Wednesday, March 20, 2019

KEBAIKAN HATI

Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang.
Tuhan sudah dekat!
Filipi 4:5

     Banyak orang berbuat baik dalam keinginan agar dia terpandang oleh kebaikannya dan adalagi yang ingin menutupi kejahatan dengan kebaikan.Apakah mereka sudah melakukan firman yang di atas?Jika dibawa di dalam Kristus agar dimurnikan maka memang keinginan Allah agar kita dikenal dan dipandang oleh karena kebaikan kita.jika dibawa dalam Kristus maka memang sesuai firman Allah bahwa kasih atau kebaikan itu menutupi banyak sekali dosa.Hendaklah kebaikan kita diketahui oleh banyak orang bukanlah pameran kemampuan diri melainkan refleksi kasih Allah yang kita rasakan dan nikmati dalam iman.Hendaklah kebaikan kita diketahui semua orang merupakan penyataan Allah lewat kita.Bukan oleh kuat kita tapi oleh kuat Dia.Dalam hal ini adalah kebanggan kita terletak pada Kristus dan bukan pada diri kita.Saat kita berbangga akan diri kita,maka kita berbangga dalam kebenaran yaitu oleh karena Kristus.Kita sadar bahwa kita memang membanggakan oleh karena kebanggaan Allah yaitu Kristus ada di dalam kita dan menjadi kebanggaan kita dalam kebaikan.
          Banyak orang tidak berjalan seturut hatinya,kita pun sering demikian.Kita seolah menipu diri sendiri dan banyak orang dengan penampilan lahiriah kita sementara hati berkeinginan lain.Hendaklah kebaikan hatimu diketahui oleh semua orang lewat penampilan hidupmu yang terbuka kepada Allah.Agar dalam keterbukaan kita,kita semakin dipulihkan dari segala konsep kebaikan milik kita kepada konsep kebaikan sejati milik Allah untuk kita.Selama kita belum bisa terbuka kepada Allah tentang kedalaman hati kita,maka kita tak akan pernah mampu menunjukkan kebaikan hati kita kepada dunia.
     Kristus adalah bukti kebaikan hati Allah yang nyata bagi dunia.Dia nyata dalam menunjukkan hatiNya.Dia terbuka dan terang-terangan dalam segenap perumpamaanNya.Manusia saat itu sulit memahami keterbukaan Kristus karena mereka tertutup oleh kejahatan hati mereka sendiri.KeterbukaanNya dalam segenap perumpamaanNya tidak dilihat dari pengkalimatanNya secara harafiah,tapi di lihat dari makna yang disampaikan di dalam perumpamaan itu.dalam yohanes 3:1-21,keterbukaan Kristus yang penuh hikmat ini bahkan sulit untuk dipahami Nikodemus yang adalah ahli kitab suci.Padahal makna dalam perbincangan tentang kelahiran kembali itu adalah dilahirkan secara rohani oleh Roh kudus.Tidakkah Kristus bermaksud menyampaikan keterbukaanNya?Tapi keterbukaan Kristus menjadi tertutup bagi mereka yang hati dan pikirannya masih tertutup oleh ketidakberanian untuk benar-benar terbuka kepada Allah.
     Apapun kondisi hati kita,marah,jengkel,tidak mau taat,jauh dari pengampunan,dan susah serahkan itu semua dalam keterbukaan pada Kristus.Oleh Dia maka itu semua akan menjadi jalan bagiNya untuk membawa kita kepada segala kebaikan.Banyak orang berpikir bahwa jika berhadapan dengan Allah hanya boleh menunjukkan yang baik-baik saja,jadi hanya dalam kondisi merasa sedang jauh dari masalah atau dosa baru bisa dating kepada Tuhan di ibadah atau gereja.Salah besar,Allah justru membutuhkan keterbukaan dan tyerang-terangan kita di hadapan Dia.Kita terbuka bukan bermakna untuk melawan Dia tapi justru untuk dibersihkan oleh Dia.Kita terbuka bukan bermakna untuk menuduh Dia,tapi untuk melepaskan segala kekotoran kita.Kepada siapa kita terbuka?adakah kita selamat dan bersih dari derita dosa jika kita hanya terbuka kepada dunia?padahal jika kita merasa bahwa kita hidup terbuka terhadap dunia dengan mencari pelarian di dalamnya,sebenarnya itu wujud dari betapa kita sedang menutup diri dari kenyataan diri sendiri.Kita sedang menutup diri dari kenyataan di dalam hati dan pikiran.Kenyataan itu harus dinyatakan kepada Allah,baru kita mulai bisa menikmati bagaimana kebaikan hati kita nyata pada banyak orang.
     Kebaikan hati kita adalah Kristus dan bukan hati kita sendiri tapi Kristus yang diam di dalam kita.Kebaikan hati manusia semata akan pamrih adanya.Kebaikan itu kerap luntur saat hadapi kenyataan di mana air susu dibalas air tuba.Kebaiakn itu akhirnya nyata bahwa berasal dari sumber yang cemar dan usang.Kristus adalah sumber kebaikan hati kita.Jika kita tergerak berbuat kebaikan,maka bawa itu kepada Kristus agar kebaikan itu tidak mudah luntur oleh keadaan,oleh balasan yang diterima,oleh duka,ataupun oleh tidak adanya pengakuan dan penghargaan dari sesama.Sebab penghargaan kita dalam kebaikan adalah kebaikan itu sendiri.Kristus telah membuat itu amat berharga dan menjadi berkat bagi kita dalam segala hal.
     Bahkan jika ada saatnya kita pamrih dan kecewa telah berjasa atau berbuat kebaikan karena kita tidak memperoleh apa-apa,maka bawalah itu di dalam Kristus agar kita tahu bahwa kita sudah menerima Dia terlebih dahulu sebagi berkat utama Allah bagi kita.Tidak ada kebaikan yang sia-sia jika di dalam Kristus.Lihat Kristus,saat Dia sedih dan menangis untuk Yerusalem,saat Dia marah dan mengusir pedagang-pedagang di bait Allah,saat Dia mengecam beberapa kota di Israel,semua itu adalah refelksi dari kebaikan hatiNya yang terang-terangan.Dalam keterbukaanNya ada pengajaran dan maksud baik.Tidak seperti keterbukaan kita yang menunjukkan kelemahan diri,amarah tanpa kasih,atau berasal dari ketakutan.Kita memang lemah dan penuh kekurangan,sekarang kita tahu siapa kita dan siapa Yesus yang adalah kekuatan kita.Yesuslah kemurnian kita dalam segala keterbukaan kita kepada Allah dan kepada manusia,hingga oleh Dia kita semakin dewasa dan berbahagia oleh tuntunanNya.Kita tidak kekurangan pengajaran dalam segala sesuatu baik dalam suka atau duka,dalam masalah atau nyaman.Semua itu menjadi sarana kita untuk selalu membuka hati pada Allah,dan menjadi sarana Allah untuk selalu membuka kebaikan hati kita kepada dunia.Oleh Dia kita menjadi surat Kristus yang dibaca semua orang.Surat hidup yang bukan bertuliskan pada kertas lahiriah tapi bertuliskan secara rohani pada segenap hidup kita.
       Kebaikan hati tanpa kebaikan Kristus itu bukan kebaikan.Jika harus disebut kebaikan maka itu adalah kebaikan dunia,itu cemar.Inilah perbedaan antara kita dengan orang-orang di luar Kristus.Kebaikan hati dalam kebaiakn Kristus membawa sukacita,pengajaran,berkat,dan kekuatan.Bukan dinikmati sebagai paksaan diri tapi dinikmati sebagai kasih yang alami.Walaupun kita masih sering memaksa diri untuk berlaku baik,tapi oleh Kristus kita akan semakin menikmati kebaikan Allah yang akan menjadi alami dalam kebaikan hati kita.Jika kebaikan kita nyata dalam tindakan,maka Kristuslah yang menjadi kebanggan dalam semua itu dan Dialah keberhasilan kita dalam semua yang kita capai oleh kebaikan

KEBAIKAN DI DALAM TERANG

InFo kRisTiAni: Mei 2012
Karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran,
Efesus 5:9

