Wednesday, March 20, 2019

KEBAIKAN HATI

Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang.
Tuhan sudah dekat!
Filipi 4:5

     Banyak orang berbuat baik dalam keinginan agar dia terpandang oleh kebaikannya dan adalagi yang ingin menutupi kejahatan dengan kebaikan.Apakah mereka sudah melakukan firman yang di atas?Jika dibawa di dalam Kristus agar dimurnikan maka memang keinginan Allah agar kita dikenal dan dipandang oleh karena kebaikan kita.jika dibawa dalam Kristus maka memang sesuai firman Allah bahwa kasih atau kebaikan itu menutupi banyak sekali dosa.Hendaklah kebaikan kita diketahui oleh banyak orang bukanlah pameran kemampuan diri melainkan refleksi kasih Allah yang kita rasakan dan nikmati dalam iman.Hendaklah kebaikan kita diketahui semua orang merupakan penyataan Allah lewat kita.Bukan oleh kuat kita tapi oleh kuat Dia.Dalam hal ini adalah kebanggan kita terletak pada Kristus dan bukan pada diri kita.Saat kita berbangga akan diri kita,maka kita berbangga dalam kebenaran yaitu oleh karena Kristus.Kita sadar bahwa kita memang membanggakan oleh karena kebanggaan Allah yaitu Kristus ada di dalam kita dan menjadi kebanggaan kita dalam kebaikan.
          Banyak orang tidak berjalan seturut hatinya,kita pun sering demikian.Kita seolah menipu diri sendiri dan banyak orang dengan penampilan lahiriah kita sementara hati berkeinginan lain.Hendaklah kebaikan hatimu diketahui oleh semua orang lewat penampilan hidupmu yang terbuka kepada Allah.Agar dalam keterbukaan kita,kita semakin dipulihkan dari segala konsep kebaikan milik kita kepada konsep kebaikan sejati milik Allah untuk kita.Selama kita belum bisa terbuka kepada Allah tentang kedalaman hati kita,maka kita tak akan pernah mampu menunjukkan kebaikan hati kita kepada dunia.
     Kristus adalah bukti kebaikan hati Allah yang nyata bagi dunia.Dia nyata dalam menunjukkan hatiNya.Dia terbuka dan terang-terangan dalam segenap perumpamaanNya.Manusia saat itu sulit memahami keterbukaan Kristus karena mereka tertutup oleh kejahatan hati mereka sendiri.KeterbukaanNya dalam segenap perumpamaanNya tidak dilihat dari pengkalimatanNya secara harafiah,tapi di lihat dari makna yang disampaikan di dalam perumpamaan itu.dalam yohanes 3:1-21,keterbukaan Kristus yang penuh hikmat ini bahkan sulit untuk dipahami Nikodemus yang adalah ahli kitab suci.Padahal makna dalam perbincangan tentang kelahiran kembali itu adalah dilahirkan secara rohani oleh Roh kudus.Tidakkah Kristus bermaksud menyampaikan keterbukaanNya?Tapi keterbukaan Kristus menjadi tertutup bagi mereka yang hati dan pikirannya masih tertutup oleh ketidakberanian untuk benar-benar terbuka kepada Allah.
     Apapun kondisi hati kita,marah,jengkel,tidak mau taat,jauh dari pengampunan,dan susah serahkan itu semua dalam keterbukaan pada Kristus.Oleh Dia maka itu semua akan menjadi jalan bagiNya untuk membawa kita kepada segala kebaikan.Banyak orang berpikir bahwa jika berhadapan dengan Allah hanya boleh menunjukkan yang baik-baik saja,jadi hanya dalam kondisi merasa sedang jauh dari masalah atau dosa baru bisa dating kepada Tuhan di ibadah atau gereja.Salah besar,Allah justru membutuhkan keterbukaan dan tyerang-terangan kita di hadapan Dia.Kita terbuka bukan bermakna untuk melawan Dia tapi justru untuk dibersihkan oleh Dia.Kita terbuka bukan bermakna untuk menuduh Dia,tapi untuk melepaskan segala kekotoran kita.Kepada siapa kita terbuka?adakah kita selamat dan bersih dari derita dosa jika kita hanya terbuka kepada dunia?padahal jika kita merasa bahwa kita hidup terbuka terhadap dunia dengan mencari pelarian di dalamnya,sebenarnya itu wujud dari betapa kita sedang menutup diri dari kenyataan diri sendiri.Kita sedang menutup diri dari kenyataan di dalam hati dan pikiran.Kenyataan itu harus dinyatakan kepada Allah,baru kita mulai bisa menikmati bagaimana kebaikan hati kita nyata pada banyak orang.
