Di Yudea ratu Salome Aleksandria meninggal dan anaknya yang
sulung yaitu Hyrcanus II yang adalah seorang imam besar diangkat menjadi raja.
Adik Hyrcanus yaitu Jenderal Aristobulus II melakukan kudeta militer terhadap
kakaknya dan berhasil, meskipun begitu Hyrcanus tidak mengakui pemerintahan
Aristobulus II. Saat itu ada 3 partai yang berkuasa di Israel yaitu:
1. Orang Saduki yang adalah keturunan
Imam Harun yang memimpin di bait Allah. Jumlah mereka amat sedikit tapi mereka
amat kaya dan bangsawan. Mereka menganut paham modern yang dibawa oleh
aleksander agung dan oleh karena itu mereka memihak pada raja Aristobulus II.
2. Orang Farisi yang rajin mendalami
taurat. Mereka menjadi pemimpin yang umum di masyarakat Yahudi. Mereka membenci
penguasa modern dan memihak Hyrcanus II. Meski begitu mereka menginginkan Raja
dari keturunan Daud sesuai nubuat yang mereka pelajari.
3. Orang Essena yang adalah sekte dari
Farisi. Mereka sangat fanatik dan berpegang pada hidup asketisme di mana
menyendiri dari dunia luar dan mengikuti hukum taurat secara bulat. Mereka
tinggal di gua Qumran dan mempelajari kitab suci taurat di sana. Mereka
mempelajari kitab para nabi dan menyalinnya. Mereka tidak mengakui Hyrcanus II
dan Aristobulus II.
Antipater Raja Idumea yang adalah keturunan Esau bekerja sama
dengan Aretus II raja Nabatea untuk menyerang Yerusalem dan menggulingkan
Aristobulus II. Hyrcanus dan Aritobulus menyuap penguasa Romawi di Siria untuk
membela Yerusalem dari musuh. Romawi berhasil membungkam serangan itu namun
tidak bisa menghentikan permusuhan antara Hyrcanus dan Aristobulus.
Ketika Pompeius datang ke Siria, dia mengurus perkara kedua
kakak beradik itu. Namun orang farisi turut datang mempengaruhi Pompeius, bahwa
mereka tidak butuh raja melainkan Imam yang benar-benar mengikuti Allah. Karena
pusing dan bingung maka Pompeius belum bisa memutuskan, dia berjanji sepulang
dari penaklukan atas Nabatea maka keputusannya langsung ada.
Aristobulus marah, dia bertekad melawan Romawi. Ketika Romawi
datang ke Yerusalem para imam yang ketakutan termasuk Hyrcanus membukakan pintu
damai. Namun Aristobulus memperkuat benteng di Bait Allah dan melawan.
Pertempuran terjadi selama 3 bulan di mana akhirnya Romawi berhasil membasmi
semua pejuang di Bait suci. Ada 12 ribu pengikut Aristobulus dipancung dan saat
itu adalah awal penjajahan Romawi atas Yudea.
63 sm - Hyrcanus diangkat menjadi Imam besar tapi ia tidak
boleh disebut raja. Ketika Pompeius kembali ke Roma ia membawa banyak tawanan
Yahudi, inilah awal mula terjadinya komunitas Yudaisme di Romawi.
48 sm – Di Roma, Pompeius jatuh dikalahkan lawan politiknya
Julius Caesar. Antipater raja Idumea yang membela Caesar, datang dan membujuk
Hyrcanus untuk mendukung Caesar. Oleh dukungan Idumea dan Israel di timur
tengah maka Caesar menjadi raja Romawi saat itu. Keputusan penting Caesar
seputar hal itu adalah:
1. Hyrcanus diangkat menjadi Imam besar
dan penguasa sipil.
2. Orang Yudea dibebaskan dari pajak dan
keharusan militer.
3. Orang Yahudi bebas beribadah di
manapun mereka berada.
4. Antipater diangkat menjadi warga
negara Roma dan ditunjuk menjadi penguasa atas seluruh Yudea.
Dengan demikian Antipater berkedudukan di Yerusalem. Dia
mengangkat kedua anaknya yaitu Phasaelus menjadi Gubernur Yudea dan Herodes
menjadi Gubernur Galilea.
44 sm – Caesar tewas oleh senat Romawi sendiri dan malapetaka
timbul. Antipater tewas diracuni sementara Hyrcanus dan Phasaelus ditangkap dan
dipenjarakan. Tapi Herodes berhasil lari ke Roma.
40 sm – Di Romawi, Herodes berhasil mengambil hati kedua anak
angkat Caesar yaitu Markus Antonius dan Octavianus Caesar. Mereka berhasil
meyakinkan senat Romawi untuk mengangkat Herodes menjadi Raja Yudea dan
memulihkan kekuasaan Romawi di sana. Ketika Herodes kembali ke Yerusalem,
rakyat Israel tidak menerima raja dari keturunan Esau. Di sana sudah ada
Antigonus yang adalah ipar Hyrcanus II yang mengangkat diri menjadi Imam besar
sekaligus Raja. Herodes mengumpulkan pasukan di Masada dan melakukan perlawanan
pada Antigonus. Karena tahu tidak mungkin mengalahkan Antigonus di Yerusalem
maka Herodes bergerak ke Galilea untuk membasmi pemberontak Yahudi pimpinan Hezekia
yang menentang Roma. Herodes berhasil membasmi Hezekia dan mendapat pujian dari
Romawi. Dia kembali menjadi penguasa Galilea namun orang Israel di Galilea
tidak menyukainya. Bahkan Sanhedrin terang-terangan marah karena hak Sanhedrin
untuk memutuskan hukuman mati pada rakyat Israel dan bukan Herodes orang Idumea
keturunan Esau.
41 sm – Markus Antonius memimpin di Siria. Dia menugaskan
jendral Casius Sosius untuk memulihkan utuh kekuasaan Romawi di Israel dan
mengangkat kembali Herodes menjadi raja seluruh Yudea. Sosius berhasil
mengalhakn Antigonus di Yerusalem dalam 5 bulan. Antigonus dihukum mati di
Antiokhia dan Herodes diangkat sebagai penggantinya.
Herodes langsung memperkuat benteng di utara Bait suci dan
menamai benteng itu Antonia untuk menghornati Markus Antonius. Benteng itu
memiliki jalan layang yang langsung terhubung dengan bait suci hingga Herodes
dapat langsung mengawasi setiap kegiatan dan kerusuhan di bait suci saat itu.
Melihat bahwa orang Yahudi membencinya, Herodes lalu mengusahakan langkah-langkah untuk mengambil hati mereka,
1. Dia mengawini Mariamne yang terkenal
amat cantik, cucu dari Hyrcanus II.
2. Dia melakukan pembangunan
besar-besaran di Yudea. Membangun 3 benteng dan pelabuhan terbesar di laut
tengah. Itu adalah pelabuhan terpenting Romawi saat itu dan menghubungkan
Israel dengan pelayaran luas dari berbagai negeri, itulah kota Kaisarea
dinamainya demikian untuk menghormati kaisar Augustus.
3. Dia menciptakan keamanan di seluruh
Yudea dan stabilitas politik yang baik.
4. Dia bahkan menganjurkan ibadah Yahudi
secara benar meski dia memiliki kuil sendiri untuk beribadah pada allahnya.
5. Terakhir langkahnya yang paling
memukau adalah renovasi besar-besaran dan mewah untuk bait suci yaitu pada 19
sm. Dia bahkan membangun kebesaran dan keindahan bait suci persis seperti jaman
Raja Salomo.
Namun orang Israel tetap banyak yang berkeras bahwa mereka
yang keturunan Yakub tidak layak diperintah oleh Herodes yang keturunan Esau
yang bahkan menikahi putri terbaik mereka.
31 sm – Andalan Herodes di Siria yaitu Markus Antonius
memberontak terhadap Roma dan berniat menjadi kaisar. Perlawanannya gagal oleh
Octavianus Caesar yang adalah kaisar saat itu yang juga adalah ayahnya sendiri.
Herodes secepatnya ke Roma dan memohon ampun pada kaisar. Dia diampuni dan diakui
tetap menjadi penguasa di Israel. Tidak lama kemudian Caesar di anugerahi gelar
Augustus artinya yang agung. Untuk menghormati kaisar, Herodes membangun
Samaria dan menamainya Sebaste, bahasa Yunani untuk kata Augustus dan membangun
Kaisarea kota pelabuhan yang indah pada 22 sm untuk menghormati nama Caesar.
Pada saat pembangunan bait suci Herodes bahkan mengikuti
dengan teliti setiap tahap dan kesucian bait tersebut. Dia melatih 1000 imam
menjadi tukang yang kudus agar tidak dikerjakan oleh orang biasa. Dia
membangunnya dalam waktu 7 tahun meski dalam 1 setengah tahun bait suci secara
fisik sudah terbentuk. Ketelitian Herodes memuaskan para agamawan dan fanatik
Yahudi bahkan yang paling alim sekalipun. Dia mengikuti semua ajaran taurat
mengenai hari dan bulan dalam pekerjaan dan perayaan. Dia bahkan terus menambah
pekerjaan di bait suci menjadi 50 tahun karena memperluas dan memperhatikan
detil-detilnya. Bait itu siap menampung 210 ribu orang dan ditahbiskan dengan
upacara yang amat khidmat hingga orang berkata bahwa melihat bait Herodes sama
halnya melihat bait Salomo.
6 sm – Situasi politik dan keamanan amat terjamin di seluruh
kekuasaan Romawi. Tidak ada pemberontakan berarti, tidak ada perompak dan
bahasa pemersatu saat itu adalah bahasa Yunani. Masyarakat Yahudi amat
merindukan Mesias meski stabilitas negara saat itu aman dan makmur. Tapi ada
kelompok-kelompok penguasa yang justru sejak awal tidak siap dan menolak
kehadiran Mesias meski mereka mengajarkan tentang Mesias.
1. Saduki, mereka penguasa di bait suci.
Mereka lebih senang jika mereka yang tetap jadi pemimpin di situ dan menolak
Mesias.
2. Orang Farisi, mereka amat pakar dan
fasih dalam hukum Tuhan tapi salah menerjemahkannya karena hakekat kehendak
mereka adalah ingin dihormati sebagai pemimpin sipil dalam adat istiadat.