     Orang cenderung berbuat jahat di dalam kegelapan,atau saat suasana gelap.Orang cenderung lebih suka berbuat jahat dengan cara gelap.Situasi yang sedang buta dalam gelapnya kekacauan adalah situasi yang tepat bagi manusia untuk melakukan kejahatan,ketidakadilan,dan melawan kebenaran.Lihatlah bagaimana liciknya iblis memanfaatkan gelapnya mata hawa saat melihat-lihat buah pohon pengetahuan yang dilarang Allah.Mereka yang gelap oleh keinginan akhirnya dicengkram oleh keinginan itu dalam kejahatannya.Mereka yang gelap oleh nafsu akhirnya dicengkram oleh nafsu itu dalam kejahatannya.Hawa akhirnya jatuh dalam kegelapan pandangan dan hasratnya yang dimanfaatkan iblis.Sejak dosa masuk dalam dunia ini,kita butuh terang untuk menerangi segenap jalan dan langkah hidup kita.Kita butuh terang untuk menerangi lingkungan dan situasi hidup kita.Terutama kita perlu terang untuk menerangi diri kita sendiri seterang dan sedalam mungkin agar kita tahu dan mengenal diri kita sesungguhnya dengan benar dan jelas.
     Matius 6:23 berkata bahwa jika matamu gelap maka gelaplah seluruh tubuhmu.Jika terang yang ada padamu gelap maka betapa gelapnya kegelapan itu.Jika mata hati kita sebagai mata penilaian dan perasaan kita gelap maka kita akan melihat semua dalam kegelapan.Jika mata penglihatan jasmani kita gelap oleh berbagai nafsu dosa dan amarah,maka gelaplah segenap tingkah laku kita dan cara pandang kita.Ayat sebelumnya yaitu matius 6:22 menyatakan mata adalah pelita tubuh,jika matamu baik maka teranglah seluruh tubuhmu.Adakah ini bermaksud sebatas dan hanya mata secara jasmaniah?Tidak,jika mata hati kita dan mata rohani kita baik,maka teranglah seluruh tubuh kita.Dalam arti teranglah seluruh diri pribadi kita dan hidup kita.Oleh dosa maka semua manusia berada dalam gelap semata karena mata kita semua gelap dibutakan dosa.Oleh Kristus yang sudah datang kita berolah terang yang sesungguhnya yang bisa menerangi kita.Dialah terang yang dinyatakan Allah kepada kita untuk tinggal di dalam kita dan menjadi terang hidup kita.
     Oleh Kristus mata rohani kita dibukakan agar kita sanggup melihat dalam terang Allah.Kita sanggup menilai mana yang terbaik untuk kita,dan mendapati berbagai pencerahan Allah yang makin melumas kekotoran yang menggelapkan mata hati kita.Mereka yang mengakui dan menyerahkan kegelapan dirinya di dalam Kristus akan berolah terang yang menerangi hidupnya dan terlepas dari berbagai jerat kegelapan dosa.Cara kita melihat,baik dengan mata jasmani dan mata rohani menentukan cara pandang hidup kita dan hasil kehidupan kita.Apakah itu berkenan kepada Allah atau tidak.Tanpa Roh kudus kita semua buta dan tidak sanggup melihat dan menilai hidup dengan benar.Akhirnya yang kita dapati adalah masalah demi masalah yang menghimpit dalam kegelapan.Masalah-masalah yang semakin mengaburkan jalan rencana Allah bagi kita.Syukur kita selalu punya Yesus Kristus yang adalah terang bagi kita.Datang kepada Dia dan nikmati terangnya yang ajaib yang menyingkapkan segala yang terselubung di dalam kita.Hal itu bukan untuk menghakimi kita tapi untuk mengobati kita,membersihkan kita,dan menjadikan kita terang.
      Banyak orang tidak sadar akan kemalangan mereka yang meskipun bergelimang harta tapi ternyata mereka sedang ditipu oleh gelapnya penglihatan sendiri.Secara lahiriah mereka mungkin aktif beribadah dan bahkan pelayanan,tapi secara rohaniah,jauh di dalam batin mereka sedang melihat dalam kegelapan diri.Apa yang kita kejar dalam hidup ini?Janganlah kita sampai digelapkan oleh harta dunia,digelapkan oleh jabatan,digelapkan oleh nafsu diri sendiri.Bukan salah jika kita memiliki minat terhadap harta dan jabatan,bawalah itu dalam terang kita yaitu Kristus.Dialah yang akan menerangi semua itu dan diri kita agar kita tidak mencarinya dalam kegelapan tapi dalam terang Allah.Tiada dosa dalam terang Kristus.
     Daud memiliki pengalaman ketika melewati lembah kekelaman yang gelap.Dalam kehidupan sebagai gembala dia sering melewati suatu celah yang diapit dua buah bukit amat tinggi.Akibatnya celah yang disebutnya lembah itu amat gelap meskipun siang hari dan hanya terang saat matahari tepat berada di atas kepala.Daud lalu menuliskannya dalam mazmur nyanyiannya yang mengandaikan bahwa dalam perjalanan hidup ini kita sering melewati lembah kelam.Lembah di mana kita bisa terantuk oleh batu kesombongan atau kelengahan dan jatuh,lembah di mana kita bisa disergap oleh berbagai keinginan yang menyesatkan dan membawa derita.Dalam lembah itu kita selamat melewatinya oleh terang Kristus di dalam kita.
     Dalam terang Kristus maka kita mengenal kebaikan dengan benar dan bisa berbuat baik.Kebaikan kita adalah terang kita bagi dunia.Kebaikan kita menunjukkan bahwa kita menyatakan terang Allah yang ada di dalam kita.Kebaikan kita yang bersumber dari Kristus akan menerangi kita untuk semakin menikmati kasih Allah.Dalam terang tidak ada kepalsuan dan permainan.Tapi terang yang sejati akan menerangi segenap kegelapan dan menelanjanginya.Lihatlah Yesus saat menyatakan terang itu,banyak yang ditelanjangi kejahatan mereka yang terselubung dan mereka tidak terima.Syukur oleh Roh Kudus kita menerima selalu saat diajar dalam segenap penerangan Allah yang menyucikan kita.Mereka yang lebih terpikat dan diikat oleh kegelapan menentang ketika diterangi oleh terang.Seharusnya kita tahu betul bahwa maksud kita diterangi dan ditegur oleh terang itu adalah untuk kebaikan dan kebebasan kita.Bukan bermaksud untuk menunjuk-nunjuk kesalahan kita dan seolah memusuhi kita.
     Kita yang dahulu berjalan sekehendak sendiri dalam kegelapan diri,kini beroleh terang Kristus yang menerangi segenap diri dan hidup kita.Kita adalah anak-anak terang,yang sanggup menerangi diri sendiri dalam kuasa Kristus.Kita melihat,mendengar,bicara dan merasakan hidup ini di dalam terang.Kita tidak sedang menunjukkan kebutaan ketika sedang berbicara dan berbuat tapi oleh Kristus kita sedang menunjukkan penerangan lewat itu.Terang tanpa kebaikan itu bukan terang yang benar tapi itu sesungguhnya adalah kegelapan.Kebaikan tanpa sebagai terang hidup maka itu bukan kebaikan sejati melainkan kebaikan manusia yang berinti dari kegelapan diri.Dalam Kristus maka teranag adalah sebagai kebaikan,dan kebaikan adalah juga sebagai terang.Keduanya satu di dalam Dia.KebaikanNya menunjukkan bahwa Dia sedang menerangi kita,dan terangNya menunjukkan bahwa Dia baik bagi kita.KebaikanNya adalah terangNya,dan terangNya adalah kebaikanNya.
     Makna manusia dan dunia berbeda.Orang sering menyingkapkan apa yang terselubung bukan untuk murni maksud baik tapi untuk menjatuhkan dan menghakimi.Orang kadang terang-terangan karena marah dan dikuasai emosi untuk memusuhi dan menjatuhkan.Terang-terangan kita akan kejahatan orang lain kadang dipicu untuk menyembunyikan kejahatan sendiri.Lihatlah saat Yesus dihadapkan pada keinginan menghakimi bangsa yahudi yang seolah-olah telah menerangi gelapnya perzinahan seorang pelacur.Yesus tidak mudah diseret masuk dalam makna dunia yang salah tentang terang.Dia menunjukkan terangNya yang sesungguhnya yang menerangi dan menelanjangi dosa semua orang.Tidak ada yang berani menghakimi pelacur itu tatkala tahu bahwa mereka pun gelap seperti pelacur tersebut,bahwa mereka pun sebenarnya orang berdosa.

     Terang Allah menerangi segala sesuatu,jika terang itu menghakimi dengan cara pandang dunia yang gelap maka kita semua layak mati terhukum oleh karena dosa.Tapi terang Allah itu datang dan menunjukkan bahwa Dia menerangi bukan untuk menghakimi dengan cara dunia yang gelap.Dia menerangi dengan kasih dan pengampunan.Syukur kepada Allah bahwa kita yang dalam kristus beroleh terang itu sebagai kebaikan dalam diri kita.Oleh terang itu kita akan menerima segala realita hidup ini dalam kebaikan dan pengampunan Allah.Setidaknya hari demi hari kita terus dibawa dalam penyerahan kepada Dia agar selalu diterangiNya untuk menerangi hidup kita dan orang lain.

