruh mengungsi ke pegunungan. Namun sulit ada kesempatan sebab mereka terkurung oleh Zelot di dalam Yerusalem dan oleh Romawi di luar Yerusalem.
Romawi mulai menyerang dan membakar Bezetha serta mengepung utara Zion. Pasukan Zelot memperkuat diri di bait suci. Hujan batu dari katapel raksasa dan panah berhamburan di mana-mana. Ketika pasukan Romawi berhasil melubangi tembok Yerusalem mereka justru mundur secara tiba-tiba. Hal itu dikarenakan Cestius Gallus waspada akan musim dingin yang mendekat padahal dia sudah di amabang kemenangan. Melihat musuh mundur pejuang Zelot maju dan  menghadang Romawi di luar kota di antara bukit. Pasukan Romawi menderita kekalahan.
Saat itu Yerusalem sepi ditinggal kedua pihak yang bertikai. Ini menjadi momen tepat bagi umat Kristen untuk segera keluar mengungsi dengan cepat dan memusatkan kegiatan Kristen Timur di Pella sementara Kristen barat di Roma. Saat itu kaum Zelot berhasil memukul mundur Romawi. Di sepanjang jalan bergelimpangan mayat tentara Roma.
67 m – Zelot lalu membagi Yudea menjadi 6 wilayah dengan penguasa masing-masing.
Sebagai pemimpin Galilea Josephus yang tahu betul kekuatan Romawi mendidik pemuda di sana menjadi tentara yang keras. Namun di lain pihak Yohanes Giskhala tidak setuju dengan cara Josephus sebab dia iri.
Di Roma kaisar Nero tetap tampil di teater-teater. Suatu saat Jenderal Vespasianus tertidur saat dibawa menonton Nero tampil. Dia terancam disuruh bunuh diri oleh Kaisar sebab itulah hukuman bagi orang yang tertidur saat kaisar tampil di panggung. Namun saat itu Nero menerima kabar buruk kekalahan Romawi di Israel. Dia lalu menugaskan Vespasianus untuk meredam Yudea dan memulihkan pemerintahan Romawi di sana. Para pemberontak Yahudi yang akan ditangkap nanti dipersiapkan untuk menggali terusan di Semenanjung Korintus. Bersama Jenderal Titus anaknya, Vespasianus berangkat menuju Yudea beserta tentara lengkap mereka berkumpul di Ptolemais.
Di Galilea, Yohanes Giskhala hampir berhasil membunuh Josephus namun dia akhirnya malah dimusuhi rakyat dan lari. Ketika Romawi yang kuat tiba di Sephoris, kota itu jatuh tanpa perlawanan. Pertempuran lalu terjadi di Yotapata. Di sana Romawi benar-benar kelabakan menghadapi taktik perang yang handal dari Josephus. Namun akhirnya setelah lama bertempur Yotapata akhirnya Jatuh. 40 ribu warga kota dibantai dan 1200 anak-anak dan wanita digirng menjadi tawanan. Josephus dan 40 kawannya bersembunyi di dalam gua bawah tanah. Mereka lalu membuang undi untuk saling membunuh agar tidak dibunuh musuh Romawi. Secara ajaib Josephus mendapat undian terakhir untuk membunuh 1 kawannya yang tersisa baru dia yang harus bunuh diri sendiri. Namun Josephus tidak membunuh kawannya itu melainkan pergi menyerahkan diri. Dia ditangkap Vespasianus yang kagum akan kepemimpinannya. 6000 tawanan dikirim kepada Nero untuk pekerjaan di Korintus.
Sept 67 m – Benteng Gamala jatuh, Romawi terus merangsek menuju Yerusalem.
Saat itu tinggal 5 rasul yang tersisa dari 12 rasul Yesus. Andreas dan Bartelomeus di Skitia dan Armenia utara, Tomas di India, Matius di Mesir dan Etiopia selatan, dan Yohanes di Asia kecil dan  Efesus. Ketika di Efesus, Yohanes ditangkap oleh Romawi. Karena Kaisar Nero saat penangkapan itu masih ada Yunani makanya Yohanes tidak dibawa ke Roma tapi langsung dibuang ke pulau Patmos. Pulau karang berbatu terjal 90 km dari Efesus tempat dia bekerja sebagai budak penambang batu yang diperuntukkan pembangunan jalan di Roma. Di pulau inilah Yohanes menerima Wahyu Tuhan Yesus Kristus seputar akhir zaman. Saat bersamaan di Roma rencana kudeta terhadap Kaisar Nero semakin matang.