Mereka merasa rugi dengan kehadiran Mesias.
3. Orang Zelot, mereka amat tegas
melawan penjajah Romawi dengan kekuatan senjata dan gerilya serta teror. Mereka
menginginkan Mesias secara politis yaitu menjadi raja bagi mereka dan bertindak
seperti Daud dan Salomo yang melakukan perluasan kerajaan dan membasmi Romawi.
4. Orang Essena, Mereka menantikan 2
Mesias yaitu seorang Imam dari keturunan Harun dan seorang Raja dari keturunan
Daud. Mereka berpegang pada kehidupan saleh tanpa kekerasan dan menyendiri
serta puasa dan berdoa menantikan Mesias. Mereka membenci kekuasaan politis
seperti yang diinginkan Zelot dan benci ketamakan saduki dan farisi. Mereka
juga anti penjajahan Romawi.
Herodes membunuh Mariamne dan dua anaknya karena dianggap menjadi
ancaman untuk menjatuhkan dia dari kerajaan. Dalam kondisi sakit dan usia tua
dia masih menjadi raja Yudea. Di masa itulah datang
Firman dari malaikat Gabriel kepada imam Zakharia di bait suci. 6 Bulan
kemudian di Nazareth, perawan Maria menerima Firman tentang Yesus yang akan
dikandungnya.
Saat itu Herodes makin menggila, dia memasang lambang
kerajaan Romawi yaitu Rajawali di atas gerbang bait suci. Kericuhan terjadi
sebab orang Yahudi amat marah ada berhala asing di rumah Tuhan. 40 Lebih pemuda
Yahudi menurunkan lambang itu dan mereka dihukum mati oleh Herodes. Kejadian
itu makin menyulut keinginan agar Mesias segera datang.
4 sm – Usaha bunuh diri Herodes karena sakit yang amat parah
berhasil digagalkan pelayannya.
1 m– 4 m - Yohanes pembaptis lahir
diikuti Yesus Kristus pada 6 bulan kemudian. Herodes mendapat tahu tentang
Yesus dari orang majus dan dia membunuh semua bayi di Yerusalem karena tidak
ingin kerajaannya terancam.
4 m – Herodes mati oleh sakit parah setelah 5 hari sebelumnya
dia membunuh anaknya Antipater yang sulung. Archelaus diangkat menjadi raja
pada usia 18 tahun menggantikan Herodes ayahnya. Saat
itu firman datang pada Yusuf untuk kembali ke Israel sebab Herodes sudah mati.
Archelaus meratapi ayahnya saat pemakaman tapi malamnya dia
berpesta pora dan melakukan kunjungan di bait suci. Dia berjanji akan bertindak
lebih lembut dan arif ketimbang ayahnya. Namun saat itu terjadi pemberontakan
besar di bait suci oleh pasukan Zelot. Archelaus menyewa pasukan bayaran dan
kembali menyerbu bait suci saat perayaan domba paskah. 3000 orang zelot tewas
di bait suci dan paskah gagal dirayakan.Karena mendengar kekejaman Archelaus,
Yusuf ayah Yesus takut tinggal di Yudea maka mereka menetap di Galilea.
Kericuhan berlanjut ketika Archelaus ke Roma hendak
dinobatkan secara sah di sana sebagai raja. Dia diikuti oleh adiknya Antipas
yang juga menerima Wasiat yang sama dari Herodes. Tapi Varus gubernur Roma di
Siria mengutus Jendral Sabinus untuk mengamankan Yudea. Sabinus pun bertindak sebagai penguasa di sana. Saat itu
kelompok Zelot kembali menguasai bait suci dan perang pun terjadi. Zelot kalah
dan lari, sementara harta bait suci dijarah Romawi. Meski berhasil menguasai
Yerusalem namun Sabinus berbalik terkepung total dari luar kota. Di seluruh
kekuasaan Herodes yang sudah mati akhirnya timbul pemberontakan. Inilah situasi
pada masa kanak-kanak Yesus.
1. Di Idumea 2000 loyalis Herodes
bertempur melawan Achiabus sepupu Herodes.
2.
Di Galilea Yudas anak
Hezekia memimpin pasukan zelot menyerbu Galilea dan menguasainya. Pertempuran
di kota sephoris pusat Romawi di Galilea terjadi amat seru dan berdarah. Semua
senjata Romawi dirampas. Di sinilah Yudas Zelot dianggap sebagai Mesias yang
dinantikan.
3. Di Perea pelayan Herodes bernama
Simon melakukan kudeta dan menguasai istana Yerikho. Dia menjarah dan membakar
istana dan menyatakan diri sebagai Mesias Israel.
4. Di Yudea seorang gembala Athrongeus
memimpin pasuka bersama 4 saudaranya dan membantai setiap orang yang tidak
sepaham. Mereka bertindak atas semangat keluarga Makabe pahlawan Israel di masa
lampau.
Karena semua itu maka Varus di Siria menugaskan pemulihan
Isrrael dengan menyiapkan pasukan. Saat menyerbu Galilea, Varus berhasil dan
menyalibkan 2000 pemberontak di sepanjang jalan Galilea untuk menakuti para
pemberontak lainnya.
Di Roma, Antipas dan Archelaus meminta pengadilan dari Kaisar
Augustus. Mereka lalu mendapat pembagian wilayah dari kaisar.
6 m - Archelaus memerintah Yudea dan samaria dengan amat
kejam hingga kedua bangsa yang bermusuhan itu bersatu menentangnya, hanya
sekali dalam sejarah. Akibatnya Archelaus dibuang Romawi ke Galia. Penggantinya
adalah Quirinius yang mengadakan sensus baru bagi penduduk.
Di Galilea pasukan Zelot di bawah pimpinan Yudas yang
dianggap mereka Mesias akhirnya gagal, Yudas tewas dibunuh Romawi dan
pengikutnya tercerai-berai.
Di Yudea, sebagai pemimpn baru Quirinius memecat Imam besar
Yoazar yang memihak Zelot lalu mengangkat Hanas sebagai penggantinya. Hanas
adalah Imam besar Yahudi pertama yang diangkat oleh pemerintah Romawi.
Kericuhan antara Yahudi dan Samaria kembali berlanjut pada
hari paskah. Samaria amat terganggu dengan aktifitas Israel yang selalu
memadati jalan mereka setiap tiba saat paskah di Yerusalem. Sementara Orang
samaria sendiri yang dekat dengan kota Yerusalem lebih memilih gunung Gerizim
zebagai tempat ibadah paskah sebab di gunung itulah tempat Abraham
mempersembahkan Ishak anaknya sebagai lambang paskah. Orang samaria lalu
mencemarkan bait suci dengan tulang-belulang hingga paskah kembali gagal
dirayakan oleh orang Israel.
12 m – Pada saat inilah paskah
pertama bagi Yesus Kristus yaitu saat Dia berusia 12 tahun. Saat itu terkenal
para pengunjung paskah menyanyikan lagu-lagu Ziarah Mazmur Daud di sepanjang
jalan menuju Yerusalem.
14 m – Kaisar Augustus meninggal di Roma. Anak tirinya
Tiberius menjadi kaisar dan tahun berikutnya Valerius Gratus menjadi penguasa
Romawi di Israel. Setiap tiga tahun
Gratus memecat Imam besar dan mengganti yang baru. Akhirnya dia mendapat yang
cocok dengannya yaitu Kayafas menantu mantan imam besar Hanas.
19 Masehi – Kaisar Tiberius melanggar kesepakatan dengan
Yahudi dengan mengusir orang Yahudi dari Roma dan menjadikan 4000 pemuda Yahudi
menjadi wajib militer untuk dikirim menaklukkan Sardinia.
27 m – Pontius Pilatus diangkat menjadi penguasa Roma di
Yudea menggantikan Gratus. Pilatus berbeda dengan para penguasa Romawi
sebelumnya yang menghormati aturan Yahudi bahwa Romawi tidak boleh membawa
lambang kerajaaan dan berhala ke Yerusalem. Dia membawa serta semua kekejian
bagi umat Yahudi pada malam hari agar tidak ketahuan. Hal ini memicu kericuhan
baru dan saat pemberontakan akan terjadi Pilatus mengadakan pertemuan. Dia
suruh memilih untuk menerima lambang Romawi atau hukuman mati. Tanpa dia sangka
seluruh rakyat yang hadir memberikan kepala mereka untuk ditebas. Akibatnya
Pilatus melemah dan mengeluarkan semua lambang dan berhala Romawi dari
Yerusalem. Namun demikian dia memiliki kebijakan baru yang lain yaitu
pembangunan Yerusalem harus diambli dari uang bait suci. Lagi-lagi kericuhan
terjadi dan banyak orang Yahudi dibunuh.
Hal itu makin menimbulkan semangat fanatisme bagi pejuang
Zelot. Mereka bertambah banyak dan memiliki ikrar atau sumpah sebagai berikut:
1. Allah satu-satunya Raja kita
2. Menolak dan menentang semua kekuasaan
lain.
3. Segala upaya adalah sah untuk
menghancurkan Romawi.
4. Rela mengorbankan nyawa dan keluarga
demi pembebasan Israel dan penegakan hukum Musa.
5. Tidak pernah berdamai dengan
pemerintah Romawi dan dengan orang-orang Yahudi yang bersahabat dengan Roma.
Mereka ditantang keras oleh Romawi dan kaum Farisi dan Saduki
karena menyengsarakan rakyat dalam setiap aksinya serta membahayakan kedudukan
para imam di mata Romawi.
Pada saat itu Herodes Antipas membangun ibukota Galilea yang
baru dan menamainya kota Tiberius untuk menghormati kaisar Tiberius. Kota itu
tepat di pinggir danau Galilea. Kemudian ia pergi ke Roma dan bertemu dengan
Filipus saudaranya. Antipas sangat terpikat dengan Herodias isteri Filipus,
sementara Herodias adalah cucu dari ayahnya sendiri yaitu Herodes dan Mariamne.
Ini sama halnya Herodias adalah Kemenakan dari Herodes Antipas.
“Kau putri Yahudi asli, sayang Filipus mempersunting engkau
dahulu”
“Tidak soal, saya akan
menceraikan dia.”
(Filipus warga biasa sementara Antipas seorang penguasa).
“Masyarakat Yahudi akan menolak kita sebab mengawini saudara
sendiri dan melawan hukum Musa.”