KRISTUS ADALAH KEBAIKAN DAN KEKAYAAN ALLAH

MOZZARD: Fakta Tentang Yesus Kristus

Supaya pada masa yang akan datang
Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya
Yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam kristus Yesus.
Efesus 2:7

     Allah kita adalah Allah yang kaya.Ungkapan ini amat sering kita dengar dan katakan serta yakini.Banyak kali kita menerjemahkan kekayaan Allah dengan harta-harta materi yang bersifat lahiriah semata.Hanya mengakui kekayaanNya dalam hal emas permata surgawi seperti tertulis dalam kitab wahyu,hanya mengakui kekayaanNya dalam hal saat mengharapkan dan menerima berkat harta materi atau kedudukan dan jabatan,atau hanya mengakui kekayaanNya sebatas pada kepemilikanNya atas dunia ini dan segenap alam ciptaan.
     Ketika Yesus Kristus harus berkorban dan disalibkan,orang-orang tidak sanggup menemukan bahwa saat itu Dia sedang menunjukkan betapa kayanya kekayaan milikNya yang dinyatakan kepada kita.Dia yang kaya rela menjadi miskin agar oleh kemiskinanNya kita boleh diperkaya dalam segala sesuatu.Dalam ayat di atas,kita menemukan bahwa Allah akan menunjukkan kekayaanNya yang melimpah yang sesuai dengan kebaikanNya yang nyata di dalam Kristus.Kekayaan Allah yang sesungguhnya terletak pada kebaikanNya,kemurah hatianNya,KepedulianNya,serta tanggung jawabNya atas kita manusia.Itu telah dinyatakan kepada kita lewat pribadi Yesus Kristus.Oleh tuntunan Roh Kudus maka kita setiap hari akan beroleh penyataan demi penyataan akan kebaikanNya dan kekayaanNya yang utuh dan satu.Oleh Roh kudus kita semua yang menerima Kristus turut masuk dalam penyingkapan kebaikan Allah ini.
     Iblis begitu licik dan menipu,jika kita hanya sanggup terus-menerus menilai dan melihat kekayaan sebatas lahiriah saja maka iblis pun bisa meniru hal itu dan menawarkan kekayaan dunia.Tapi jika kita masuk pada kekayaan Allah sebagai harta rohani yang tidak seperti harta dunia ini maka kita akan mendapati bahwa kekayaan sejati hanya ada di dalam Allah saja.Damai sejahtera,keteduhan,kasih sayang dan pengampunanNya,semua itu adalah inti dari segenap kekayaanNya yang sudah Dia nyatakan lewat pribadi Kristus.Itulah kekayaanNya yang tidak bisa ditiru oleh iblis.kekayaan yang tidak dimiliki oleh dunia ini,dan yang tidak bisa digunakan oleh iblis untuk menipu kita.
      Lewat peristiwa pencobaan di padang gurun,Kristus sudah membuktikan bahwa kekayaan milikNya dalam kebaikan adalah lebih berarti dan nikmat dibanding “kekayaan” dunia milik iblis.Kekayaan yang jauh lebih baik dibanding kemuliaan dunia yang dijadikan iblis sebagai alat untuk memperdaya manusia.Yesus menolak segenap tawaran iblis karena Dia memiliki Kekayaan sejati yang tidak bisa dirampas dan usang.Bahkan pribadiNya adalah kekayaan dan kebaikan itu sendiri,yang utuh dan nyata bagi dunia.Yesaya 33:6 menjelaskan bahwa keamanan,hikmat,pengetahuan,dan takut akan Tuhan itulah segenap harta kekayaan Sion atau surga yang kekal.Itu semua adalah wujud kebaikan yang menjadi sumber segala kekayaan sejati Allah.Kebaikan Allah itulah yang membuat Dia dan kerajaanNya begitu limpah dalam kekayaan.
     Yesaya 45:3 menjelaskan bahwa Allah akan memberikan kepada kita harta benda yang terpendam,sebuah harta kekayaan yang tersembunyi,supaya kita tahu bahwa Dialah Tuhan yang telah memanggil kita.Harta kekayaan Allah yang bersumber dari kebaikanNya,harta yang ada untuk diberikan bagi kebaikan kita.Harta ini bukan harta materi lahiriah,yang sehingga olehnya kita mengenal Allah tapi harta rohani Allah yang utuh dalam wujud manusia dan tinggal di dalam kita lewat Roh kudus.Kolose 2:1 menjelaskan bahwa segala kekayaan,keyakinan pengertian,rahasia Allah,yaitu Kristus di dalam Dialah berada segala harta hikmat dan pengetahuan Allah.Itu semua adalah kekayaan Allah yang tersimpan di dalam Kristus tapi dinyatakan olehNya kepada kita.
    Roma 11:33-34 menyatakan bahwa alangkah dalamnya kekayaan Allah dalam hikmat dan pengetahuanNya yang tidak terselami,sebab siapakah yang tahu akan pikiran Tuhan?Namun dalam 1 korintus 2:16 menegaskan hal yang sama pula tapi diakhiri dengan ungkapan bahwa kita memiliki pikiran Kristus.Kita dikaruniakan untuk masuk dan menikmati pikiran Kristus yang penuh damai sejahtera yang menjadi kebaikan kita dan memperkaya kita dalam segala hal.Mari kita berhenti dari persepsi jika berbuat baik berarti akan merugi.Bawa segala kebaikan kita yang terbatas dan kadang terpaksa ke dalam Kristus yang adalah Harta kebaikan dan kekayaan Allah bagi kita.Dia telah memperkenankan diri unutk menjadi milik kita di dalam kepemilikanNya atas kita.Kita berhak menikmati Dia sebagai harta kebaikan kita yang akan memperkaya kita hari demi hari dalam situasi apapun juga.Kita tidak akan pernah miskin oleh segenap harta yang menipu,tapi kita akan diperkaya dalam segala sesuatu yang kita miliki,baik harta dalam pribadi kita maupun harta materi kita.Kita tidak terpikat lagi sebagaimana pikat dan keinginan dunia tapi kita mengusahakan,mencari dan menikmati harta dunia dalam sukacita Allah yang telah lebih dahulu memperkaya kita dalam segala kebaikan.Sebab kita telah lebih dahulu menerima,memahami,dan mulai selalu menikmati harta kekayaan sesungguhnya yaitu Kristus.Dialah harta sejati yang sudah kita terima di dalam kita oleh kehadiran Roh kudus.
     Filipi 4:8 mengajak agar semua yang mulia,yang adil,yang suci,yang manis,yang sedap didengar,yang bajik dan patut dipuji,pikirkanlah semua itu.Kenangan manis sungguh indah jika dikenang lagi,tapi kebanyakan kita mengenang kenangan itu sebagai alat penghibur di saat kenyataan sekarang sudah tidak sebaik masa lalu.Kita mengenangnya dalam penyesalan.Hal yang adil dan baik tentu baik sekali jika dipikirkan,tapi jika itu yang dipikirkan itu hanya sebatas pengalaman dan usaha manusia semata maka itu akan mengecewakan.Tapi kita punya kebaikan Allah yang selalu mulia,manis,adil,suci,sedap didengar,penuh kebajikan dan patut dipuji,yaitu Kristus Yesus Anak Allah yang hidup,yang sudah menjadi milik kita.Pikirkanlah Dia dalam segala realita hidup dan usaha hidup kita,pasti kita tak akan mudah lemah dipermiskin dan diperjahat oleh dunia.
     Perbuatan baik kita miskin adanya kalau hanya bersandar pada kita sendiri,mari sandarkan itu pada kebaikan kristus agar kita diperkaya oleh kebaikan kita dan orang lain turut diperkaya oleh kebaikan itu.Sebab berkat yang sesungguhnya adalah makna rohani di dalam segala kebaikan dan pemberian kita.Apakah lewat kebaikan dan pemberian kita orang lain dapat masuk pada pengenalan Allah?itulah berkat yang kita beri dan mereka terima.Tidak sebatas harta lahiriah atau jasa secara lahiriah,tapi pada makna rohani yang terkandung di dalamnya.Kita telah membagikan Kristus dalam segala sesuatu.Ingat ucapan hebat Petrus di serambi salomo saat menyembuhkan seorang lumpuh.Emas dan perak tidak ada padaku,tapi yang ada padaku adalah Kristus.Oleh ucapan itu sembuhlah orang lumpuh itu.Kebaikan,harta benda,tidak ada padaku,dan jika aku berbuat baik dan membagikan harta benda maka ketahuilah bukan itu milikku sebenarnya yang bisa memberkati melainkan Kristus yang aku punya yang akan memberkati dalam segala kebaikan dan pemberian.
     Mereka yang memberi oleh Kristus,sudah diberkati dalam pemberiannya.Mereka yang baik di dalam Kristus sudah diberkati dalam kebaikannya.Semua itu oleh karena Kristus yang ada dalam kebaikan kita,yang menjadi kekayaan kita.Kebaikan kita menunjukkan seberapa jauh kita baik atas diri kita sendiri.Kebaikan kita menunjukkan seberapa jauh kita menikmati kebaikan Allah yaitu Kristus di dalam kita.Kebaikan kita menunjukkan seberapa jauh kita baik kepada Allah.Hanya Kristus yang sanggup memperbaiki kita hari demi hari agar kita bisa menikmati dan melakukan kebaikan yang memberkati.Kristuslah kebaikan Allah bagi kita yang memperkaya kita dalam segala kebaikan dan kepemilikkan kita.Dia adalah harta rohani Allah bagi kita yang tak bisa dirampas oleh dunia,yang tetap adanya untuk kita sampai kekal.Amin.