Karena kecanduan Seni dan olahraga, Nero mengabaikan pemerintahan. Sudah setahun lebih dia berada di Yunani dan menggondol berbagai medali serta dipuja dan puji rakyat banyak. Namun di Roma senat makin benci. Jerman mulai berontak di bawah pimpinan jenderal Vindex.
68 m – Atas bujukan Helios maka Nero mau kembali ke Roma dengan kemegahan sebagai pahlawan pembawa piala dan medali.
Saat itu Markus kembali ke Aleksandria Mesir dan membawa salinan kitab yang dia terjemahkan dari ajaran Petrus. Di Mesir umat Kristen telah berkembang amat pesat. Pada saat orang Kristen merayakan paskah bertepatan dengan hari raya dewa serapis, para imam serapis menangkap Markus yang sedang berkhotbah di dalam gereja. Dia diseret hingga tercabik-cabik dan darahnya berhamburan sepanjang jalan. Saat mereka akan membakar mayat Markus, turun hujan lebat hingga mereka lari ketakutan. Markus lalu diambil para jemaat dan dikuburkan tepat di bawah gereja.
Di Yerusalem yang sedang menghadapi ancaman serangan Romawi yang mendekat malah terjadi permusuhan antara Imam Hananas dan Eleazar pemimpin Zelot. Para imam mengunci pintu bait Allah dan mengepungnya hingga kaum zelot yang bermarkas di dalam tidak bisa keluar. Saat itu datang Yohanes Giskhala yang baru lari dari Galilea. Melihat para Imam tidak sepaham dengan kaum Zelot seperti dia maka Giskhala meminta bantuan tentara di Idumea. Mereka datang dan membantai para imam yang melawan, bahkan rakyat Yerusalem banyak turut jadi korban sebab dianggap antek-antek Romawi. Mayat Imam Hananas bahkan dilempar dan dimakan anjing-anjing.
Ketika pasukan Idumea kembali ke markasnya, kaum Zelot terus melakukan pembantaian di Yerusalem terhadap setiap orang yang mereka anggap memihak para imam dan Romawi. Jenderal Vespasianus memilih diam melihat musuhnya saling membunuh walaupun Titus anaknya sudah tak sabar ingin menyerang.
Ketika pemberontakan Jenderal Vindex di Jerman digagalkan, muncul pemberontakan Jenderal Galba di Spanyol. Nero amat marah dengan hal itu. Saat itulah Nero baru sadar dia dalam bahaya kudeta sebab ternyata kalangan senat, istana, dan tentara telah bersepakat mengenyahkan dia. Nero ditinggal sendiri di istana hingga dia lari ke rumah pelayannya bernama Faon. Di sana Nero sempat mendengar orang berseru untuk membasmi Nero dan mendukung Galba. Dia takut dan sedih hingga menusuk lehernya sendiri dan mati tepat di saat tentara datang untuk menangkapnya. Jenderal Galba yang berusia 73 tahun menggantikannya. Oleh perintahnya maka Yohanes dibebaskan dari pulau Patmos.
Ketika keluar dari tahanan dan menikmati kebebasan, Yohanes mengaami banyak pertumbuhan rohani dalam pelayanannya hingga dia kembali menulis 3 surat atau 3 kitab Yohanes. Saat itu muncul pulalah ajaran sesat dengan mengatakan bahwa Yesus tidak pernah datang dalam wujud manusia melainkan dalam rupa hantu. Dengan keras Yohanes menentang ajaran itu. Ketika ada di permandian umum Yohanes bertemu dengan Serintus si pengajar doktrin tersebut. Yohanes segera keluar sebab dia tidak sudi bertemu dengan pengajar sesat.
Andreas sempat mengunjungi Yohanes di Efesus. Dia baru saja dari Byzantium dan mentahbiskan Bishop baru di sana yang bernama Stakhys. Dari Andreaslah Yohanes mengetahui bahwa Bartelomeus telah mati martir di Armenia. Bartelomeus berhasil membuat raja Armenia percaya kepada Yesus namun Astriges saudara raja marah, bersama imam-imam asytoret dia membunuh Bartelomeus. Ada yang mengatakan bahwa dia dikuliti hidup-hidup dan ada yang mengatakan dia dipentung sampai mati.