“Tidak jadi soal yang
penting kita saling jatuh cinta.”
(percakapan di atas berdasarkan karya sejarahwan Josephus,
Ant XVIII).
29 m–30 m - Namun Herodias pun meminta agar Antipas segera
menceraikan gadis tanah Arab isterinya di Yerusalem. Inilah
yang akhirnya ditantang Yohanes pembaptis dan menyulut dendam Herodias hingga
akhirnya Yohanes dipancung. Saat itu Yesus sudah mulai mengajar di Israel.
30 m-33 m - Yesus mengajar di Yerusalem
dan paskah mendekat. Di sana Dia disalibkan, mati dan bangkit. Mengutus semua
murid-muridNya sebelum akhirnya terangkat naik ke sorga.
33 m-35 m - Jemaat mula-mula
mulai terbentuk dan mereka beribadah pada dua hari yaitu hari sabat di bait
Allah dan hari minggu di rumah ibadat dan rumah rekan seiman. Hal ini memicu
kebencian orang Yahudi. Setiap ibadah hari minggu mereka berkumpul dan
menikmati perjamuan kudus sebagaimana yang diajarkan Yesus saat masih hidup di
dunia. Saat itu Petrus masih amat kental dengan hukum Taurat dalam setiap
pengajarannya.
Matius mulai menuliskan kitab Matius. Sementara
itu semangat penginjilan kepada bangsa-bangsa lain mulai tercetus sejak Petrus
menginjili Cornelius di Kaisarea. Para Rasul mulai memikirkan komunitas Yahudi
di pesisir India.
Sementara itu pula para Rasul menindak lanjuti
surat Raja Agbar dari Edessa yang meminta agar Yesus datang ke sana dan
menyembuhkan penyakitnya yang mengerikan. Raja Agbar ini bahkan lewat suratnya
menyediakan separuh kerajaan kepada Yesus. Akhirnya Yudas Tadeus lah yang
diutus kepada raja Agbar. Tomas ke Persia dan India, Andreas ke utara dekat
laut hitam dan Yohanes ke Asia kecil yaitu Turki jaman sekarang, dan Matius
pemungut cukai ke Afrika dan Etiopia. Beberapa rasul lain beserta Yakobus
sebagai kepala jemaat berdomisili di Yerusalem.
Di Edessa Tadeus tinggal di Rumah Tobias dan
atas perkenan Raja yang mendengar setiap mujizat yang dilakukan juga oleh
Tadeus maka dia dipanggil menghadap Raja Agbar. Raja bahkan menghormati Tadeus
dan akhirnya disembuhkan Allah. Raja Agbar pernah memimpin pasukan yang
dipersiapkan menuju Yerusalem untuk menyerang para penyalib Kristus namun dia
tertahan di tepi sungai Efrat. Sebelumnya Yesus pernah berjanji akan datang
utusanNya kepada raja Agbar. Saat pemerintahannya kerajaan Edessa menjadi
kerajaan yang terbuka sekali dengan Injil.
36 m – Seorang nabi palsu bangkit dan memberitakan untuk
beribadah di bukit Gerizim Samaria. Ribuan orang Samaria mengikut dia dan
mereka dibantai habis oleh Pontius Pilatus karena curiga akan terjadi
pemberontakan lagi. Orang Samaria amat marah sebab warga mereka dihukum mati
secara keliru. Mereka mengadu kepada Gubernur Romawi di Siria yaitu Vitellius
Gratus. Dia lalu mengirim surat pemecatan kepada Pontius Pilatus dan mengangkat
si pembawa surat yaitu perwira
Marcellus.
Ketika menjadi raja Yahudi Marcellus memecat Yusuf Kayafas
dan memilih Yonatan anak Hanas menjadi Imam besar. Dengan demikian Kayafas dan
Pilatus tokoh-tokoh yang menyalibkan Kristus karena mempertahankan jabatan
akhirnya kehilangan jabatan mereka. Claudia istri
Pilatus adalah wanita Romawi pertama yang menganut Kristen dan percaya Yesus.
Saat itu di Roma, Agripa cucu dari Herodes menghasut Gayus
Kaligula untuk memberontak terhadap kaisar Tiberius yang sudah sakit-sakitan .
Namun hal itu diketahui dan Agripa ditangkap. Saat akan dibawa dihakimi, dia
bertemu seorang tahanan lain yang berkata bahwa ada burung hantu di atas pohon
tempat Agripa berdiri. Itu adalah tanda dia akan selamat, tapi jika burung itu
muncul lagi maka Agripa akan mati dalam 5 hari. Agripa hanya dijebloskan dalam
penjara.
37 m – Setelah 6 bulan di penjara akhirnya Agripa bebas sebab
kaisar Tiberius sudah mati dan sahabat Agripa yaitu Kaligula menjadi
penggantinya. Agripa dibebaskan dan menjadi raja atas Israel utara menggantikan
pamannya filipus. Dia dikenal sebagai Herodes Agripa. Ketika melihat Agripa
menjadi raja di utara, Herodias istri Herodes Antipas menjadi iri dan menghasut
suaminyauntuk menghadap Kaligula dan meminta agar berani mengajukan diri
diangkat sebagai raja seluruh Yudea. Namun Kaligula malah curiga dengan Antipas
hingga dia memecat Antipas dan membuangnya ke Lyons serta seluruh hartanya
disita karena kesal dengan gaya hidupnya yang amat mewah. Ketika tahu bahwa
Herodias adalah kakak Agripa sahabatnya maka Kaligula mengembalikan harta
Herodias dan memintanya untuk tidak ikut ke Lyons bersama suaminya Antipas.
Tapi Herodias menunjukkan kesetiaan sebagai istri dengan ikut serta Herodes
Antipas ke pembuangan. Dengan demikian kembali lagi tokoh penyaliban Yesus
kehilangan harta dan jabatannya
Kaligula adalah kaisar Romawi yang terkenal amat terobsesi
dengan dewa Jupiter. Dia mengganti kepala patung dewa Jupiter dengan patung
kepalanya sendiri dan diminta disembah sebagai dewa Jupiter. Hal ini memicu amarah bangsa Yahudi. Bangsa
Yahudi bertindak dan menghancurkan setiap mezbah dewa Jupiter di Israel. Yang
paling gila adalah ketika Kaligula marah dan memerintahkan untuk menempatkan
patung Jupiter di dalam bait suci Yerusalem. Dia berunding dengan penasehat
Helikon dan Apela lalu menugaskan Publius Petronius untuk menjadi gubernur
Siria dan menempatkan patung Jupiter di Bait suci. Jika terjadi perang Kaligula
telah siap untuk itu. Jenderal Petronius berangkat ke Yerusalem dan dihadang 10
ribu orang Yahudi. Mereka berunding namun karena tidak mendapati kata sepakat
maka para farisi dan rakyat Yahudi memberikan kepala mereka siap dipancung
sebelum bait suci dicemari. Petronius enggan melakukan itu dan bersedia
menghadap Kaisar lagi dengan nyawanya turut menjadi taruhan. Ketika Kaligula
menerima surat permohonan dari Petronius, dia amat marah namun saat itu Agripa
sahabatnya ada bersama dia. Agripa yang adalah Yahudi asli menjadi takut dan
pingsan melihat kemarahan Kaligula. Malamnya Agripa membuat pesta bersama
Kaligula dan dalam keadaan mabuk Kaligula bersedia memberikan apapun yang
diminta oleh Agripa. Agripa memohon agar pembuatan patung Jupiter di dalam Bait
suci dibatalkan. Akhirnya karena sudah terikat janji mulutnya maka Kaligula akhirya
menyetujui hal itu.
Di Roma sendiri kaisar Kaligula makin menjadi-jadi, dia
membunuh setiap orang dan pemuka negara yang menentangnya. Dia bahkan
mempersembahkan anaknya sendiri menjadi korban bagi dewa Jupiter. Para senat
Romawi muak dengan semua itu. Dia membangun jembatan di Putioli dengan panjang
5,5 km dan memindahkan patung Jupiter di Olympus Yunani ke Roma. Dia
mempersembahkan putrinya yang baru lahir di depan patung itu.
41 m – Cerea Kasius dari pasukan Praetoria (pengawal Kaisar)
muak dan berhasil membunuh kaisar saat ada perlombaan berkuda. Dia dan anak
buahnya menikam Kaligula berkali-kali hingga tewas. Istri dan anak-anak
Kaligula pun hendak dibantai. Saat itu pihak istana telah mengangkat Claudius
paman Kaligula untuk menjadi Kaisar namun senat Romawi tidak setuju dan
Claudius sendiri enggan untuk jadi kaisar meskipun dia didukung militer. Agripa
diminta nasehat dan berhasil menjadi mediator bagi senat, istana, militer dan
Claudius sendiri.
Besoknya Claudius diangkat menjadi kaisar dan Agripa diangkat
menjadi raja di seluruh daerah bekas kekuasaan Herodes Agung selain juga dia
berkuasa atas Yudea dan Samaria. Kaisar Claudius yang cenderung lemah lembut
dan tidak berasal dari militer meskipun didukung penuh oleh militer mengeluarkan
perintah yang amat menghormati keagamaan Yahudi. Dia memberi kebebasan dan
keamanan bagi ibadah Yahudi.
Petronius yang berada di Yerusalem segera kembali ke Siria
dan melanjutkan tugas sebagai gubernur di sana. Raja Agripa kembali ke
Yerusalem dengan sambutan yang baik oleh para Imam dan dia menjalankan ibadah
sebagai orang Yahudi yang saleh. Namun para pengikut Yesus selalu ditantang dan
dimusuhi.
43 m – Kaisar Klaudius membuktikan kemampuannya dengan
menguasai Britania dan mendirikan Londonium di sana. Saat itu terkenal seorang
Jendral muda yaitu Vespasianus. Di saat yang sama, para Yahudi dan Farisi
berusaha menghasut Romawi untuk memusuhi dan menekan para pengikut Kristus.
44 m – Rasul Yakobus anak
Zebedeus ditangkap oleh Herodes Agripa. Tentara yang menangkapnya adalah juga
seorang yang percaya Kristus. Akibatnya mereka berdua dipancung mati karena
tentara tersebut mengakui imannya di depan semua pengawal. Saat itulah Petrus
dan Yohanes turut ditangkap oleh perintah Herodes Agripa.