Tuesday, March 12, 2019

SATU DALAM KEBAIKAN


Dalam peraturan-peraturan yang berikut aku tidak dapat memuji kamu,sebab pertemuan-pertemuanmu tidak mendatangkan kebaikan,tetapi mendatangkan keburukan.
1 korintus 11:17

     Paulus menegur jemaat di korintus sebab dalam pertemuan-pertemuan ibadah mereka justru menimbulkan keburukan,meskipun perselisihan tidak bisa dihindari namun lewat itu agar nyata apa yang harus dimurnikan.Paulus menegur tingkah jemaat yang saat berkumpul sehidangan tidaklah saling menghargai dan berbagi.Ada yang kenyang dan ada yang serba berkekurangan.Mereka yang berkelebihan seolah menunjukkan miliknya dan memuaskan nafsunya lewat pertemuan-pertemuan tersebut.Sampai-sampai Paulus menulis tidakkah mereka punya rumah sendiri jika tujuan hanya semata nafsu makan dan minum.Dia juga menulis bahwa kelakuan itu mempermalukan jemaat yang susah secara ekonomi.
     Persatuan tanpa kebaikan dan untuk kebaikan bersama itu bukanlah persatuan.Kebaikan tanpa sebagai persatuan atau sebagai pengikat untuk menyatukan maka itu bukan kebaikan yang sesungguhnya.Kristus adalah kebersamaan kita,Dia adalah pribadi yang mempersatukan kita.Kita bisa bersatu dan menikmati kebersamaan jika ada di dalam Dia.Kebaikan Kristus sudah menyatakan bahwa Dia menyatukan kembali hubungan yang terpisah antara Allah dengan manusia karena dosa.Lewat kebaikanNya pula maka hubungan antara sesama manusia bisa utuh dan tidak terpecah-belah.Karena terpisah dari Allah maka manusia pun sulit bersatu antara satu dengan yang lain.Persatuan yang sesungguhnya tidak sebatas dinilai dan dilihat secara lahiriah saja tapi dilihat dan dinilai secara rohani.Sebab persatuan tanpa satu tujuan,motivasi,visi,dan kebersamaan maka itu bukanlah persatuan.
     Kristus telah menunjukkan bagaimana persatuan itu lewat hidupNya dengan Bapa.Hidup yang utuh dalam satu kehendak yang merencanakan keselamatan bagi manusia.Ketundukkan Kristus pada kehendak Bapa adalah cermin bagaimana mereka menjadi satu dalam kehendak dan kebaikan.Jika kita ingin menikmati persatuan dan kebersamaan maka tinggalah di dalam Kristus.Mengutamakan Dia sebagai pribadi pemersatu kita.Ada banyak keluarga berantakan dan sepertinya sulit sekali menikmati kebersamaan,tapi dalam Kristus sebagai Pemersatu kita maka hal itu tidaklah mustahil.Kesulitannya selalu terletak pada kehendak kita yang memikat kita amat kuat padahal kita tidak sadar bahwa dalam Dia tidak ada yang bisa mengikat kita.Serahkan segala kehendak kita dalam Dia maka kita akan merasakan kebebasan.Menyerahkan bukan berarti memaksa diri tapi untuk terbuka menyatakan keinginan kita agar lewat keinginan itu kita dimurnikan hingga kita mendapati kenikmatan Allah dan menyadari kemalangan dosa.Ketika kita berkehendak dan berlaku sesuai kehendaknya yang sudah menjadi kehendak kita maka kita tidak melakukan dalam paksaan diri tapi dalam kebebasan.Ketika kita melakukan kehendak kita dan ada kehendak Dia turut di dalamnya maka kita tidak lagi menikmatinya dalam keinginan kita sendiri dalam pikat dunia yang membebani tapi dalam kasih Allah yang lepas dari dosa.Serahkan segala rencana dan kehendak kita kepadaNya dan kita akan menemukan kebenaranNya bagi kita secara pribadi.Ini adalah kesatuan kehendak dengan Bapa.Jika begini adanya dalam satu komunitas keluarga,organisasi,dan gereja maka perselisihan apapun juga tidak akan sanggup memecah-belah kita.Perselisihan apapun juga pada akhirnya akan menjadi jalan Allah untuk semakin menyatukan kita.
     Sedikit saya mengisahkan tentang perselisihan Paulus dan Barnabas dalam kisah para rasul 15:35-41,di mana Paulus tidak setuju jika Barnabas membawa serta Markus yang sudah pernah meninggalkan mereka.Namun Barnabas ingin agar Markus tetap bisa diajak lagi.Masing-masing Paulus dan Barnabas memiliki persepsi sendiri dalam menilai Markus dan menjalani pelayanan mereka.Mereka akhirnya berpisah jalan dan Barnabas membawa serta Markus dalam penginjilannya sementara Paulus membawa Silas.Secara lahiriah mereka berpisah,tapi adakah Allah tidak berkarya lagi dalam pelayanan mereka sejak saat mereka berpisah karena berselisih?Tidak,kisah selanjutnya Allah tetap menyertai dan berkarya lewat peristiwa itu.
     Saat ini jika ada perpecahan gereja atau komunitas pelayanan yang berlanjut hingga akhirnya terjadi perpisahan sering dihakimi akan dikutuk dan sebagainya.Dianggap sudah tidak diperkenan oleh Allah lagi dan cenderung disesatkan.Saat kita akhirnya harus mengambil langkah terlepas dari suatu komunitas,tapi disertakan di dalam Kristus maka apakah itu benar-benar perpisahan?Kristus adalah pemersatu kita dalam segala hal,situasi,dan realita.Kita masih mendoakan mereka,mengasihi mereka dalam doa kita maka itu adalah wujud bahwa kita tetap satu tubuh di dalam Kristus.Sebab persatuan secara lahiriah tanpa adanya kebersamaan lagi itu bukanlah persatuan.Kristus adalah persatuan dan kesatuan kita dalam segala hal dan realita masalah dunia.Saat kita berpisah secara lahiriah pun jika di bawa dan disertakan dalam Kristus maka kita akan memaknai dan menikmatinya tetap dalam persatuan dan kebersamaan walau mungkin situasi lahiriahnya sudah berbeda.
     Dalam kitab 2 timotius 4:11 Paulus yang menulis surat kepada Timotius akhirnya meminta agar Markus datang menemaninya dan mengakui akan pentingnya pelayanan Markus baginya.Apapun realita perpisahan yang kita jalani jika di dalam Kristus itu akan selalu membawa hikmah dan kebenaran.Paulus mungkin tak pernah berpikir akan memanggil Markus tapi menjelang akhir hidupnya dalam penjara Roma dia memanggilnya.Kristus adalah pencerahanAllah bagi kita agar kita benar-benar tahu dan akhirnya bisa memahami betul akan apapun langkah yang kita ambil.Hingga kita tidak seperti orang-orang dunia yang tidak memiliki Kristus yang terus berputar-putar pada usahanya sendiri tanpa ada hikmah yang benar dalam menyikapi dan menjalani hidupnya agar terus lebih baik dan nikmat adanya.Mungkin renungan ini tidak berbicara luas secara harafiah dengan begitu detail menjelaskan kepada kita tapi Roh kudus akan membukakan kepada kita sesuai dengan keadaan kita masing-masing apa yang menjadi maksud Allah yang akan membawa sukacita bagi kita,keluarga kita,gereja kita,dan lingkungan kita berada.

      Terakhir,ada motto dari salah satu gereja yang berbunyi “hidup bersama untuk bersama hidup”.Sungguh suatu motto yang amat menyegarkan jemaat Tuhan.Hidup tanpa kebersamaan itu bukanlah hidup yang sesungguhnya atau hidup yang benar.Kebersamaan tanpa sebagai hidup dan menjadi kehidupan kita,itupun bukan kebersamaan yang sejati dan benar.Dalam makna yang benar maka kebersamaan adalah hidup,hidup adalah kebersamaan.Kebersamaan kita adalah kehidupan kita,dan kehidupan kita adalah kebersamaan kita.Kita menikmati kebersamaan dalam hidup,dan hidup dalam kebersamaan.Sebab Kehidupan dan Kebersamaan kita adalah Kristus.Dialah pemersatu kita dalam segala kebersamaan dan kehidupan kita.Dalam Dia maka pertemuan-pertemuan kita dan kebersamaan kita mendatangkan kebaikan adanya dan bukan keburukan.Dalam Dia kita terus menikmati kebersamaan yang menjadi jalan pengajaran Allah untuk menyatakan kesalahan-kesalahan kita,untuk memurnikan segala maksud dan tujuan kita,untuk membuat kita menikmati hidup yang benar dan untuk kebaikan kita semua.