Jenderal Galba hanya 8 bulan memerintah dan dibunuh secara sadis di Forum Romanum oleh pengikut Otto. Tapi Vitelius pun bertekad menjadi kaisar. Dia datang ke Roma dengan pasukannya dan perang pun terjadi.
Di Yudea jenderal Vespasianus masih harus melawan kekuatan Zelot dan Sicari di Masada, Herodium, dan Makhaerus. Masih ada juga Yerusalem kota benteng terkuat milik Zelot di sebelah timur. Di Yerusalem sendiri kekuatan Israel tebagi dua. Kaum Zelot pimpinan Eleazar dan Zelot Sicari pimpinan Yohanes Giskhala. Mereka bertentangan dan mengakibatkan rakyat dan kaum tanpa senjata yang menjadi korban termasuk para imam, namun saat itu kaum Kristen telah meninggalkan kota. Saat itu pula pejuang lain di bawah pimpinan Simon dari Giora telah berkemah mengepung Yerusalem setelah merebut Idumea dari kekuasaan sesama Yahudi. Para imam yang muak ditindas oleh dua kelompok zelot di dalam Yerusalem meminta bantuan Zelot Sicari di bawah pimpinan Simon Giora. Ketika Simon diizinkan masuk ke Yerusalem dia malah memperkeruh suasana dan permusuhan di dalamnya.
Kelaparan hebat melanda Yerusalem, Eleazar mempunyai pangan di gudang bait suci, Giskhala menjarah rakyat, dan Simon menguras jagung serta gudang-gudang kota. Rakyat ditindas dalam kelaparan, jika dia hendak mencari makan di luar kota dia akan dibunuh sebab dianggap akan melapor menjadi mata-mata Romawi. Giskhala lalu membakar semua gudang di kota untuk membuat Simon kewalahan. Namun Simon melakukan hal yang sama atas pangan Eleazar dan Giskhala.
Ketika pasukan Vespasianus mendengar gejolak pemerintahan di ibukota Roma, mereka tergerak untuk bertindak sama yaitu mengangkat jenderal mereka Vespasianus untuk menjadi Kaisar. Vespasianus menyetujui usul tersebut dan meminta dukungan gubernur Roma di Mesir. Tepat 1 Juli Vespasianus dinobatkan di Mesir sebagai Kaisar Roma yang baru. Seluruh Kekuasaan Romawi di timur dengan demikian beralih mendukung Vespasianus. Vespasianus lalu pergi ke Italia untuk merebut kekuasaan mutlak dan menugaskan anaknya untuk menyelesaikan pergolakan di Yudea dan merebut Yerusalem.
Saat Yohanes menerima kunjungan Andreas datang pulalah bishop-bishop dari Asia terdekat. Mereka mendesak Yohanes untuk menulis cerita tentang Yesus sebab rasul-rasul yang melihat Yesus secara langsung tinggal sedikit. Rasul Yohanes berpuasa bersama mereka selama 3 hari sebelum akhirnya dia menuliskan kisah Yesus dalam injil Yohanes.
Andreas pergi ke Patare dan menyembuhkan istri gubernur Aegestes yaitu Maximilia. Dengan demikian Maximilia lalu percaya kepada Kristus disertai dengan keluarga Gubernur dan banyak orang berikutnya. Bahkan Stratocles saudara gubernur Aegestes pun menjadi Kristen. Aegestes marah dan menghukum cambuk Andreas dan menyalibkan dia dengan palang berbentuk X. Dia diikat di situ berhari-hari dan orang-orang yang melihatnya menjadi iba serta membenci gubernur yang kejam. Namun dengan tabah Andreas menikmati hukuman tersebut sambil berdoa sementara terjadi unjuk rasa besar-besaran dari rakyat yang menentang tindakan gubernur yang dianggap tidak pantas dilakukan kepada orang sebaik Andreas. Andreas lalu menyerahkan nyawanya dan meninggal.
69 m – Vespasianus kaisar Roma di timur membebaskan tawanannya Josephus yang dinilainya amat berbakat dan dapat mendukung dia serta menghargai nubuat Josephus bahwa dia akan menjadi kaisar. Sewaktu Vespasianus baru menuju Alexandria kabar gembira muncul bahwa Vitelius telah dikalahkan pendukung Vespasianus di Roma, dengan demikian Vespasianus akhirnya menjadi Kaisar Romawi secara penuh.