Herodes Agripa pergi ke Kaisarea untuk mengunjungi Kaisar
Klaudius. Dengan jubah perak yang berkilauan dia pergi ke alun-alun kota.
Melihat keindahannya rakyat Kaisarea memuja dia seperti dewa dan bahkan
menyembah dia. Saat itu dia melihat seekor burung hantu di atas tali di dekatnya.
Dia jatuh sakit dan 5 hari kemudian meninggal. Kematiannya diratapi banyak
rakyat Yahudi namun disenangi para prajurit Romawi. Kaisar lalu mengangkat
Kuspius Fadus menjadi Gubernur Yudea menggantikan posisi Agripa. Saat itu
muncul pula Theudas dari kaum Zelot yang mengaku Mesias. Saat sedang
mengumpulkan massa di sungai Yordan dia diserbu Romawi dan dipancung. Fadus
terlalu jauh mengurusi Israel hingga dia menjamah urusan bait suci. Warga amat
marah dan menghadap kaisar di Roma agar menghentikan Fadus. Agripa anak dari
Herodes Agripa pun turut meyakini Klaudius agar menghentikan Fadus. Akhirnya
Herodes Khalkis saudara Herodes Agripa ditunjuk menjadi bendahara bait suci dan
ia juga berhak mengawasi kegiatan bait Allah dan mengangkat imam besar.
46 m – Tiberius Aleksander diangkat menjadi gubernur yang
baru. Dia menangkap dan menyalibkan dua pemimpin zelot yang ganas yaitu Yakobus
dan Simon.
47 m – Dari sanalah Roh kudus mengutus Barnabas
dan Paulus menginjili daerah Romawi. Saat itu pula Petrus mengunjungi Roma dan
membina iman jemaat di sana. Di sanalah Simon Petrus dan Simon Magus ahli sihir
berhadapan dan membuktikan kuasa siapa yang terhebat. Jenazah anak dari
Kuprinus seorang pejabat Romawi sedang lewat dan Magus berusaha
membangkitkannya namun gagal. Giliran Petrus, anak tersebut bangkit. Dalam hal
ini Kuasa Allahlah yang bekerja bagi Petrus. Kuprinus dan keluarganya menerima
Kristus dan dibaptis. Setelah dia ada banyak lagi orang lain yang menjadi
Kristen di sana. Petrus bahkan mengabar hingga ke Britania, Galia, Aleksandria,
Asia kecil, dan Mesopotamia.
48 m – Kaisar Klaudius mengangkat Agripa muda yang berusia 21
menjadi penguasa Yudea menggantikan pamannya Herodes Khalkis yang baru
meninggal. Kaisar Klaudius pergi ke Ostia bersama istri mudanya yang cantik,
Messalina. Di sana Messalina menari dalam sebuah pentas dan dengan bebas
bercengkrama dengan Gaius Silius pemuda tampan yang kaya pada pentas tersebut.
Klaudius membunuh kedua pasangan itu dan berjanji tidak lagi akan mendekati
wanita. Saat itu di Istana tinggal pula Agripina keponakan Klaudius adik
kandung Kaligula.
Agripina lalu meminta Seneka mengajari banyak ilmu kepada
anaknya Lucius Domitius. Dia diajari Seneka ilmu sastra dan puisi karena
Agripina melarang anaknya diajari Filsafat. Klaudius lalu mengangkat anak itu
menjadi anak kandungnya dan mengganti namanya menjadi Nero Klaudius Caesar
Drusus Germanicus. Dialah yang akan menjadi Kaisar Nero, kaisar paling kejam
yang menganiaya Kristen.
Saat itu Kumanus yang adalah Gubernur Yudea mengolok-olok
Yahudi di bait suci dengan menempatkan tentara di sana dan melakukan banyak
kejorokan dan penghinaan. Hal itu memicu amarah rakyat dan kerusuhan. Sekejap
tentara Roma dikerahkan memenuhi jalan-jalan Yerusalem dan mebuat panik para
pengunjung bait suci yang hendak merayakan paskah. Tanpa ayunan pedang
pemerintah Romawi telah membunuh 20 ribu orang hari itu juga. Mereka mati
saling menginjak di kerumunan karena panik. Para warga yang pulang berduka
dalam dendam. Paskah Yahudi lagi-lagi menjadi perayaan duka.
Saat itu di Antiokhia, Paulus dan Barnabas
telah kembali dan memberitakan keberhasilan mereka menginjil di Roma dan
Yunani. Para Yahudi Kristen dari Yudea datang dan menghasut jemaat di Antiokhia
untuk disunat seperti hukum Musa. Hal itu membuat Paulus berang dan terjadi
perdebatan. Akhirnya sidang jemaat di Antiokhia terpecah dua, ada yang percaya
sesuai pengajaran Paulus tanpa sunat, dan ada yang percaya bahwa mereka harus
pula disunat. Saat itu akhirnya sidang menghasilkan keputusan untuk mengutus
Paulus dan Barnabas ke Yerusalem menanyakan hal terbaik apa yang harus ditempuh
oleh jemaat bukan Yahudi.
Mereka berangkat dan singgah di Fenisia dan
Samaria menceritakan perkembangan jemaat di Eropa. Jemaat Yahudi di sana senang
mendengar hal itu. Hasil dari sidang para rasul di Yerusalem menghasilkan
keputusan bahwa jemaat non Yahudi hanya dianjurkan untuk menjauhi makanan yang
dipersembahkan kepada berhala, menghindari makan darah, dan menghindari
percabulan.
Namun persoalan antara orang yahudi taurat dan
Kristen terus meluas dan memanas di Roma hingga kaisar segera mengusir orang-orang
Yahudi dari Roma. Ini membuat orang Yahudi Kristen dan Yahudi non Kristen harus
angkat kaki dari Roma. Saat itu terkenal nama-nama seperti Dorkas si pemberi
dan Priskila dan Akwila sebagai jemaat-jemaat Kristen di sana.
Pejuang Zelot marah dan melakukan teror di mana-mana terhadap
semua warga Roma yang ada di Yudea. Hal ini membuat Cumanus mengerahkan tentara
dan dan menindas penduduk sebagai pembalasan.
50 m – Terjadi lagi kerusuhan saat paskah di mana orang
Yahudi bentrok dengan warga Samaria yang melarang mereka melewati perbatasan
Yenin untuk pergi ke Yerusalem. Banyak orang Yahudi yang mati terbunuh saat
itu. Karena Cumanus telah menerima uang sogok dari Samaria maka dia mendiamkan
hal tersebut. Sebagai balasan pejuang Zelot yang dipimpin oleh Eleazar
membantai setiap warga di desa-desa Samaria yang mereka lewati. Hal ini
dilaporkan pada Cumanus hingga dia kembali bertindak melindungi warga Samaria
dan menekan orang Yahudi. Perang besar kembali terjadi dan kaum Zelot banyak
yang tewas.
Saat itu Barnabas dan Markus si penulis injil
Markus ada di Siprus. Paulus mulai melakukan perjalanan injilnya
yang kedua. Dia mulai dari Makedonia lalu menuju Yunani. Sementara itu Silas,
Lukas, dan Timotius tetap tinggal di Makedonia. Paulus tiba di Korintus dan
bertemu Akwila tukang tenda. Di sana ia bersama Akwila menginjil sambil menjadi
tukang tenda.
51 m – Di Korintus Paulus tinggal selama
setahun lebih. Orang Yahudi amat membencinya dan mengadukan kepada Gubernur
Galio namun dia tidak menghiraukan mereka. Dari Korintus Paulus bertolak ke
Efesus.
Saat itu Agripa II tepat berada di istana. Dia lalu meminta
bantuan Agripina istri Klaudius untuk membela perkara bangsa Yahudi dari
penumpahan darah orang Samaria. Ketika mendalami kasus-kasus tersebut akhirnya
kaisar Memutuskan kesalahan ada pada Jenderal Romawi Celes yang sering menghina
kepercayaan Yahudi dan bait suci. Dia dituntut bertanggung jawab atas setiap
kerusuhan di Yerusalem. Akibatnya dia digiring sepanjang jalan Yerusalem dan
dihukum mati di depan rakyat.
Feliks menggunakan taktik baru yang lebih halus dan menipu.
Dia berjanji jika para Zelot menyerah maka akan dilindungi. Namun saat Eleazar
menyerahkan diri dia malah ditahan dan dikirim menghadap kaisar. Hal ini
membuat kaum Zelot marah dan memunculkan gerakan baru yang lebih menakutkan.
Mereka membentuk kelompok sicari yang bersenjatakan Sica, sebuah pisau yang
dapat diselipkan di jubah. Dengan itu mereka dapat berada di mana saja di
kerumunan orang dan secara tiba-tiba tanpa ketahuan telah menikam setiap orang
incaran mereka. Mereka beroperasi siang dan malam hari. Israel tidak pernah
aman dan terus mencekam.
Yonatan imam bait suci turut menjadi korban kaum Sicari.
53 m – Setelah lama di Antiokhia, Paulus
bertolak ke Efesus dan singgah di Galatia dan Frigia. Ini adalah perjalanannya
yang ketiga.
54 m – Di Roma, Nero anak Agripina dan anak angkat Kaisar
Klaudius sudah berumur 17 tahun. Agripina ingin Nero yang menjadi Kaisar maka
dia menyuruh Locusta menyiapkan racun maut dan meracuni Klaudius suaminya.
Akhirnya Ratu Agripina meloloskan anaknya Nero menjadi kaisar Roma berikutnya.
Tindakan awal Nero adalah memberikan 4 daerah baru bagi Agripa II sahabatnya
56 m – Setelah 3 setengah Tahun mengabar di
Efesus akhirnya Paulus kembali ke Yerusalem hendak merayakan paskah. Dia
ditangkap di sana dan ditahan sebagai tahanan militer. 40 Gerombolan Sicari
beserta imam kepala bersumpah untuk tidak akan makan apapun sebelum membunuh
Paulus. Tetapi rencana pembunuhan mereka bocor dan tentara Romawi menyiapkan
pengawalan berlapis ganda terhadap Paulus. Paulus dipindahkan ke Kaisarea
dibawah pimpinan dan awasan Feliks gubernur di sana. Meskipun menurut peraturan
Paulus harus dibebaskan sebab dia warga negara Roma dan telah berada di luar
otoritas Yahudi tapi Feliks tidak mau membebaskan tanpa uang sogok. Selama 2
tahun di penjara Paulus mengajar Injil Kristus kepada setiap tamu, tahanan, dan
para jemaat dari Yudea dan Siria yang datang berkunjung. Dokter Lukas selalu
mendampingi Paulus saat itu dan menulis kitab Lukas serta Kisah para rasul. Itu
dikarenakan dia bergaul erat dengan para jemaat di Yudea sumber dia mendapatkan
berita tentang Yesus semasa hidup.