KEBAIKAN DALAM PENGETAHUAN


Saudara-saudaraku,aku sendiri memang yakin tentang kamu,bahwa kamu juga telah penuh dengan kebaikan dan dengan segala pengetahuan dan sanggup untuk saling menasehati.
Roma 15:14

     Dalam hidup ini manusia tidak lepas untuk saling menasehati.saling menasehati adalah cirri bahwa kita saling membutuhkan dan memperhatikan.menasehati menunjukkan bahwa manusia itu adalah mahluk sosial yang saling merasa memiliki.Ada yang menasehati denagn niat yang buruk dan ada dengan niat yang baik.Kadang kita menasehati dari dasar ketakutan kita akan diri kita,atau kekuatiran kita akan diri kita.Kita menasehati atau member saran pada orang lain terlebih karena kita takut langkahnya akan turut berdampak pada kita.Tidak salah,itu hal yang alami,saya sebagai manusia selalu dan acap kali demikian pula.Mari kita selami dalam Kristus oleh tuntunan Roh kudus,agar kita dalam hidup ini benar-benar merasakan dan menikmati hikmah serta hikmat dalam segala nasehat kita dan orang lain kepada kita.Agar kita benar-benar diberkati dan memberkati dalam segala nasehat kita.Sebab nasehat kita tanpa sebagai berkat yang memberkati kita dan orang lain maka itu bukan nasehat yang benar.Nasehat yang benar dating dari Allah untuk kita,nasehat kita yang dibenarkan oleh Allah.Nasehat kita yang baik,untuk kedua belah pihak,untuk kita dan untuk yang dinasehati.Sebab dalam kebaikan Allah tidak hanya searah,tapi kebaikan Allah adalah kebaikan yang mempersatukan.Kebaikan yang membuat kita satu dalam tindakan dan hasil dari kebaikan itu.Maksudnya kebaikan yang dinikmati bersama,baik untuk saudara dan saya.Kebaikan yang adalah baik utntuk si pemberi dan yang diberi,inilah berkat,tidak sepihak.
Selama kita belum bisa menikmati nasehat kita sebagai kebaikan juga untuk kita sendiri dan belum bisa menyadari bahwa saat kita menasehati kita sedang menasehati diri kita juga maka kita gagal dalam menyatakan kebaikan lewat nasehat,dan sesungguhnya belum sanggup untuk saling menasehati.Rasul Paulus berkata dalam ayat di atas bahwa saat kita penuh dengan kebaikan dan pengetahuan maka kita berarti sanggup saling menasehati.Dalam hal ini bukan berarti nanti kita sudah baik dalam arti mampu lakukan banyak hal perbuatan dalam kitab suci tapi mampu merendahkan diri untuk diisi dan dipenuhi oleh kebaikan Allah dalam Kristus.Kita tidak hanya berpegang terus pada konsep kita tapi sanggup menikmati konsep Kebaikan Allah di dalam hidup kita.Hingga kita mulai melihat,memaknai,dan mengerti dengan kebaikan Allah.Kebaikan Allah adalah kebaikan yang bisa menerima segala sesuatu,yang bisa memahami segala sesuatu,yang bisa menyelediki segala sesuatu.Inilah mengapa Dia bisa menasehati kita sebab Dia oleh KebaikanNya sanggup berpengertian dalam segala kepedulian untuk menasehati kita.NasehatNya adalah wujud kasihNya.Jika kita mulai rela untuk dipenuhi dengan kebaikanNya maka kita akan turut menikmati Keluasan dari pandangan Allah dalam kebaikan.Hal ini memang menjadi milik kita dalam Kristus oleh kasih karuniaNya.Jika kita menasehati dengan KebaikanNya maka kita akan diberkati dalam nasehat itu dan orang lain juga turut diberkati olehnya.Secara harafiah mungkin kata-kata dalam nasehat kita tidak cocok untuk keadaan hidup kita saat kita menyampaikannya pada orang lain sebab situasi yang dialami berbeda,tapi secara rohani saat itu kita sedang menikmati hikmat Allah untuk menyelami dan memaknai hidup lewat hidup orang lain juga.Kita sedang diisi oleh hikmat dan kepedulian Allah saat itu dan kita sedang menyatakannya untuk dinikmati bersama.Ketika kita melakukan nasehat itu,kita berarti menyatakan bahwa kita menikmatinya sebagai hidup kita.Ada banyak orang yang mendengar begitu banyak nasehat tapi tidak pernah melakukannya sebagai kebaikan untuk hidupnya.Mereka tidak merasakan bahwa nasehat itu berkat dan tidak menikmati nesehat itu.Apalah artinya kita ke gereja dan baca alkitab tanpa menikmati itu sebagai suatu nasehat hidup.Jika menikmati berarti berbuat,jika tidak berbuat berarti tidak menikmati,atau sebut saja tidak benar-benar menemukan nikmat di dalam nasehat-nasehat alkitab itu.
     Tanpa Roh kudus dan tuntunanNya kita semua memang tidak bisa menikmati nasehat alkitab dengan benar.Sebab indera kita,keinginan kita,kehendak kita lebih tertuju pada hal duniawi semata.Tapi kita diberi Roh kudus agar oleh Dia kita sanggup menemukan dan menikmati nikmat dari nasehat alkitab.Baik penghiburan,nubuat,peringatan,teguran,kisah hidup,dan perintah dalam alkitab itu adalah nasehat Allah bagi kita.Dalam pengiburanNya ada nasehat atau bermakna juga sebagai nasehat untuk kita bahwa hanya Dialah penghiburan sejati kita.Dalam nasehatNya ada penghiburan atau bermakna juga sebagai penghiburan bahwa Dia sedang menghibur kita agar kita tidak jatuh dalam bujukan hiburan dunia yang sebetulnya akan mengikat kita dalam duka.Oleh Dia kita menasehati untuk menghibur,dan menghibur untuk menasehati.Kita terhibur oleh nasehat kita dan kita dinasehati oleh penghiburan kita bagi orang lain.Itulah nasehat,itulah penghiburan yang benar dalam Kristus.Kristus adalah nasehat Allah bagi dunia,dan penghiburan Allah bagi dunia.Keduanya satu di dalam Kristus dan tidak terpisahkan.
     Sarah istri Abraham pernah menyarankan agar Abraham mengambil Hagar untuk memperoleh keturunan karena kuatir dia sudah tidak bisa punya anak.Abraham menuruti hal itu meskipun bukan dari Tuhan dan akibatnya perpecahan keluarga karena sarah akhirnya memiliki anak.Namun syukur Allah tidak pernah tinggal diam dan gagal walau manusia sering gagal dalam rencanaNya.Allah justru berencana indah di balik kejadian yang adalah musibah bagi keluarga Abraham saat itu.Makna dunia terpisah adanya.jika seseorang menasehati belum tentu dia sedang menyatakan penghiburan atau ingin menghibur,hasilnya adalah percekcokan ataupun sia-sia nasehatnya.Jika seseorang berniat menghibur tanpa sebagi nasehat pula maka yang ada akhirnya kepongahan.Dia yang dihibur tidak pernah belajar untuk dewasa dan tegar hadapi dunia.Penghiburan dunia yang tidak didasari dan di dalam makna sebagai nasehat akan menjadi kehancuran diri.Ada banyak orang terjebak dalam penghiburan yang didasari keinginan menjilat.Ada banyak orang juga terjebak untuk selalu menjilat jika ingin menghibur karena motivasi yang salah.Bahkan tanpa disadari ada nasehat yang didasari keinginan buruk,mereka seolah tampak menasehati tapi dengan maksud menjatuhkan.Secara lahiriah tampak menasehati tapi dasarnya adalah untuk merugikan orang lain.
     Tidak salah andaikan kita punya motivasi di balik segenap nasehat dan penghiburan kita,bawalah itu di dalam Kristus agar dimurnikan di dalam Dia hingga kita selalu menikmati dengan benar segala apa yang kita inginkan dalam nasehat dan penghiburan kita.Sebab Dialah nasehat dan penghiburan kita dalam segala hal.Dalam kita menasehati dan dinasehati kita sedang menikmati motivasi dan menemukan makna hidup yang makin dalam dan luas.Inilah berkat hidup kita yang sesungguhnya,sejauh mana kita terus menemukan dan mendalami Allah dalam perjalanan hidup ini.Sebab Allah tidak akan menilai hasil-hasil lahiriah dan materi kita ataupun jabtan kita di hadapan Dia nanti tapi Dia akan menilai sejauh mana kita mengelola dan mendapati Dia dalam hidup kita oleh tuntunan Roh kudus.