70 m – Titus kembali ke Yudea untuk menuntaskan misi pemulihan kekuasaan Romawi di Yudea dengan berkekuatan 65 ribu tentara. Pertempuran sengit terjadi di luar kota Yerusalem antara pasukan Titus melawan pasukan Zelot dan Sicari. Namun dengan berani dan cekatan Titus berhasil menguasai jalannya pertempuran. Melihat keadaan genting maka Simon Giora dan Yohanes Giskhala akhirnya sepakat harus bersatu melawan invasi Romawi. Pada hari itu meski 2 kali tentara Romawi terdesak namun keberanian Titus berhasil memompa semangat pasukan Romawi dan mereka akhirnya menang.
Sementara itu Yerusalem amat suram dan dipenuhi mayat akibat kekerasan dan kelaparan yang melanda. Saat itu nabi Yosua makin giat berkeliling Yerusalem dan menyerukan kehancuran kota itu. Pada saat hari paskah di mana Eleazar yang menguasai bait Allah hendak merayakannya, hal itu dipakai Yohanes Giskhala sebagai momen untuk menyerang mereka dan akhirnya berhasil. Pertempuran itu menewaskan banyak warga sipil yang hendak berpaskah di bait Allah. Kini Yohanes berhasil menguasai Bait suci. Nabi Yosua tewas oleh katapel raksasa Romawi saat dia bernubuat diatas benteng.
Titus tidak mau kota Yerusalem hancur apalagi bait Allah di dalamnya. Makanya dia mengutus Josephus dan Nikanor untuk mengusulkan perundingan. Namun jawaban kaum Zelot adalah panah yang melukai Nikanor. Hal itu membuat pengepungan makin ditingkatkan. Sekali lagi Josephus berusaha membujuk perdamaian tapi usaha itu sia-sia.
Di dalam kota kelaparan semakin merajalela dan bahan makanan hampir habis. Banyak orang makan kulit atau cambuk dari jerami,bahkan kotoran pun dan apa saja yang ada di selokan turut dimakan. Rakyat Yerusalem saling curiga dan merampas makanan satu dengan yang lain. Belum lagi tindakan kaum Zelot yang semena-mena. Mayat-mayat banyak yang mulai berlendir dan membusuk bergelimpangan di mana-mana. Karena serangan para pemberontak bertubi-tubi maka tindakan Romawi pun menjadi kian kejam. Setiap orang yang keluar dari kota walaupun itu rakyat biasa yang hendak mencari makanan akhirnya disalibkan tentara Romawi di luar kota. Setiap hari kira-kira ada 500 orang disalibkan di luar kota. Saat itu ibu-ibu Yahudi pun berani memakan anaknya sendiri.
Setelah usaha keras yang berkali-kali gagal dan menewaskan banyak tentara, akhirnya Romawi berhasil menembus benteng pertahanan terkuat di Yerusalem yaitu Antonia. Pertempuran berlanjut hingga ke gerbang bait Allah saat Yohanes Giskhala digempur.
7 Agustus 70 m – Korban bakaran di bait Allah terhenti sebab tidak ada lagi bahan makanan untuk dijadikan korban. Kembali lagi Titus meminta jalan damai lewat mediasi Josephus namun Zelot menolak meski ancaman adalah Yerusalem dan Bait Allah akan dihancurkan. Titus sadar bahwa pertempuran tidak akan berhenti dengan jalan damai. Dia lalu memerintahkan perang total tapi melarang penghancuran Bait Allah. Sore itu Titus beristirahat di Antonia. Sesuai perintah tentara hanya boleh membakar pintu Bait Allah dan memadamkan apinya lalu menerobos masuk mengalahkan musuh.
10 Agustus 70 m - Namun saking marahnya Romawi terhadap Zelot hingga mereka tidak mengindahkan perintah itu. Mereka membakar seluruh Bait Allah dan menyerbu pejuang zelot yang kacau-balau. Titus terlambat melihat hal itu, saat dia datang bait Allah sedang dilalap api. Kejadian itu tepat pada hari dan bulan yang sama ketika Bait Allah hancur oleh Babel pada 587 sm. Para pejuang Zelot lalu lari ke barat Yerusalem melalui terowongan.