Akhirnya Paulus dikirim ke Roma menghadap
kaisar Nero. Saat itu Barnabas telah mati martir di Salamis kampung asalnya.
Dia dikuburkan oleh Markus pengiringnya. Markus lalu pergi ke Sirene di Afrika
utara dan mengabar injil di sana di kampung halamannya. Ketika berada di
Aleksandria Mesir Markus menginjili tukang sepatu Anianus dan dia menjadi orang
Kristen pertama di Mesir. Saat itu terkenal ungkapan Kristen di sana yaitu Heis
ho Theos yakni Allah adalah Satu. Beberapa minggu kemudian orang Kristen
bertambah banyak di Aleksandria. Karena tekanan warga Mesir mulai terasa maka
Markus mengangkat Anianus menjadi kepala Jemaat di Aleksandria dan bertolak ke
Roma. Di sana Markus bergabung dengan Petrus. Sementara itu Bartelomeus dan
Filipus sibuk menginjili daerah Asia lainnya yaitu Lidya dan Frigia. Di
Hierapolis kedua Rasul itu tinggal di rumah Stakhys seorang Kristen juga.
Mereka menyembuhkan mata Nikanora istri dari gubernur di sana dan Nikanora
menjadi pengikut Yesus. Namun Gubernur tidak senang dan menangkap kedua rasul
itu serta menghadapkan mereka di mezbah dewa ular. Saat itu mereka mengusir roh
dewa ular tersebut dan tampak nyata seekor ular hitam yang keluar dari Mezbah.
Para imam mengamuk dan menyeret kedua rasul serta memyiksa dan membunuh
Filipus. Dia ditusuk berkali-kali dan digantung dengan kepala di bawah.
Sementara Bartelomeus diikat rambutnya ke sebuah tiang. Setelah itu Bartelomeus
mereka lepaskan dan ia pergi ke Armenia.
62 m – Para pemimpin dan tokoh-tokoh Yahudi
sudah banyak yang percaya Yesus. Kekristenan selalu dimata-matai dan dimusuhi.
Saat itu Rasul yang amat menonjol di Yerusalem adalah Yakobus yang setiap hari
berada di bait Allah dan berdoa. Dia terkenal berlutut unta sebab telah kebal
karena sering berdoa di sana. Para imam Yahudi dan tokoh lainnya bersepakat untuk
membunuh Yakobus. Saat perayaan paskah tiba mereka menjebak Yakobus di bait
suci dan memaksa dia berbicara imannya. Imam besar Hananas memandu Yakobus ke
bubungan bait suci. Saat itu Yakobus berkhotbah di depan orang banyak. Dia
memberitakan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Terjadi pro dan
kontra dan tiba-tiba dia dijatuhkan dari atas bubungan bait Allah. Dia lalu
dirajam sampai mati di bawah lontaran batu dan pukulan benda keras. Sambil
berdoa Yakobus mengakhiri hidupnya di dalam Kristus. Tindakan Hananas yang
menyingkirkan mayat Yakobus dengan cara yang keji membuat orang-orang Yahudi
sendiri membencinya. Saat itu Simon anak Kleopas terpilih menjadi kepala jemaat
di Yerusalem menggantikan Yakobus.
Gubernur Yudea Albinus kembali bertikai dengan kelompok
Sicari yang makin merajalela. Sicari tidak segan-segan meneror dan menangkap
para imam dan keluarga imam untuk membujuk Albinus agar membebaskan para
tawanan sicari. Saat itu sogok-menyogok terjadi di kalangan Imam-imam,
pemerintah Roma dan keluarga Kaisar demi kelangsungan jabatan masing-masing.
Saat itu Hanas tua imam besar pertama yang diangkat oleh pemerintah Roma telah
menjadi amat kaya bahkan melebihi kekayaan Gubernur Yudea yaitu Albinus. Bahkan
Albinus sering menerima sogokannya. Keadaan semakin parah saat para imam
berlaku seperti penjajah dalam hal menagih persembahan persepuluhan dan
lain-lain. Bahkan mereka memakai tentara untuk menagihnya karena telah
bersekongkol dengan Romawi. Rakyat diperas habis-habisan. Saat itu munculah Josephus
seorang muda terpelajar dan salah satu tokoh di bait suci yang bersih dari
korupsi. Dia pergi ke Roma untuk membebaskan 2 imam tawanan Nero yaitu
bendahara Helikas dan temannya.
Terkenal seorang anak petani bernama Yosua yang
bernubuat tentang kehancuran Yerusalem. Meski disiksa berkali-kali dan diadili
dia tetap bersuara hal yang sama yaitu nubuat kehancuran Yerusalem hingga para
Romawi dan Imam Besar membiarkannya. Saat dicambuk dia tidak memperlihatkan
rasa sakit dan meneteskan air mata, melainkan terus menyuarakan kehancuran
Yerusalem. Saat itu jemaat kristen di sana bertumbuh makin pesat meski dalam
tekanan.
64 m – Kaisar Nero amat terikat dengan kecantikan Poppaea,
hingga dia bahkan membunuh istri awalnya dan ibunya sendiri demi menikahi
Poppaea. Saat itu Kleopatra mengunjungi Poppaea temannya untuk meminta jabatan
baik bagi Gessius Florus suaminya. Oleh Nero, Florus diberikan kepercayaan
menguasi Yudea yang kaya akan sumber alam. Namun para imam sadar kini pemimpin
mereka yang baru ternyata adalah koruptor dan rakus seperti mereka.
Nero terkenal seorang ahli seni dan teater. Dia membangun
banyak gedung kesenian dan teater di Roma. Ini adalah sejarah baru bagi Romawi
di mana mereka memasuki era sastra yang tinggi. Namun para bangsawan, senat dan
kaum tua menganggap seni teater termasuk menyanyi adalah suatu kehinaan bagi
seorang pejabat apalagi kaisar. Mereka muak dengan perilaku Nero yang suka
tampil di atas panggung berpuisi, menyanyi dan berakting. Bagi para tentara
Romawi hal itu adalah kelucuan dan konyol. Namun Nero menikmati gaya hidupnya
tersebut dan menjadi idola para kaum muda Romawi dan Yunani. Sekat budaya
Romawi mulai kelihatan ketika para generasi tua muak dengan seni Nero sementara
generasi muda mereka amat mengangungkan Kaisar. Nero semakin keranjingan tampil
bernyanyi dan berpuisi hingga akhirnya dia berperan sebagai wanita hamil.
Dengan penghayatan yang baik dia melakukan perannya, hal itu menjadi bahan
tertawaan para tentara dan membuat senat semakin gusar. Dia bahkan memerankan adegan
orang gila dan perempuan cantik beserta gerakan.
Di sisi lain dia adalah pengendara kereta perang yang handal
dan sering tampil di balap kereta sirkus Maximus. Padahal itu amat memalukan
bagi kaisar sebab hanya para gladiator rendahan dan budak yang melakukannya
untuk jadi tontonan. Para senat tidak lagi getol mengurus negara tapi sibuk
mengomel tentang kaisar dalam sidang sementara para tentara menikmati banyolan
setiap hari di barak-barak militer. Usaha menggulingkan kaisar gagal sebab
banyak rakyat mendukung Nero.
Tepat musim panas terjadilah kebakaran hebat di Roma. Konon
api bermula dari toko kecil di timur kota dekat gelanggang sirkus Maximus. Api
dengan cepat menyebar dan membakar hampir seluruh Roma. Saat itu kaisar dan
ratu sedang berada di pantai Antium 55 km dari Roma.Bahkan Istana kaisar di
atas bukit Palatinus pun dilalap api. Saat itu nero tampil di tengah-tengah
rakyatnya dan menghibur mereka bahkan bergaul dengan mereka dan berusaha
menenangkan mereka. Dia lalu naik ke atas gedung pertunjukkan yang tersisa dan
menatap Roma yang masih dilalap api dengan bernyanyi sedih sambil memainkan
kecapi. Warga senang melihat kaisar menumpahkan isi hatinya dalam lagu. Namun
para senat menyatakan bahwa itu adalah sukacita Nero yang senang melihat api. Akibatnya
timbul cerita bahwa Nero sendiri yang membuat kebakaran itu padahal dia turut
rugi amat besar. Roma kembali dibangun dengan kekuatan dua kali lipat. Meskipun
bersungguh-sungguh menolong rakyat, namun Nero terus dituduh sebagai pelaku
utama kebakaran itu. Karena tentara masih menyukai Nero maka mereka mencari
cara agar jangan Nero yang disalahkan lagi. Saat
itu desas-desus muncul bahwa api itu hukuman Tuhan atas penyembahan berhala
orang Romawi. Ketika mendapati bahwa desas-desus itu berasal dari kaum Kristen
maka akhirnya kaum Kristenlah yang dituduh pelakunya. Ketika hal ini dilaporkan
pada kaisar, dia amat marah dan menyuruh menangkap setiap orang Kristen dan
membunuh mereka. Ini adalah awal dari aniaya besar di Roma terhadap
Kekristenan.
Mereka dibawa ke arena dan disalibkan, disiksa,
dibakar, dijadikan makanan singa hidup-hidup. Meski begitu tuduhan terhadap
kaisar masih terdengar hingga Nero amat berang dan bertambah kejam terhadap
orang Kristen. Saat itu Petrus dan Paulus telah ditangkap dan ditahan di Roma.
Xanthippe istri dari Albinus sahabat kaisar tahu bahwa Petrus akan segera
dihukum mati maka dari itu dia meminta Petrus segara lari oleh bantuannya. Saat
ditengah jalan dalam pelarian, Petrus bertemu penglihatan Yesus yang sedang
menuju Roma sambil memikul salib. Saat itu dia sadar bahwa dia memang akan
disalibkan di Roma. Dia lalu kembali dan siap menghadapi hukuman.
