Tuesday, November 28, 2017

Menggendong Sahabat Selama 8 Tahun

Ayat penuntun: Yesaya 46 : 4

Anda pasti sering mendengar berita mengenai kenakalan remaja, mulai dari tawuran, memakai narkoba, ikut gank motor, pergaulan bebas dan sebagainya yang membuat miris. Namun, tidak semua remaja memiliki kelakuan yang tidak baik atau hanya bisa menghamburkan uang orang tua. Dari banyaknya remaja di dunia, salah satu yang berhati emas adalah Di Hebei, Cina, seorang remaja bernama Lui Shi Ching.

Dilansir oleh ibtimes.com, Lui Shi Ching adalah remaja berhati emas. Usianya baru 16 tahun ketika banyak media memberitakan dirinya. Lui Shi Ching berasal dari Hebei, China. Yang membuat pemuda ini terkenal adalah ketulusan hati menggendong sahabatnya, Lu Shao. Lu Shao memiliki kelainan bawaan yang membuatnya sulit berjalan, karena itu, dia harus digendong.
Tidak pernah memamerkan kebaikan hatinya.
Sekitar sepuluh tahun lalu, Lu Shao terjebak hujan ketika pulang sekolah. Ibunya tidak dapat menjemput. Melihat hal itu Lui Shi Ching menawarkan dirinya untuk menggendong Lu Shao. Padahal, tubuh Lui Shi Ching lebih kecil dibanding Lu Shao. Namun hal itu tidak menyurutkan kebaikan hati Lui Shi Ching, dia tetap menggendong temannya pulang.
Sejak saat itu, Lui Shi Ching selalu menggendong Lu Shao. Pemuda berhati emas ini mengantar Lu Shao pergi dan pulang dari sekolah, bahkan saat sahabatnya ingin ke toilet. Semua hal ini sudah dilakukan selama 8 tahun. Yang hebat, Lui Shi Ching tidak pernah menceritakan kebaikan hatinya pada orang lain. Orang tuanya baru tahu kebaikan hati putra mereka setelah Lui Shi Ching menggendong Lu Shao selama 4 tahun.
Bantuannya bagai sinar matahari yang menyingkirkan awan gelap
Dalam sebuah wawancara, Lui Shi Ching ditanya bagaimana dia bisa menggendong teman yang badannya lebih besar. Lui Shi Ching mengatakan bahwa dia bahagia saat membantu Lu Shao, sehingga berat badannya tidak menjadi beban. “Saya sangat senang bisa membantunya, tidak terasa sudah delapan tahun,” ujarnya.
Sementara itu, Lu Shao menuliskan dalam buku hariannya, bantuan yang diberikan Lui Shi Ching telah menyingkirkan awan gelap yang menyelimuti hidupnya. Kebaikan hati Lui Shi Ching diibaratkan seperti sinar matahari yang menyinari kehidupannya.
Itulah sekilas kisah persahabatan yang mengharukan. Semoga semakin banyak Lui Shi Ching lain, agar manusia belajar bahwa kebaikan hati. tidak hanya berupa uang dan materi. Banyak orang berani menyisihkan harta untuk orang lain, namun berapa banyak yang mau menggendong orang lain yang sedang kesusahan?
Semoga kisah ini bisa menjadi inspirasi untuk Anda.

     Kisah di atas mengingatkan saya akan satu lagi sifat dari kepribadian Allah yang Agung. Sesungguhnya jika kita mendalami hingga kedalaman batin maka tiada satu pun manusia yang sanggup benar-benar bisa menanggung beban hidup sesamanya. Menggendong secara lahiriah tentu ada yang bisa sebagaimana kisah di atas dan kebaikan hati dari Lui Shi Cing pautu dipuji. Ada satu Pribadi yang benar-benar seutuhnya sanggup menanggung seluruh hidup kita dan beban kita. Dialah Yesus yang selalu setia menggendong kita. Sebab tanggunganNyabagi kita adalah keseluruhan diri kita dan hidup kita. Dia menanggung apa yang tidak bisa ditanggung oleh siapapun, yaitu dosa dan segala beban kita. Agar di dalam Dia kita dibebaskan dan berkemenangan.  Agar di dalam Dia pula barulah kita bisa saling senasib dan sepenanggunagn dengan sesama dengan benar…yaitu dalam Yesus dan oleh kuat kuasaNya dan kepedulianNya.

No comments:

Post a Comment

DONASI DAN SPONSORSHIP

Untuk menunjang pelayanan kami di bidang media renungan dan berita, anda dapat beriklan di web/blog kami atau berdonasi.
Silahkan hubungi nomor telepon/WA kami di: 08991658370



Pekabaran Injil di Indonesia dan Pengaruhnya terhadap Pembaruan Masyarakat dan Negara.

Oleh: Merphin Panjaitan. I.Pendahuluan. Injil Yesus Kristus muncul di tengah bangsa Yahudi, dan pekabarannya pertama di tujukan kepada m...