8 sept 70 m – Perang berakhir dengan kemenangan Romawi. Lebih dari 1 juta orang Yahudi tewas . 700 Orang dibawa ke Roma untuk dijadikan tawanan dan dipamerkan dalam parade kemenangan kaisar. 11 Ribu orang mati kelaparan karena menolak makanan, dan 97 orang dikirim ke beberapa kota untuk bertarung sampai mati di arena Romawi. Mereka yang berusia 17 tahun ke bawah dijadikan budak dan 100 ribu orang dikirim ke Mesir untuk kerja paksa dipertambangan. Yohanes dari Giskhala akhirnya menyerah dan dipenjarakan. Simon Giora lari dan terus melakukan perlawanan sebelum akhirnya tertangkap dan dikirim ke Roma.
Beserta ayahnya sang kaisar, Titus memamerkan semua keberhasilan mereka di Yudea dan barang-barang jarahan dari bait Allah. Simon Giora lalu dihukum mati di depan kuil dewa Jupiter.
Saat itu tertinggal 3 orang rasul Kristus yang masih hidup, yaitu Tomas yang menginjil di sepanjang pantai timur India, Yohanes di Efesus, dan Matius yang akhirnya mati martir di Mesir atau Etiopia. Tidak ada info jelas seputar kapan dan bagaimana terjadi peristiwa kemartirannya.
72 m – Saat berhasil mendirikan 7 jemaat di pantai timur India, kini Tomas beralih ke barat. Di sana dia mendapat tantangan hebat dari para pendeta Brahma. Dia lalu ditombak saat sedang berdoa di sebuah gua tempat dia menyendiri. Saat dia mengerang dan belum mati para pendeta Brahma lari ketakutan. Dia lalu berusaha sampai di kapel dan  bersama para jemaat dia berdoa menyerahkan nyawanya pada Tuhan Yesus. Ketika dia mati sebagai martir sudah ada gereja ortodoks Siria yang beranggotakan 1.500.000 jemaat dan Gereja Mar Thomar Siria di Malabar yang jemaatnya 350.000 jemaat,kedua gereja itu hasil penginjilan Tomas.
98 m – Rasul Yohanes meninggal dalam usia tua. Dia dibawa para jemaat ke gereja dan berkesempatan menyampaikan pesan-pesan terakhirnya. Dia menekankan perintah untuk saling mengasihi senantiasa maka segala sesuatu akan baik. Ada 5 kitab injil hasil tulisan Yohanes yaitu Injil Yohanes, surat 1, 2, dan 3 Yohanes serta kitab Wahyu.
Kaisar Titus yang menggantikan ayahnya membuat perintah baru yang bertahan hingga 2 abad berikutnya yaitu;
1.       Kaisar Romawi harus dipuja sebagai dewa.
2.       Setiap orang Kristen yang menolak menyembah apapun kecuali Allah harus diburu dan dianiaya.
303 m – Kaisar Diocletinus bertekad memusnahkan kekristenan. Dia membantai setiap orang Kristen, mengahncurkan gereja, membakar semua buku dan kitab Kristen, menjual tanah mereka dan uangnya untuk negara. Tindakan itu berlangsung beberapa bulan dan di atas abu sisa pembakaran kitab suci dia memancangkan tulisan Extincto nomine Christianorum, yang artinya nama Kristen telah mati.      
395-430 m – Agustinus di Afrika utara menulis bukunya tentang Filsafat Kristen yang terkenal hingga sekarang.
480-500 m – Abad pertengahan yang terkenal juga sebagai abad kegelapan di mana kekristenan seolah redup di Eropa terjadi sebagai salah satu akibat dari invasi suku Got dari utara dan Vandal dari selatan yang menghancurkan peradaban Eropa, Asia, dan Afrika. Abad kegelapan berlangsung selama 500 tahun.
Namun pendidikan Kristen bisa bertahan dalam masa suram sebab para biarawan setia mempelajari dan menyalin Alkitab serta mengajar anak muda dan menolong yang menderita.
1445 m – Johannes Guttenberg menemukan mesin cetak dan Alkitab adalah buku pertama yang dicetaknya.