Dia dipindahkan ke penjara Mamertin di mana itu
terletak di gua bukit Kapitolinus. Hanya ada lubang kecil untuk masuknya matahari
dalam gua itu dan sangat kotor dan gelap. Seorang raja bernama Jugurta asal
Numidia pernah disekap di sana dan menjadi gila. Petrus dibelenggu di tonggak
keras agar dia tetap berdiri. Kedua sipir penjara bernama Prosessus dan
Martinianus akhirnya percaya kepada Kristus oleh penginjilan Petrus kepada
mereka. Berikutnya menyusul 47 orang lainnya percaya kepada Yesus.
Saat itu Paulus telah menulis suratnya yang
kedua kepada Timotius di mana di situ tertera jelas kalau ia sudah tahu bahwa
ini adalah akhir hidupnya di dunia dan dia sudah menang. Timotius membaca surat
itu bersama-sama dengan Priskila dan Akwila. Ketika Nero akan mengikuti
festival seni di Yunani dia berpesan untuk menghukum mati Paulus. Ferega dan
Parthemis ditugaskan untuk itu dan mereka pergi mengambil Paulus dari penjara
namun sebelum melakukan tugasnya mereka serentak memberi diri menjadi pengikut
Kristus.
Paulus dipancung di jalan Ostia 5 km dari Roma.
Sementara Petrus disalibkan terbalik di Arena sirkus taman Nero.
Sarus dan Arfaksat tiba lebih dulu di kota
Suanir dan menghasut imam kuil matahari di sana agar tidak menerima kedua Rasul
yang akan datang. Ketika Yudas dan Simon menginap di rumah Sennes seorang
Kristen di sana, mereka diseret dan diadili di dalam kuil Matahari. Mereka
dirajam dan dibantai di sana. Sennes dikeroyok hingga mati. Simon dan Yudas
dikuburkan di desa kecil bernama Kara Kelesia di dekat laut Kaspia. Kuburan itu
masih ada hingga saat ini.
Ketika Josephus kembali ke Yerusalem, seluruh Yudea telah
dikuasai Zelot yang bersiap berperang melawan Roma yang amat kuat. Para imam
dan Josephus amat waspada dan takut rakyat akan dibantai dalam pertempuran
nanti. Josephus lalu mengunjungi para pejuang Zelot dan menghimbau untuk
menahan diri sebab Romawi terlalu kuat. Namun mereka tidak peduli dan marah.
65 m – Kedatangan Gessius Florus ke Yerusalem bukannya
membawa damai tapi malah menyulut perang. Dia menyita 17 talenta harta Bait
sci. Gubernur Siria datang dan mendengar keluhan rakyat namun enggan bertindak.
Pertempuran terjadi sengit di benteng Antonia yang dikuasai Zelot. Menahem anak
Yudas dari Galilea memimpin pasukan menyerbu gudang senjata Herodes di Masada.
Mengetahui kondisi semakin genting terjadi perang maka Cestius Gallus dan
Agripa II berusaha mengurungkan niat Yahudi untuk berontak. Akhirnya zelot dan
orang Yahudi melunak dan bersedia membangun kembali jembatan Antonia seperti
perintah Florus atas bujukan Agripa II. Namun ketika disuruh mematuhi Florus
sebagai Gubernur mereka menjadi marah dan ingin membunuh Florus yang terkenal
amat rakus dan korupsi. Agripa II tak bisa berbuat banyak dan pergi.
Mei 66 m – Eleazar anak Ananias menjadi Imam besar yang baru.
Dia berani dan tegas dan tidak memperbolehkan campur tangan asing atas bait
suci. Dia menghentikan kegiatan doa terhadap kaisar dan itu menyulut perang
dengan Romawi. Menahem datang ke Yerusalem dan membunuh Imam besar Ananias. Dia
lalu duduk di singgasana dan menangkat diri sebagai Raja Israel dan Mesias.
Eleazar amat marah dan menentangnya. Terjadi perang dan Menahem yang kalah
jumlah akhirnya lari. Jenderal Miletus tahanan Menahem beserta beserta pasukan
Romawi lainnya dibantai oleh Eleazar.
Di Kaisarea terjadi perang sipil. Orang non Yahudi membunuh
20 ribu orang Yahudi. Kaum Zelot marah dan membalas membantai serta membakar
setiap kota orang non Yahudi di sana. Tentara Roma bertindak melawan Yahudi dan
membantai banyak rakyat secara missal. Sementara itu di Roma kaisar Nero
memulihkan tahta Raja Tiridates dari Armenia yang dipecat oleh jenderal
Korbulo. Sebagai jaminan atas pemulihan itu maka Tiridates menyerahkan para
puteranya dan putera beberapa saudaranya untuk tinggal di Roma.
“Aku berkuasa mengambil alih atau memberikan kerajaan.
Sekarang kunyatakan kau Raja Armenia.”
Demikian pernyataan Nero saat itu. Kejadian itu membuat
perdamaian lama antara Roma-Partia-Armenia.
Di Palestina , Cestius Gallus memimpin batalyon 12 Romawi
(pasukan khusus yang sama dengan pasukan yang menyalibkan Yesus Kristus) untuk
menyerbu Israel untuk memberantas Zelot. Mereka berjalan sepanjang Ptolemais
sampai Galilea dengan membakar dan menjarah setiap kampung yang ada. Bahkan
kota terkuat di Galilea yaitu Sephoris menyerah tanpa perlawanan. Saat menembus
Yerusalem tentara Cestius Gallus dihadang perlawanan sengit Yahudi yang
berkumpul untuk merayakan hari pondok daun. Romawi kalah dan mundur namun
Yerusalem masih terkepung. Saat itulah para rasul
dan jemaat Kristen di Yerusalem bersidang dan mengambil keputusan untuk
menyingkir ke Pella di pegunungan. Mereka tanggapi itu sesuai dengan nubuat
Yesus tentang pengepungan Yerusalem di mana umatNya disuruh mengungsi ke
pegunungan. Namun sulit ada kesempatan sebab mereka terkurung oleh Zelot di
dalam Yerusalem dan oleh Romawi di luar Yerusalem.
Romawi mulai menyerang dan membakar Bezetha serta mengepung
utara Zion. Pasukan Zelot memperkuat diri di bait suci. Hujan batu dari katapel
raksasa dan panah berhamburan di mana-mana. Ketika pasukan Romawi berhasil
melubangi tembok Yerusalem mereka justru mundur secara tiba-tiba. Hal itu
dikarenakan Cestius Gallus waspada akan musim dingin yang mendekat padahal dia
sudah di amabang kemenangan. Melihat musuh mundur pejuang Zelot maju dan menghadang Romawi di luar kota di antara
bukit. Pasukan Romawi menderita kekalahan.
Saat itu Yerusalem sepi ditinggal kedua pihak
yang bertikai. Ini menjadi momen tepat bagi umat Kristen untuk segera keluar
mengungsi dengan cepat dan memusatkan kegiatan Kristen Timur di Pella sementara
Kristen barat di Roma. Saat itu kaum Zelot berhasil memukul mundur Romawi. Di
sepanjang jalan bergelimpangan mayat tentara Roma.
Sebagai pemimpin Galilea Josephus yang tahu betul kekuatan
Romawi mendidik pemuda di sana menjadi tentara yang keras. Namun di lain pihak
Yohanes Giskhala tidak setuju dengan cara Josephus sebab dia iri.
Di Roma kaisar Nero tetap tampil di teater-teater. Suatu saat
Jenderal Vespasianus tertidur saat dibawa menonton Nero tampil. Dia terancam
disuruh bunuh diri oleh Kaisar sebab itulah hukuman bagi orang yang tertidur
saat kaisar tampil di panggung. Namun saat itu Nero menerima kabar buruk
kekalahan Romawi di Israel. Dia lalu menugaskan Vespasianus untuk meredam Yudea
dan memulihkan pemerintahan Romawi di sana. Para pemberontak Yahudi yang akan
ditangkap nanti dipersiapkan untuk menggali terusan di Semenanjung Korintus.
Bersama Jenderal Titus anaknya, Vespasianus berangkat menuju Yudea beserta
tentara lengkap mereka berkumpul di Ptolemais.
Di Galilea, Yohanes Giskhala hampir berhasil membunuh
Josephus namun dia akhirnya malah dimusuhi rakyat dan lari. Ketika Romawi yang
kuat tiba di Sephoris, kota itu jatuh tanpa perlawanan. Pertempuran lalu
terjadi di Yotapata. Di sana Romawi benar-benar kelabakan menghadapi taktik
perang yang handal dari Josephus. Namun akhirnya setelah lama bertempur
Yotapata akhirnya Jatuh. 40 ribu warga kota dibantai dan 1200 anak-anak dan
wanita digirng menjadi tawanan. Josephus dan 40 kawannya bersembunyi di dalam
gua bawah tanah. Mereka lalu membuang undi untuk saling membunuh agar tidak
dibunuh musuh Romawi. Secara ajaib Josephus mendapat undian terakhir untuk
membunuh 1 kawannya yang tersisa baru dia yang harus bunuh diri sendiri. Namun
Josephus tidak membunuh kawannya itu melainkan pergi menyerahkan diri. Dia
ditangkap Vespasianus yang kagum akan kepemimpinannya. 6000 tawanan dikirim
kepada Nero untuk pekerjaan di Korintus.
Sept 67 m – Benteng Gamala jatuh, Romawi terus merangsek
menuju Yerusalem.
Saat itu tinggal 5 rasul yang tersisa dari 12
rasul Yesus. Andreas dan Bartelomeus di Skitia dan Armenia utara, Tomas di
India, Matius di Mesir dan Etiopia selatan, dan Yohanes di Asia kecil dan Efesus. Ketika di Efesus, Yohanes ditangkap
oleh Romawi. Karena Kaisar Nero saat penangkapan itu masih ada Yunani makanya
Yohanes tidak dibawa ke Roma tapi langsung dibuang ke pulau Patmos. Pulau
karang berbatu terjal 90 km dari Efesus tempat dia bekerja sebagai budak
penambang batu yang diperuntukkan pembangunan jalan di Roma. Di pulau inilah
Yohanes menerima Wahyu Tuhan Yesus Kristus seputar akhir zaman. Saat bersamaan
di Roma rencana kudeta terhadap Kaisar Nero semakin matang.