     Kebaikan hati kita adalah Kristus dan bukan hati kita sendiri tapi Kristus yang diam di dalam kita.Kebaikan hati manusia semata akan pamrih adanya.Kebaikan itu kerap luntur saat hadapi kenyataan di mana air susu dibalas air tuba.Kebaiakn itu akhirnya nyata bahwa berasal dari sumber yang cemar dan usang.Kristus adalah sumber kebaikan hati kita.Jika kita tergerak berbuat kebaikan,maka bawa itu kepada Kristus agar kebaikan itu tidak mudah luntur oleh keadaan,oleh balasan yang diterima,oleh duka,ataupun oleh tidak adanya pengakuan dan penghargaan dari sesama.Sebab penghargaan kita dalam kebaikan adalah kebaikan itu sendiri.Kristus telah membuat itu amat berharga dan menjadi berkat bagi kita dalam segala hal.
     Bahkan jika ada saatnya kita pamrih dan kecewa telah berjasa atau berbuat kebaikan karena kita tidak memperoleh apa-apa,maka bawalah itu di dalam Kristus agar kita tahu bahwa kita sudah menerima Dia terlebih dahulu sebagi berkat utama Allah bagi kita.Tidak ada kebaikan yang sia-sia jika di dalam Kristus.Lihat Kristus,saat Dia sedih dan menangis untuk Yerusalem,saat Dia marah dan mengusir pedagang-pedagang di bait Allah,saat Dia mengecam beberapa kota di Israel,semua itu adalah refelksi dari kebaikan hatiNya yang terang-terangan.Dalam keterbukaanNya ada pengajaran dan maksud baik.Tidak seperti keterbukaan kita yang menunjukkan kelemahan diri,amarah tanpa kasih,atau berasal dari ketakutan.Kita memang lemah dan penuh kekurangan,sekarang kita tahu siapa kita dan siapa Yesus yang adalah kekuatan kita.Yesuslah kemurnian kita dalam segala keterbukaan kita kepada Allah dan kepada manusia,hingga oleh Dia kita semakin dewasa dan berbahagia oleh tuntunanNya.Kita tidak kekurangan pengajaran dalam segala sesuatu baik dalam suka atau duka,dalam masalah atau nyaman.Semua itu menjadi sarana kita untuk selalu membuka hati pada Allah,dan menjadi sarana Allah untuk selalu membuka kebaikan hati kita kepada dunia.Oleh Dia kita menjadi surat Kristus yang dibaca semua orang.Surat hidup yang bukan bertuliskan pada kertas lahiriah tapi bertuliskan secara rohani pada segenap hidup kita.
       Kebaikan hati tanpa kebaikan Kristus itu bukan kebaikan.Jika harus disebut kebaikan maka itu adalah kebaikan dunia,itu cemar.Inilah perbedaan antara kita dengan orang-orang di luar Kristus.Kebaikan hati dalam kebaiakn Kristus membawa sukacita,pengajaran,berkat,dan kekuatan.Bukan dinikmati sebagai paksaan diri tapi dinikmati sebagai kasih yang alami.Walaupun kita masih sering memaksa diri untuk berlaku baik,tapi oleh Kristus kita akan semakin menikmati kebaikan Allah yang akan menjadi alami dalam kebaikan hati kita.Jika kebaikan kita nyata dalam tindakan,maka Kristuslah yang menjadi kebanggan dalam semua itu dan Dialah keberhasilan kita dalam semua yang kita capai oleh kebaikan

No comments:

Post a Comment

DONASI DAN SPONSORSHIP

Untuk menunjang pelayanan kami di bidang media renungan dan berita, anda dapat beriklan di web/blog kami atau berdonasi.
Silahkan hubungi nomor telepon/WA kami di: 08991658370



Pekabaran Injil di Indonesia dan Pengaruhnya terhadap Pembaruan Masyarakat dan Negara.

Oleh: Merphin Panjaitan. I.Pendahuluan. Injil Yesus Kristus muncul di tengah bangsa Yahudi, dan pekabarannya pertama di tujukan kepada m...