1492 m – Paus Aleksander VI membagi dunia menjadi dua bagian besar. Spanyol berlayar ke barat dan Portugis ke Timur. Colombus dari Spanyol menemukan benua baru yang belakangan dikenal dengan nama benua Amerika. Di benua ini gereja Protestan berkembang pesat dengan bebas beserta aliran-aliran baptis dan metodis. Belakangan aliran Pentakosta dan karismatik pun bermunculan di benua ini.
1517 m – Martin Luther menempelkan 99 dalil di pintu gereja Whittenburg di Jerman dan reformasi gereja dimulai.
1541-1551 m – Farnsiscus Xaverius menumpang kapal Portugis yang berlayar ke timur dan memberitakan Injil di India,Srilangka, Malaka, Jepang, Maluku, dan Filipina. Dia dikenal sebagai Rasul orang Filipina dan Maluku. Ada 700 orang yang dibaptis dalam pelayanannya
1678 m – Jhon Bunyan menuliskan buku perjalanan seorang musafir yang terkenal hingga saat ini.
1738-1791 m - Jhon Wesley menjadi penginjil revival di Inggris. Dia menginjil sambil mengendarai kuda dan berjalan hingga 400 ribu km memberitakan Kristus. Charles saudara Wesley mengarang 7000 lagu rohani untuk dinyanyikan dalam berbagai kebaktian yang diadakan Jhon Wesley. Banyak diantara lagu-lagu itu yang masih dinyanyikan hingga sekarang termasuk di gereja-gereja Indonesia.
1786 m – William Carey pergi ke India dan menginjil tentang Kristus di sana. Ini dianggap sebagai awal dari era penginjilan modern.
1865 m – Hudson Taylor memberitakan injil di China. 80 Tahun kemudian semua anggota misinya terpaksa mundur dari china oleh kekejaman Komunis. Mereka pergi ke negara-negara lain dan sekarang dikenal sebagai OMF Internasional yang di Indonesia dikenal dengan sebutan Yayasan Komunikasi Bina Kasih yang banyak bergerak di bidang media dan literatur.
1876 m – Kyai sadrach murid dari Tunggul Wulung dan Nyonya Philips di banyumas menjadi penginjil Kristen asli Jawa yang kental dengan pengajaran.
1863-1918 m – Dr. Ingwer Ludwig Nomensen menginjil di tanah Batak. Ia mendirikan Hutadame, Kampung orang Kristen pertama di tanah Batak. Pada tahun wafatnya tercatat ada 185.731 orang Kristen di Sumatera utara.
1917 m – Revolusi Rusia memunculkan paham Komunis yang menjamur di Eropa timur, Rusia, dan China. Kekristenan menghadapi tantangan besar.
1939 m – Jhon Sung Menginjil di China dan pengaruhnya hingga ke tanah Jawa. Setiap ia berkhotbah gereja selalu penuh sesak dengan jemaat dan banyak yang bertobat. Dia dijuluki Obor Allah di Asia.
1989 m – Tembok Berlin mulai diruntuhkan menjadi lambang kekuasaan komunis di Eropa runtuh hingga ke Rusia sebagai pusatnya. Penindasan komunis atas gereja yang berlangsung 50 tahun ternyata tidak membuat gereja mati tapi malah terus bertumbuh.
1990an m - Gereja di China yang hanya 1 juta jemaat sewaktu Mao Tse Dong melarang keras Kekristenan kini sudah ada lebih dari 70 juta jiwa.
Di Korea selatan berdiri gereja terbesar di dunia yaitu di kota Seoul yang digembalakan oleh Pdt Paul Yong Gi Cho. Gereja yang awalnya hanya ada di Yerusalem ternyata terus berkembang dan meluas menembus batas budaya, sosial, suku, dan politik. Menembus kejahatan zaman dan tidak pernah mati melewati berbagai tantangan dan aniaya. Allah nyata turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang mengasihi Dia.


No comments:

Post a Comment

DONASI DAN SPONSORSHIP

Untuk menunjang pelayanan kami di bidang media renungan dan berita, anda dapat beriklan di web/blog kami atau berdonasi.
Silahkan hubungi nomor telepon/WA kami di: 08991658370



Pekabaran Injil di Indonesia dan Pengaruhnya terhadap Pembaruan Masyarakat dan Negara.

Oleh: Merphin Panjaitan. I.Pendahuluan. Injil Yesus Kristus muncul di tengah bangsa Yahudi, dan pekabarannya pertama di tujukan kepada m...