Karena kecanduan Seni dan olahraga, Nero mengabaikan
pemerintahan. Sudah setahun lebih dia berada di Yunani dan menggondol berbagai
medali serta dipuja dan puji rakyat banyak. Namun di Roma senat makin benci.
Jerman mulai berontak di bawah pimpinan jenderal Vindex.
68 m – Atas bujukan Helios maka Nero mau kembali ke Roma
dengan kemegahan sebagai pahlawan pembawa piala dan medali.
Saat itu Markus kembali ke Aleksandria Mesir
dan membawa salinan kitab yang dia terjemahkan dari ajaran Petrus. Di Mesir
umat Kristen telah berkembang amat pesat. Pada saat orang Kristen merayakan
paskah bertepatan dengan hari raya dewa serapis, para imam serapis menangkap
Markus yang sedang berkhotbah di dalam gereja. Dia diseret hingga
tercabik-cabik dan darahnya berhamburan sepanjang jalan. Saat mereka akan
membakar mayat Markus, turun hujan lebat hingga mereka lari ketakutan. Markus
lalu diambil para jemaat dan dikuburkan tepat di bawah gereja.
Di Yerusalem yang sedang menghadapi ancaman serangan Romawi
yang mendekat malah terjadi permusuhan antara Imam Hananas dan Eleazar pemimpin
Zelot. Para imam mengunci pintu bait Allah dan mengepungnya hingga kaum zelot
yang bermarkas di dalam tidak bisa keluar. Saat itu datang Yohanes Giskhala
yang baru lari dari Galilea. Melihat para Imam tidak sepaham dengan kaum Zelot
seperti dia maka Giskhala meminta bantuan tentara di Idumea. Mereka datang dan
membantai para imam yang melawan, bahkan rakyat Yerusalem banyak turut jadi korban
sebab dianggap antek-antek Romawi. Mayat Imam Hananas bahkan dilempar dan
dimakan anjing-anjing.
Ketika pasukan Idumea kembali ke markasnya, kaum Zelot terus
melakukan pembantaian di Yerusalem terhadap setiap orang yang mereka anggap
memihak para imam dan Romawi. Jenderal Vespasianus memilih diam melihat
musuhnya saling membunuh walaupun Titus anaknya sudah tak sabar ingin
menyerang.
Ketika pemberontakan Jenderal Vindex di Jerman digagalkan,
muncul pemberontakan Jenderal Galba di Spanyol. Nero amat marah dengan hal itu.
Saat itulah Nero baru sadar dia dalam bahaya kudeta sebab ternyata kalangan
senat, istana, dan tentara telah bersepakat mengenyahkan dia. Nero ditinggal
sendiri di istana hingga dia lari ke rumah pelayannya bernama Faon. Di sana
Nero sempat mendengar orang berseru untuk membasmi Nero dan mendukung Galba.
Dia takut dan sedih hingga menusuk lehernya sendiri dan mati tepat di saat
tentara datang untuk menangkapnya. Jenderal Galba yang berusia 73 tahun
menggantikannya. Oleh perintahnya maka Yohanes
dibebaskan dari pulau Patmos.
Ketika keluar dari tahanan dan menikmati
kebebasan, Yohanes mengaami banyak pertumbuhan rohani dalam pelayanannya hingga
dia kembali menulis 3 surat atau 3 kitab Yohanes. Saat itu muncul pulalah
ajaran sesat dengan mengatakan bahwa Yesus tidak pernah datang dalam wujud
manusia melainkan dalam rupa hantu. Dengan keras Yohanes menentang ajaran itu.
Ketika ada di permandian umum Yohanes bertemu dengan Serintus si pengajar
doktrin tersebut. Yohanes segera keluar sebab dia tidak sudi bertemu dengan
pengajar sesat.
Andreas sempat mengunjungi Yohanes di Efesus.
Dia baru saja dari Byzantium dan mentahbiskan Bishop baru di sana yang bernama
Stakhys. Dari Andreaslah Yohanes mengetahui bahwa Bartelomeus telah mati martir
di Armenia. Bartelomeus berhasil membuat raja Armenia percaya kepada Yesus
namun Astriges saudara raja marah, bersama imam-imam asytoret dia membunuh
Bartelomeus. Ada yang mengatakan bahwa dia dikuliti hidup-hidup dan ada yang
mengatakan dia dipentung sampai mati.
Jenderal Galba hanya 8 bulan memerintah dan
dibunuh secara sadis di Forum Romanum oleh pengikut Otto. Tapi Vitelius pun
bertekad menjadi kaisar. Dia datang ke Roma dengan pasukannya dan perang pun
terjadi.
Di Yudea jenderal Vespasianus masih harus melawan kekuatan
Zelot dan Sicari di Masada, Herodium, dan Makhaerus. Masih ada juga Yerusalem
kota benteng terkuat milik Zelot di sebelah timur. Di Yerusalem sendiri
kekuatan Israel tebagi dua. Kaum Zelot pimpinan Eleazar dan Zelot Sicari
pimpinan Yohanes Giskhala. Mereka bertentangan dan mengakibatkan rakyat dan
kaum tanpa senjata yang menjadi korban termasuk para imam, namun saat itu kaum
Kristen telah meninggalkan kota. Saat itu pula pejuang lain di bawah pimpinan
Simon dari Giora telah berkemah mengepung Yerusalem setelah merebut Idumea dari
kekuasaan sesama Yahudi. Para imam yang muak ditindas oleh dua kelompok zelot
di dalam Yerusalem meminta bantuan Zelot Sicari di bawah pimpinan Simon Giora.
Ketika Simon diizinkan masuk ke Yerusalem dia malah memperkeruh suasana dan
permusuhan di dalamnya.
Kelaparan hebat melanda Yerusalem, Eleazar mempunyai pangan
di gudang bait suci, Giskhala menjarah rakyat, dan Simon menguras jagung serta
gudang-gudang kota. Rakyat ditindas dalam kelaparan, jika dia hendak mencari makan
di luar kota dia akan dibunuh sebab dianggap akan melapor menjadi mata-mata
Romawi. Giskhala lalu membakar semua gudang di kota untuk membuat Simon
kewalahan. Namun Simon melakukan hal yang sama atas pangan Eleazar dan
Giskhala.
Ketika pasukan Vespasianus mendengar gejolak pemerintahan di
ibukota Roma, mereka tergerak untuk bertindak sama yaitu mengangkat jenderal
mereka Vespasianus untuk menjadi Kaisar. Vespasianus menyetujui usul tersebut
dan meminta dukungan gubernur Roma di Mesir. Tepat 1 Juli Vespasianus
dinobatkan di Mesir sebagai Kaisar Roma yang baru. Seluruh Kekuasaan Romawi di
timur dengan demikian beralih mendukung Vespasianus. Vespasianus lalu pergi ke
Italia untuk merebut kekuasaan mutlak dan menugaskan anaknya untuk
menyelesaikan pergolakan di Yudea dan merebut Yerusalem.
Saat Yohanes menerima kunjungan Andreas datang
pulalah bishop-bishop dari Asia terdekat. Mereka mendesak Yohanes untuk menulis
cerita tentang Yesus sebab rasul-rasul yang melihat Yesus secara langsung
tinggal sedikit. Rasul Yohanes berpuasa bersama mereka selama 3 hari sebelum
akhirnya dia menuliskan kisah Yesus dalam injil Yohanes.
Andreas pergi ke Patare dan menyembuhkan istri
gubernur Aegestes yaitu Maximilia. Dengan demikian Maximilia lalu percaya
kepada Kristus disertai dengan keluarga Gubernur dan banyak orang berikutnya.
Bahkan Stratocles saudara gubernur Aegestes pun menjadi Kristen. Aegestes marah
dan menghukum cambuk Andreas dan menyalibkan dia dengan palang berbentuk X. Dia
diikat di situ berhari-hari dan orang-orang yang melihatnya menjadi iba serta
membenci gubernur yang kejam. Namun dengan tabah Andreas menikmati hukuman
tersebut sambil berdoa sementara terjadi unjuk rasa besar-besaran dari rakyat
yang menentang tindakan gubernur yang dianggap tidak pantas dilakukan kepada
orang sebaik Andreas. Andreas lalu menyerahkan nyawanya dan meninggal.
69 m – Vespasianus kaisar Roma di timur membebaskan
tawanannya Josephus yang dinilainya amat berbakat dan dapat mendukung dia serta
menghargai nubuat Josephus bahwa dia akan menjadi kaisar. Sewaktu Vespasianus
baru menuju Alexandria kabar gembira muncul bahwa Vitelius telah dikalahkan
pendukung Vespasianus di Roma, dengan demikian Vespasianus akhirnya menjadi
Kaisar Romawi secara penuh.
70 m – Titus kembali ke Yudea untuk menuntaskan misi
pemulihan kekuasaan Romawi di Yudea dengan berkekuatan 65 ribu tentara.
Pertempuran sengit terjadi di luar kota Yerusalem antara pasukan Titus melawan
pasukan Zelot dan Sicari. Namun dengan berani dan cekatan Titus berhasil
menguasai jalannya pertempuran. Melihat keadaan genting maka Simon Giora dan
Yohanes Giskhala akhirnya sepakat harus bersatu melawan invasi Romawi. Pada
hari itu meski 2 kali tentara Romawi terdesak namun keberanian Titus berhasil
memompa semangat pasukan Romawi dan mereka akhirnya menang.
Sementara itu Yerusalem amat suram dan dipenuhi mayat akibat
kekerasan dan kelaparan yang melanda. Saat itu nabi Yosua makin giat
berkeliling Yerusalem dan menyerukan kehancuran kota itu. Pada saat hari paskah
di mana Eleazar yang menguasai bait Allah hendak merayakannya, hal itu dipakai
Yohanes Giskhala sebagai momen untuk menyerang mereka dan akhirnya berhasil.
Pertempuran itu menewaskan banyak warga sipil yang hendak berpaskah di bait
Allah. Kini Yohanes berhasil menguasai Bait suci. Nabi Yosua tewas oleh katapel
raksasa Romawi saat dia bernubuat diatas benteng.