     Dalam Kristus kita belajar untuk dewasa dalam menerima nasehat dan menerima penghiburan.Saat dinasehati kita sadar bahwa itu menjadi penghiburan bagi kita.Saat dihibur kita juga sadar bahwa itu menjadi nasehat pula bagi kita.Situasi hidup kita yang kita alami ada saatnya penuh penghiburan dalam berbagai suka,kiranya kita sadar bahwa saat itu kita sedang dinasehati Allah lewat pengalaman hidup tersebut.Ada saatnya kita begitu susah oleh realita hidup kita maka sadarlah bahwa saat itu Allah pun sedang menyatakan penghiburan bagi kita untuk kita nikmati.Di dalam kita ada Roh kudus,Roh penghibur,penuntun,pengajar,penasehat yang sejati karena itulah maka dalam segenap realita hidup,kita selalu menikmati nasehat dan penghiburan dalam pengajaranNya.Kalau sudah begitu,sanggupkah dunia mengalahkan kita?Tidak,kita sudah menang di dalam Kristus.

KEBAIKAN YANG MEMENANGKAN


Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan,tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan.
Roma 12:21

     Bagi sebagian besar orang ketika melakukan kebaikan di saat mengalami kejahatan terasa amat merugikan dan bahkan memalukan.Kehidupan seolah menuntut kita untuk membalas sesuai dengan apa yang kita terima.Ada banyak orang berpegangan bahwa jika dia bisa bersenang dan bahagia di atas kerugian orang lain maka itu adalah ciri keberhasilannya.Ada juga yang senang dan nanti merasa berhasil jika dia sudah menikmati hasil dengan memanfaatkan orang lain.Mereka yang merasa dirugikan tentu tidak senang dan ingin membalas.Padahal secara Rohani maka baik yang merugikan maupun yang membalas keduanya sama-sama rugi.Mereka rugi karena tidak menikmati Allah dalam hidup dan lakunya.Mereka rugi karena dibawa oleh keinginannya sendiri yang membebani hidupnya tanpa mereka sadari.Mereka rugi karena kehilangan kebaikan,damai,dan sejahtera.Ya,pangkal dari kejahatan manusia adalah karena kehilangan kebaikan,damai,dan perasaan sejahtera.Mereka lalu mencari hal-hal itu pada dunia dan bukan pada Allah.Mereka mencari semua itu dengan terfokus pada harta dan hasil dunia semata hingga meskipun mendapatkan, mereka cenderung tidak pernah dipuaskan.Pencarian dunia menghasilkan usaha yang fana dan saling merugikan adanya.Tapi syukur bagi kita yang tinggal dalam Kristus mulai belajar dan menikmati apa itu kebaikan Allah dalam segenap hidup kita.
     Alkitab berkata bahwa semua orang telah berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah,namun di dalam Kristus kita dibenarkan dan diselamatkan,(roma:23-24).Kita semua telah kehilangan kemuliaan Allah,hingga kita mencari kemuliaan dengan cara kita sendiri agar kita bahagia.Kita semua berusaha mencarinya pada dunia ini dan yang kita temukan adalah harta dunia yang fana yaitu barang yang mudah rusak dan hilang,jabatan yang hanya dihargai saat kita pegang,dan kesenangan yang hanya bergantung dari suasana yang kita alami dari luar.Kemuliaan Allah adalah kebaikanNya.Kebaikan Allah adalah bagian juga dari KemulianNya.Kebaikan,damai,sejahtera,sukacita,semua itu adalah gambaran nyata kemuliaan Allah,semua itu adalah realita pribadi Allah.Semua itu ada dan hadir  secara nyata dalam wujud pribadi Kristus.Kristus adalah kebaikan Allah bagi kita.Kebaikan dan Kemulian yang telah lama dan penuh lelah dicari manusia dalam dunia namun tidak pernah didapati.Kini Kebaikan Allah itu sudah dating dan menjadi bagian hidup kita.Lewat Dia kita masuk pada kebaikan Allah yang akan terus mengajar dan membawa kita menikmati apa itu kebaikan yang sesungguhnya.Kebaikan yang bukan sebagai beban,sebagai usaha pamrih,sebagai balas jasa,sebagai jalan siasat,ataupun sebagai keharusan hidup tapi kebaikan yang menjadi hidup di dalam kita,yang akan kita nikmati dan muncul tanpa beban lewat berbagai motivasi.Kebaikan Allah beda jauh dari kebaikan dunia,sebab dunia pun memiliki kebaikannya sendiri di luar Allah.Kita memiliki pengetahuan sendiri tentang kebaikan dan kejahatan,dan itu bersumber dari buah pengetahuan baik dan jahat yang membuat kita berdosa.Kebaikan dan kejahatan kita itu intinya dari dosa,atau berinti dari pengetahuan di luar Allah.Oleh Kristus kita mulai menanggalkan kebaikan dan kejahatan kita kepada Dia dan menerima serta menikmati kebaikanNya sebagai hidup kita.Di dalam kebaikannya maka apapun usaha kita,keinginan kita,dan pencarian kita akan semakin dimurnikan dalam pembenaranNya,agar kita tidak lagi mencari sebatas materi duniawi tapi menemukan,menikmati,dan mensyukuri Allah dalam semua itu.Kebaikan Allah akan menyadarkan kita dari dosa dan kejahatan secara alami dan bukan dengan tuntutan paksaan hukum.Kita hanya perlu terbuka dalam segala hal menyerahkan di dalam Kristus apapun kondisi dan keinginan kita,apapun usaha kita.
     Pada masa revolusi industri di inggris dan eropa (1700-1900),banyak bermunculan penemuan-penemuan baru di bidang tehnologi pertanian,industri,dan meluas hingga alat-alat perang.Sebagi akibat perluasan wilayah industri,kebutuhan bahan baku dan pekerja maka revolusi itu secara tidak langsung membawa bangsa eropa pada usaha invasi dan menguasai daratan lain.Ini adalah awal dari sejarah panjang masa penjajahan bangsa-bangsa eropa di benua-benua lain.Kebaikan yang dimiliki dan dicapai dunia tidak sempurna dan berujung pada ketidakpuasan yang bisa saling memanfaatkan serta merugikan karena lebih berintikan untuk diri sendiri.Tapi kebaikan Kristus adalah untuk kebaikan manusia itu sendiri,agar kita tidak terjajah oleh segenap kebaikan kita yang tidak murni dan membebani serta tidak terjajah oleh kejahatan kita.Mereka yang berbuat jahat pun tanpa sadar sebenarnya sedang menjahati dirinya sendiri,dan sedang menunjukkan bahwa dirinya sedang teraniaya oleh kejahatan.Mereka adalah orang-orang yang dijajah oleh kejahatan dosa.hanya Kebaikan Kristus yang sanggup menyadarkan betapa malangnya hidup mereka yang secara lahiriah mungkin tampak senang.
     Jika itu kebaikan dunia atau kita sendiri maka kebaikan itu bisa kalah dan memang kalah oleh kejahatan dunia.Tapi jika kebaikan kita diserahkan dalam Kristus agar dalam kebaikan kita,kita menikmati dan menyatakan Dia maka kebaikan itu adalah kebaikan yang mengalahkan kejahatan dunia.Sebab kejahatan dunia tidak akan sanggup lagi merugikan kita secara rohani meskipun secara lahiriah mungkin kita rugi.Tapi kemenangan sesungguhnya di hadapan Allah adalah kita tidak rugi kehilangan motivasi,damai,semangat hidup,kebenaran,dan sukacita walau hadapi segenap teror kejahatan dunia.Itulah kemenangan yang sesungguhnya,kebaikan yang menjadi kebahagiaan kita,kebaikan yang menjadi kekuatan kita,kebaikan yang menjadi kemuliaan kita.Kebaikan itu adalah kebaikan yang bukan nanti terima upah saat di surga atau saat sudah dapat berkat materi tapi kebaikan yang sudah menikmati upahnya saat menyatakan kebaikan itu sendiri.Itulah kebaikan Allah oleh Kristus yang menjadi bagian kita.Kebaikan itu membedakan kita dari kebaikan mereka yang di luar Kristus.Kebaikan dunia ini cemar,karena kejahatan pun bisa terselubung lewat perilaku baik secara lahiriah.Kebaikan dunia ini menipu,Kebaikan Allah adalah terang-terangan.Lihat Kristus,Dia sepenuhnya menunjukkan apa dan bagaimana itu kebaikan sejati.Ketika Dia membongkar pedagang di bait Allah,tegas terhadap kaum farisi,itu adalah wujud kebaikan.TindakanNya didasari kebaikan yang murni.Dia memberi kebaikan untuk kebaikan kita tapi motivasi dunia adalah memberi kebaikan belum tentu untuk kebaikan bagi yang diberi.