Titus tidak mau kota Yerusalem hancur apalagi bait Allah di
dalamnya. Makanya dia mengutus Josephus dan Nikanor untuk mengusulkan
perundingan. Namun jawaban kaum Zelot adalah panah yang melukai Nikanor. Hal
itu membuat pengepungan makin ditingkatkan. Sekali lagi Josephus berusaha
membujuk perdamaian tapi usaha itu sia-sia.
Di dalam kota kelaparan semakin merajalela dan bahan makanan
hampir habis. Banyak orang makan kulit atau cambuk dari jerami,bahkan kotoran
pun dan apa saja yang ada di selokan turut dimakan. Rakyat Yerusalem saling
curiga dan merampas makanan satu dengan yang lain. Belum lagi tindakan kaum
Zelot yang semena-mena. Mayat-mayat banyak yang mulai berlendir dan membusuk
bergelimpangan di mana-mana. Karena serangan para pemberontak bertubi-tubi maka
tindakan Romawi pun menjadi kian kejam. Setiap orang yang keluar dari kota
walaupun itu rakyat biasa yang hendak mencari makanan akhirnya disalibkan
tentara Romawi di luar kota. Setiap hari kira-kira ada 500 orang disalibkan di
luar kota. Saat itu ibu-ibu Yahudi pun berani memakan anaknya sendiri.
Setelah usaha keras yang berkali-kali gagal dan menewaskan
banyak tentara, akhirnya Romawi berhasil menembus benteng pertahanan terkuat di
Yerusalem yaitu Antonia. Pertempuran berlanjut hingga ke gerbang bait Allah
saat Yohanes Giskhala digempur.
7 Agustus 70 m – Korban bakaran di bait Allah terhenti sebab
tidak ada lagi bahan makanan untuk dijadikan korban. Kembali lagi Titus meminta
jalan damai lewat mediasi Josephus namun Zelot menolak meski ancaman adalah
Yerusalem dan Bait Allah akan dihancurkan. Titus sadar bahwa pertempuran tidak
akan berhenti dengan jalan damai. Dia lalu memerintahkan perang total tapi
melarang penghancuran Bait Allah. Sore itu Titus beristirahat di Antonia.
Sesuai perintah tentara hanya boleh membakar pintu Bait Allah dan memadamkan
apinya lalu menerobos masuk mengalahkan musuh.
10 Agustus 70 m - Namun saking marahnya Romawi terhadap Zelot
hingga mereka tidak mengindahkan perintah itu. Mereka membakar seluruh Bait
Allah dan menyerbu pejuang zelot yang kacau-balau. Titus terlambat melihat hal
itu, saat dia datang bait Allah sedang dilalap api. Kejadian itu tepat pada
hari dan bulan yang sama ketika Bait Allah hancur oleh Babel pada 587 sm. Para
pejuang Zelot lalu lari ke barat Yerusalem melalui terowongan.
8 sept 70 m – Perang berakhir dengan kemenangan Romawi. Lebih
dari 1 juta orang Yahudi tewas . 700 Orang dibawa ke Roma untuk dijadikan
tawanan dan dipamerkan dalam parade kemenangan kaisar. 11 Ribu orang mati
kelaparan karena menolak makanan, dan 97 orang dikirim ke beberapa kota untuk
bertarung sampai mati di arena Romawi. Mereka yang berusia 17 tahun ke bawah
dijadikan budak dan 100 ribu orang dikirim ke Mesir untuk kerja paksa
dipertambangan. Yohanes dari Giskhala akhirnya menyerah dan dipenjarakan. Simon
Giora lari dan terus melakukan perlawanan sebelum akhirnya tertangkap dan
dikirim ke Roma.
Beserta ayahnya sang kaisar, Titus memamerkan semua
keberhasilan mereka di Yudea dan barang-barang jarahan dari bait Allah. Simon
Giora lalu dihukum mati di depan kuil dewa Jupiter.
Saat itu tertinggal 3 orang rasul Kristus yang
masih hidup, yaitu Tomas yang menginjil di sepanjang pantai timur India,
Yohanes di Efesus, dan Matius yang akhirnya mati martir di Mesir atau Etiopia.
Tidak ada info jelas seputar kapan dan bagaimana terjadi peristiwa
kemartirannya.
72 m – Saat berhasil mendirikan 7 jemaat di
pantai timur India, kini Tomas beralih ke barat. Di sana dia mendapat tantangan
hebat dari para pendeta Brahma. Dia lalu ditombak saat sedang berdoa di sebuah
gua tempat dia menyendiri. Saat dia mengerang dan belum mati para pendeta
Brahma lari ketakutan. Dia lalu berusaha sampai di kapel dan bersama para jemaat dia berdoa menyerahkan
nyawanya pada Tuhan Yesus. Ketika dia mati sebagai martir sudah ada gereja
ortodoks Siria yang beranggotakan 1.500.000 jemaat dan Gereja Mar Thomar Siria
di Malabar yang jemaatnya 350.000 jemaat,kedua gereja itu hasil penginjilan
Tomas.
98 m – Rasul Yohanes meninggal dalam usia tua.
Dia dibawa para jemaat ke gereja dan berkesempatan menyampaikan pesan-pesan
terakhirnya. Dia menekankan perintah untuk saling mengasihi senantiasa maka
segala sesuatu akan baik. Ada 5 kitab injil hasil tulisan Yohanes yaitu Injil
Yohanes, surat 1, 2, dan 3 Yohanes serta kitab Wahyu.
Kaisar Titus yang menggantikan ayahnya membuat perintah baru
yang bertahan hingga 2 abad berikutnya yaitu;
1. Kaisar Romawi harus dipuja sebagai
dewa.
2. Setiap orang Kristen yang menolak
menyembah apapun kecuali Allah harus diburu dan dianiaya.
395-430 m – Agustinus di Afrika utara menulis bukunya tentang
Filsafat Kristen yang terkenal hingga sekarang.
480-500 m – Abad pertengahan yang terkenal juga sebagai abad
kegelapan di mana kekristenan seolah redup di Eropa terjadi sebagai salah satu
akibat dari invasi suku Got dari utara dan Vandal dari selatan yang menghancurkan
peradaban Eropa, Asia, dan Afrika. Abad kegelapan berlangsung selama 500 tahun.
Namun pendidikan Kristen bisa bertahan dalam masa suram sebab
para biarawan setia mempelajari dan menyalin Alkitab serta mengajar anak muda
dan menolong yang menderita.
1445 m – Johannes Guttenberg menemukan mesin cetak dan
Alkitab adalah buku pertama yang dicetaknya.
1492 m – Paus Aleksander VI membagi dunia menjadi dua bagian
besar. Spanyol berlayar ke barat dan Portugis ke Timur. Colombus dari Spanyol
menemukan benua baru yang belakangan dikenal dengan nama benua Amerika. Di
benua ini gereja Protestan berkembang pesat dengan bebas beserta aliran-aliran
baptis dan metodis. Belakangan aliran Pentakosta dan karismatik pun bermunculan
di benua ini.
1517 m – Martin Luther menempelkan 99 dalil di pintu gereja
Whittenburg di Jerman dan reformasi gereja dimulai.
1541-1551 m – Farnsiscus Xaverius menumpang kapal Portugis
yang berlayar ke timur dan memberitakan Injil di India,Srilangka, Malaka,
Jepang, Maluku, dan Filipina. Dia dikenal sebagai Rasul orang Filipina dan
Maluku. Ada 700 orang yang dibaptis dalam pelayanannya
1678 m – Jhon Bunyan menuliskan buku perjalanan seorang
musafir yang terkenal hingga saat ini.
1738-1791 m - Jhon Wesley menjadi penginjil revival di
Inggris. Dia menginjil sambil mengendarai kuda dan berjalan hingga 400 ribu km
memberitakan Kristus. Charles saudara Wesley mengarang 7000 lagu rohani untuk
dinyanyikan dalam berbagai kebaktian yang diadakan Jhon Wesley. Banyak diantara
lagu-lagu itu yang masih dinyanyikan hingga sekarang termasuk di gereja-gereja
Indonesia.
1786 m – William Carey pergi ke India dan menginjil tentang
Kristus di sana. Ini dianggap sebagai awal dari era penginjilan modern.
1865 m – Hudson Taylor memberitakan injil di China. 80 Tahun
kemudian semua anggota misinya terpaksa mundur dari china oleh kekejaman
Komunis. Mereka pergi ke negara-negara lain dan sekarang dikenal sebagai OMF
Internasional yang di Indonesia dikenal dengan sebutan Yayasan Komunikasi Bina
Kasih yang banyak bergerak di bidang media dan literatur.
1876 m – Kyai sadrach murid dari Tunggul Wulung dan Nyonya
Philips di banyumas menjadi penginjil Kristen asli Jawa yang kental dengan
pengajaran.
1863-1918 m – Dr. Ingwer Ludwig Nomensen menginjil di tanah
Batak. Ia mendirikan Hutadame, Kampung orang Kristen pertama di tanah Batak.
Pada tahun wafatnya tercatat ada 185.731 orang Kristen di Sumatera utara.
1917 m – Revolusi Rusia memunculkan paham Komunis yang
menjamur di Eropa timur, Rusia, dan China. Kekristenan menghadapi tantangan
besar.
1939 m – Jhon Sung Menginjil di China dan pengaruhnya hingga
ke tanah Jawa. Setiap ia berkhotbah gereja selalu penuh sesak dengan jemaat dan
banyak yang bertobat. Dia dijuluki Obor Allah di Asia.
1989 m – Tembok Berlin mulai diruntuhkan menjadi lambang
kekuasaan komunis di Eropa runtuh hingga ke Rusia sebagai pusatnya. Penindasan
komunis atas gereja yang berlangsung 50 tahun ternyata tidak membuat gereja
mati tapi malah terus bertumbuh.
1990an m - Gereja di China yang hanya 1 juta jemaat sewaktu
Mao Tse Dong melarang keras Kekristenan kini sudah ada lebih dari 70 juta jiwa.
Di Korea selatan berdiri gereja terbesar di dunia yaitu di
kota Seoul yang digembalakan oleh Pdt Paul Yong Gi Cho. Gereja yang awalnya
hanya ada di Yerusalem ternyata terus berkembang dan meluas menembus batas
budaya, sosial, suku, dan politik. Menembus kejahatan zaman dan tidak pernah
mati melewati berbagai tantangan dan aniaya. Allah nyata turut bekerja dalam
segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang mengasihi Dia.