     Dalam segala realita keterbatasan kita,mari kita terus belajar dan masuk dalam kebaikan Allah yang sudah kita terima oleh Kristus.Apapun tindakan kita maka kita akan menikmati niat yang murni yang makin menyadarkan dan membebaskan serta menguntungkan kita.Respon kita terhadap kejahatan dunia pun intinya akan terus dimurnikan Allah.jika kita baik,kita akan baik dalam kebaikan Kristus,jika kita merasa harus tegas dan seolah jahat di hadapan dunia oleh ketegasan itu,maka kita harus tegas oleh ketegasan Kristus,yaitu tegas dalam kasih,marah dalam kasih,oleh karena kasih.Kita tidak sendiri untuk belajar dan memaknai hidup ini bersama Allah,kita punya Roh Kudus di dalam kita,Dia dari Allah,juga wujud kebaikan Allah bagi kita.Dia pengajar,Penghibur,Penuntun kita dalam segala Kebaikan.oleh Dia Kebaikan kita menjadi kemenangan dan bukan kekalahan.Lihatlah Kristus,bagi mata dunia yang tertutup secara rohani Kristus seolah kalah saat menderita disalib.Tapi Dia tidak kehilangan kemuliaanNya meski dalam hinaan dunia yang menghinakanNya.Dia tidak kehilangan kebaikan,damai sejahtera,keteguhan,dan pengampunanNya saat dirugikan dan dijahati dunia.Itu adalah kemenangan sesungguhnya,kemenangan sejati,suatu penyataan kemulianNya yang luar biasa besar.Syukur hal itu dibukakan bagi kita di dalam Dia.Oleh Dia kita menang,KebaikanNya di dalam kita memberi kita kemenangan hadapi dunia ini,amin.

Natashia Nikita, Menyanyi Untuk Tuhan

Di tengah pesatnya perkembangan industri musik yang bertema percintaan, ia tetap setia melantunkan lagu rohani bertema kidung dan pujian untuk Tuhan walau pun telah ditawarkan untuk ikut berkolaborasi di industri musik umum tersebut. Sudah belasan album lagu rohani yang ia hasilkan semenjak masuk dapur rekaman di usia delapan tahun. Bak anak tangga, tahun demi tahun, setiap album yang dihasilkannya menggambarkan perjalanannya melayani bersama Tuhan. Pada tahun 1996, saat masih berusia delapan tahun, Natashia Nikita yang akrab disapa Nikita atau Niq mengeluarkan album perdananya berjudul “Di Doa Ibuku Namaku Disebut”. Album ini berisi 11 lagu penyembahan plus lagu medley-nya. Dara manis bemata sayu ini berduet dengan Herlin Pirena yang juga penyanyi lagu-lagu rohani. Meski umurnya masih tergolong belia, setiap lagu-lagu yang dibawakannya cepat akrab di telinga pendengar dari berbagai kalangan baik anak-anak, muda, dan tua. Setelah sukses dengan album perdananya tersebut, masih di tahun yang sama, Nikita bersama dengan Herlin Pirena kembali berduet mengeluarkan album natal pertama “Natal Pilihan”, sekaligus menjadi album kedua Nikita. Mereka membawakan lagu-lagu natal tersebut setelah mengantongi izin dari Yamuger, Sinode AM GKI dan Herry Priyonggo.
     Setahun kemudian, putri pasangan Otniel Nikola dan Lily Tanjaya kelahiran Jakarta, 22 Mei 1988 ini kembali mengeluarkan albumnya yang ketiga “Ada Ampun Bapa Bagimu” yang dirilis pada tahun 1997. Kemudian “Kasih Dari Surga” merupakan albumnya yang keempat yang dirilis pada tahun 1999. Menyusul kemudian album kelima “Bapa Engkau Sungguh Baik” yang dirilis pada tahun 2001. Worship Series adalah album rohani keenam yang dirilis pada tahun 2002. Selain album-album ini, Nikita juga banyak berpartisipasi dalam beberapa album rohani kompilasi seperti Private Collection, Best Worship. Kub'rikan Syukurku adalah album rohani ketujuh Nikita yang dirilis pada 23 Februari 2003 saat dia berusia 15 tahun. Salah satu lagu yang dinyanyikan Nikita dalam album ini “Seperti Yang Kau Ingini”, menjadi salah satu soundtrack sinetron Buku Harian Nayla yang membuat lagu tersebut semakin populer kala itu. Tiga tahun kemudian, With You adalah album rohani kedelapan Nikita dan dirilis pada tahun 2006. Jika sebelumnya Nikita cenderung menyanyikan lagu dengan aliran musik yang lambat, Album With You memberi tantangan tersendiri bagi Nikita. Nikita berani mencoba berirama tempo cepat seperti R&B dan pop dance yang juga digandrungi pencinta lagu-lagu rohani dan sukses. Salah satunya adalah kolaborasinya dengan penyanyi Michael Jakarimilena dalam lagu “Ajarku Mengenal-Mu”.
     Nikita kembali ke aliran musik lambat yang menghiasi albumnya yang kesembilan “Pelangi Sehabis Hujan” yang dirilis 2007. Penggarapan lagu ini turut melibatkan beberapa musisi rohani Kristen terkenal seperti Jonathan Prawira, Welyar Kauntu, Julita Manik. Sementara album kesepuluh “The Journey” merupakan kompilasi dari lagu-lagu hits yang telah dinyanyikan Nikita di album-albumnya yang terdahulu. Tidak sampai di situ, Nikita yang memilih tetap bertahan di jalur lagu rohani terus menggugah telinga pecinta musik rohani dengan lagu terbarunya. Ia kembali mengeluarkan albumnya yang ke-11 yang dirilis pada 12 Maret 2010 masih di bawah naungan Maranatha Records yang membesarkannya selama ini. Kali ini bertajuk Love, Eternal merupakan album solo rohani yang didedikasikannya untuk Tuhan karena talenta yang diberikan kepadanya. Dilihat dari jenis musik yang dibawakan Nikita, rata-rata jenis aliran musiknya bertempo lambat.
     Dengan suara merdu nan bening, Nikita yang memiliki hobi membaca dan menonton film ini menjadikan setiap lagu yang dibawakannya begitu syahdu untuk didengar dan terasa menyatu dengan jiwa. Seperti lagu berjudul “Pelangi Sehabis Hujan” yang dirilis tahun 2007, begitu lekat bagi setiap hati yang penat dan mampu menggugah hati setiap yang mendengarkannya. Demikian bunyi liriknya: “Jalan hidupku tak selalu tanpa kabut yang pekat, namun Kasih-Mu nyata padaku pada waktu-Mu yang tepat. Mungkin langit pun tak terlihat tertutup awan tebal namun hatiku kan tetap kuat oleh janji-Mu yang kekal.” (Reff) Seperti pelangi sehabis hujan, Itulah janji setia-Mu Tuhan, Di balik dukaku telah menanti, Harta yang tak ternilai dan abadi.” “Saya seorang yang keras hati, tetapi apabila mendengar lagu ini, hati saya tersentuh dan menyadari bahwa Tuhan itu adalah segala-galanya. Pada saat kita dalam kesedihan atau kesusahan, Dia senantiasa bersama kita. Terima kasih Nikita karena membawa lagu ini yang telah menyentuh hati saya. Tuhan memberkatimu. Marilah kita berdoa agar Tuhan senantiasa melindungi anak-anak-Nya dan bumi ini yang diciptakan-Nya,” demikian ditulis salah satu komentar penggunjung You Tube meninggalkan kesannya setelah mendengarkan lagu yang dibawakan Nikita.
     Tidak sedikit para penikmat lagu-lagu rohani merasa bersyukur atas lagu-lagu rohani yang ditembangkan Nikita. Bahkan ada yang menyebutkan, setiap lagu-lagu yang dibawakan Nikita mampu membuat hati yang mendengarkannya menjadi luluh hingga meneteskan air mata. Lagu Nikita yang sempat menjadi soundtrack sinetron lagi adalah "Janji-Mu S'perti Fajar" dengan judul yang sama pada tahun 2007 dan "Hati Sebagai Hamba" dengan judul sinetron "Selamat Jalan Natasya". Namun lepas kekaguman kita terhadapnya, Tuhan Yesus (idola kita yang sebenarnya) melalui Nikita telah mengetuk hati kita untuk terus mau bersekutu dengan-Nya.

 

Monday, March 11, 2019

Mengenal 5 Wisata Ziarah Umat Kristen di Palestina

Wisata Umat Kristen di Palestina

Palestina adalah negeri yang didominasi oleh umat Islam. Meskipun populasi muslim begitu banyak, Palestina tidaklah menjadi dominasi orang-orang Islam saja. Kendati ada masjid Al-Aqsha yang dianggap sebagai satu dari tiga masjid terpenting umat Islam, Palestina juga jadi kota suci umat Kristen. Bahkan sebelum Islam berkembang dan mendominasi Palestina, Kristen serta Yahudi pernah ada di sana.

Yerusalem Jadi Kota Suci Kristen

Salah satu kota di Palestina yang dianggap begitu penting bagi Kristen adalah Yerusalem. Kota tua ini menyimpan banyak sekali lokasi wisata ziarah utama umat Kristen seperti berikut ini:
  1. Gereja Makam Kudus

Mengenal 5 Wisata Ziarah Umat Kristen di Palestina
Gereja Makam Kudus
Selain dikenal akan kompleks Masjidil Aqsha yang begitu penting bagi umat Islam, pada salah satu sudut kota tua Yerusalem terdapat Gereja Makam Kudus (Church of the Holy Sepulchre). Di dalam area Gereja Makam Kudus ini ada situs tersuci Kristiani yakni Golgota yang diyakini sebagai tempat Yesus disalibkan. Sejak abad ke-4, banyak umat Kristen berziarah ke Gereja Makam Kudus dan jadi salah satu wisata utama saat ke Palestina.
  1. Gereja Segala Bangsa

Mengenal 5 Wisata Ziarah Umat Kristen di Palestina
Gereja Segala Bangsa
Tak jauh dari kompleks Masjidil Aqsha dan masih ada di kota Yerusalem, terdapat bukit Zaitun yang begitu penting bagi umat Kristen. di kaki bukit Zaitun ada Gereja Segala Bangsa yang dibangun arsitek Italia bernama Antonio Barluzzi pada 1919-1924. Gereja Segala Bangsa (The Church All Nations) sebetulnya dibangun di atas pondasi gereja kuno Bizantium pada abad ke-4 yang sempat dihancurkan bangsa Persia pada 614.
Setelah dibangun kembali oleh pasukan Perang Salib, gereja kuno itu sempat kembali dihancurkan sebelum akhirnya dibangun atas biaya 12 negara di dunia. Tak heran kalau akhirnya bangunan ini diberinama Gereja Segala Bangsa. Namun gereja ini juga disebut Gereja Penderitaan (Agony) karena di dalamnya terdapat batu, tempat di mana Yesus berdoa di taman Getsemani pada malam sebelum dirinya disalib dan dikhianati Yudas.
  1. Jalan Salib

Mengenal 5 Wisata Ziarah Umat Kristen di Palestina
Jalan Salib
Pada jalanan kota tua Yerusalem terdapat sebuah Jalan Kesengsaraan atau Jalan Penderitaan yang dalam bahasa Latin bermakna Via Dolorosa. Via Dolorosa adalah jalan yang dilalui Yesus sambil memanggul salib ke Kalvari. Ada 14 stasi di Jalan Salib ini dengan lima stasi terakhir di dalam Gereja Makam Kudus. Para peziarah Kristen  bergantian memanggul salib sebelum memasuki Makam Kudus untuk mengenang sikap kasih Yesus.
  1. Kapel Kenaikan

Mengenal 5 Wisata Ziarah Umat Kristen di Palestina
Kapel Kenaikan
Di bukit Zaitun juga ada destinasi wisata sejarah penting Kristen lainnya yakni Kapel Kenaikan (Chapel of Ascention). Umat Kristen meyakini kalau kapel ini adalah tempat di mana Yesus naik ke surga, 40 hari setelah dibangkitkan. Bahkan di dalam Kapel Kenaikan ada batu yang dipercaya memuat telapak kaki Yesus sebelum naik ke surga. Sudah beberapa kali Kapel Kenaikan mengalami renovasi.
  1. Garden Tomb

Mengenal 5 Wisata Ziarah Umat Kristen di Palestina
Garden Tomb
Sementara itu situs suci Kristiani lainnya yang tak bisa dilewatkan saat berkunjung ke Palestina adalah Garden Tomb. Sudah sejak lama orang-orang meyakini kalau Garden Tomb ialah makam dari Yesus. Sekedar informasi, makam ini ditemukan sebelumnya ditemukannya permainan togel online yaitu pada tahun 1861 dan kini sudah dibangun dua buah ruang ganda. Banyak umat Kristen yang berwisata ke Garden Tomb menyempatkan diri untuk berdoa.
Dengan berbagai kisah yang sangat identik dengan perkembangan agama Kristen, tak ayal kalau Palestina adalah negara wajib kunjung. Sama seperti bagaimana umat Islam menganggap kunjungan ke Mekkah sebagai misi suci, menjejakkan kaki di Yerusalem adalah keinginan banyak umat Kristen di Bumi.

4 Negara Tak Aman Bagi Umat Kristen

Paus Tawadros II, Paus 118 dari Gereja Koptik Mesir, memimpin umatnya dalam doa bersama di Gereja Koptik Mesir, di Kairo, Mesir, 17 Februari 2015. AP Photo

Pengadilan militer Mesir memvonis hukuman mati 17 tersangka yang terlibat dalam pengeboman tiga tempat ibadah umat Kristen pada 2016 dan 2017. Mesir juga telah menjatuhi hukuman penjara seumur hidup pada 19 tersangka pengeboman gereja dan 10 tersangka lainnya dengan hukuman 10 tahun dan 15 tahun penjara.
Dikutip dari aljazeera.com pada Jumat, 12 Oktober 2018, ISIS atau kelompok Negara Islam Irak-Suriah mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri yang menargetkan tiga gereja pada April 2016 dan Desember 2017 yang menewaskan puluhan orang.
Tempat ibadah umat Kristen di penjuru Mesir sering menjadi incaran serangan bom yang diklaim dilakukan oleh ISIS. Kondisi ini telah membuat otoritas berwenang memberlakukan status gawat darurat.
Lembaga riset Open Doors dikutip dari express.co.uk pada Januari 2018 meriset negara-negara yang tidak aman umat Kristen, berikut diantaranya :
1. Korea Utara
Negara ini dinobatkan sebagai negara paling berbahaya di dunia untuk umat Kristen oleh Open Doors. Korea Utara telah menduduki daftar tahunan Open Doors sebagai negara paling berbahaya dari negara-negara lain selama 16 tahun terakhir, menggantikan Arab Saudi dan Somalia, dua negara yang telah menduduki peringkat pertama selama 26 tahun sejak Open Doors melakukan riset.
“Korea Utara tetap menjadi tempat paling berbahaya di dunia bagi pemeluk agama Kristen. Mereka dipaksa untuk beribadah secara bersembunyi - jika mereka ditemukan, mereka akan dibawa ke kamp kerja paksa,” tulis Open Doors.
2. Mesir 
Mesir adalah negara yang dengan cepat naik dalam daftar karena ancaman kekerasan, kehidupan pribadi, keluarga, komunitas, keadaan nasional, dan kehidupan gereja. Negara ini berada di peringkat ke-17 negara yang berbahaya bagi umat Kristen setelah pada 2017 banyak kekerasan dan serangan mengancam umat Kristen.
“Pada 2017 ada beberapa insiden kekerasan yang mengerikan di seluruh Mesir, diantaranya pada saat Paskah, 49 orang terbunuh dalam dua pemboman gereja dan pada Mei ekstremis menyerang orang-orang yang bepergian ke sebuah biara di Mesir Hulu - menewaskan 29 orang," tulis Open Doors.
Direktur Eksekutif Open Doors, Lisa Pearce, mengatakan umat Kristen di Mesir menghadapi rentetan diskriminasi dan intimidasi. Kendati demikian, mereka menolak untuk melepaskan keyakinan mereka.
“Di Mesir, seperti di banyak negara Timur Tengah lainnya, agama seseorang akan dinyatakan di kartu identitas. Ini membuat diskriminasi dan penganiayaan menjadi mudah - seseorang diabaikan untuk pekerjaan, izin perencanaan sulit diperoleh dan mereka adalah target ketika berusaha untuk pergi ke gereja,” ujarnya.
3. Turki
Turki juga dipilih sebagai tempat paling berbahaya untuk umat Kristen. Berbatasan dengan Eropa, negara ini menempati peringkat ke-31 setelah dalam setahun ditandai oleh penindasan hak-hak sipil.
4. Nigeria
Afrika juga disoroti karena meningkatnya ancaman ekstremisme Islam di daerah-daerah, dengan orang Kristen di Nigeria terancam oleh tingkat ekstrim dari kekerasan.
"Ekstremis membunuh lebih dari 2.000 orang Kristen pada tahun lalu. Lebih dari 500 perempuan diperkosa atau mengalami pelecehan seksual. Pemerkosaan digunakan sebagai senjata perang oleh ekstrimis Islam di Nigeria Utara,” tulis Open Doors.
Negara-negara tak aman bagi umat Kristen yang ada di daftar teratas berada di Timur Tengah atau Afrika Utara, termasuk Afghanistan, Pakistan, Libya, Irak, Yaman dan Iran. Somalia, Sudan, Eritrea dan India juga memenuhi urutan 10 besar.

DONASI DAN SPONSORSHIP

Untuk menunjang pelayanan kami di bidang media renungan dan berita, anda dapat beriklan di web/blog kami atau berdonasi.
Silahkan hubungi nomor telepon/WA kami di: 08991658370



Pekabaran Injil di Indonesia dan Pengaruhnya terhadap Pembaruan Masyarakat dan Negara.

Oleh: Merphin Panjaitan. I.Pendahuluan. Injil Yesus Kristus muncul di tengah bangsa Yahudi, dan pekabarannya pertama di tujukan kepada m...