Ayat penuntun: Yesaya 46 : 4
Anda pasti sering mendengar berita mengenai kenakalan remaja,
mulai dari tawuran, memakai narkoba, ikut gank motor, pergaulan bebas dan
sebagainya yang membuat miris. Namun, tidak semua remaja memiliki kelakuan yang
tidak baik atau hanya bisa menghamburkan uang orang tua. Dari banyaknya remaja
di dunia, salah satu yang berhati emas adalah Di Hebei, Cina, seorang remaja
bernama Lui Shi Ching.
Dilansir oleh ibtimes.com, Lui Shi Ching adalah remaja berhati emas. Usianya
baru 16 tahun ketika banyak media memberitakan dirinya. Lui Shi Ching berasal
dari Hebei, China. Yang membuat pemuda ini terkenal adalah ketulusan hati
menggendong sahabatnya, Lu Shao. Lu Shao memiliki kelainan bawaan yang
membuatnya sulit berjalan, karena itu, dia harus digendong.
Tidak pernah memamerkan kebaikan hatinya.
Sekitar sepuluh tahun lalu, Lu Shao
terjebak hujan ketika pulang sekolah. Ibunya tidak dapat menjemput. Melihat hal
itu Lui Shi Ching menawarkan dirinya untuk menggendong Lu Shao. Padahal, tubuh
Lui Shi Ching lebih kecil dibanding Lu Shao. Namun hal itu tidak menyurutkan
kebaikan hati Lui Shi Ching, dia tetap menggendong temannya pulang.
Sejak saat itu, Lui Shi Ching selalu
menggendong Lu Shao. Pemuda berhati emas ini mengantar Lu Shao pergi dan pulang
dari sekolah, bahkan saat sahabatnya ingin ke toilet. Semua hal ini sudah
dilakukan selama 8 tahun. Yang hebat, Lui Shi Ching tidak pernah menceritakan
kebaikan hatinya pada orang lain. Orang tuanya baru tahu kebaikan hati putra
mereka setelah Lui Shi Ching menggendong Lu Shao selama 4 tahun.
Bantuannya bagai sinar matahari yang menyingkirkan awan gelap
Dalam sebuah wawancara, Lui Shi
Ching ditanya bagaimana dia bisa menggendong teman yang badannya lebih besar.
Lui Shi Ching mengatakan bahwa dia bahagia saat membantu Lu Shao, sehingga
berat badannya tidak menjadi beban. “Saya sangat senang bisa membantunya, tidak
terasa sudah delapan tahun,” ujarnya.
Sementara itu, Lu Shao menuliskan
dalam buku hariannya, bantuan yang diberikan Lui Shi Ching telah menyingkirkan
awan gelap yang menyelimuti hidupnya. Kebaikan hati Lui Shi Ching diibaratkan
seperti sinar matahari yang menyinari kehidupannya.
Itulah sekilas kisah persahabatan
yang mengharukan. Semoga semakin banyak Lui Shi Ching lain, agar manusia
belajar bahwa kebaikan hati. tidak hanya berupa uang dan materi. Banyak orang
berani menyisihkan harta untuk orang lain, namun berapa banyak yang mau
menggendong orang lain yang sedang kesusahan?
Semoga
kisah ini bisa menjadi inspirasi untuk Anda.
Anda pasti sering mendengar berita mengenai kenakalan remaja,
mulai dari tawuran, memakai narkoba, ikut gank motor, pergaulan bebas dan
sebagainya yang membuat miris. Namun, tidak semua remaja memiliki kelakuan yang
tidak baik atau hanya bisa menghamburkan uang orang tua. Dari banyaknya remaja
di dunia, salah satu yang berhati emas adalah Di Hebei, Cina, seorang remaja
bernama Lui Shi Ching.
Dilansir oleh ibtimes.com, Lui Shi Ching adalah remaja berhati emas. Usianya baru 16 tahun ketika banyak media memberitakan dirinya. Lui Shi Ching berasal dari Hebei, China. Yang membuat pemuda ini terkenal adalah ketulusan hati menggendong sahabatnya, Lu Shao. Lu Shao memiliki kelainan bawaan yang membuatnya sulit berjalan, karena itu, dia harus digendong.
Tidak pernah memamerkan kebaikan hatinya.
Sekitar sepuluh tahun lalu, Lu Shao
terjebak hujan ketika pulang sekolah. Ibunya tidak dapat menjemput. Melihat hal
itu Lui Shi Ching menawarkan dirinya untuk menggendong Lu Shao. Padahal, tubuh
Lui Shi Ching lebih kecil dibanding Lu Shao. Namun hal itu tidak menyurutkan
kebaikan hati Lui Shi Ching, dia tetap menggendong temannya pulang.
Sejak saat itu, Lui Shi Ching selalu
menggendong Lu Shao. Pemuda berhati emas ini mengantar Lu Shao pergi dan pulang
dari sekolah, bahkan saat sahabatnya ingin ke toilet. Semua hal ini sudah
dilakukan selama 8 tahun. Yang hebat, Lui Shi Ching tidak pernah menceritakan
kebaikan hatinya pada orang lain. Orang tuanya baru tahu kebaikan hati putra
mereka setelah Lui Shi Ching menggendong Lu Shao selama 4 tahun.
Bantuannya bagai sinar matahari yang menyingkirkan awan gelap
Dalam sebuah wawancara, Lui Shi
Ching ditanya bagaimana dia bisa menggendong teman yang badannya lebih besar.
Lui Shi Ching mengatakan bahwa dia bahagia saat membantu Lu Shao, sehingga
berat badannya tidak menjadi beban. “Saya sangat senang bisa membantunya, tidak
terasa sudah delapan tahun,” ujarnya.
Sementara itu, Lu Shao menuliskan
dalam buku hariannya, bantuan yang diberikan Lui Shi Ching telah menyingkirkan
awan gelap yang menyelimuti hidupnya. Kebaikan hati Lui Shi Ching diibaratkan
seperti sinar matahari yang menyinari kehidupannya.
Itulah sekilas kisah persahabatan
yang mengharukan. Semoga semakin banyak Lui Shi Ching lain, agar manusia
belajar bahwa kebaikan hati. tidak hanya berupa uang dan materi. Banyak orang
berani menyisihkan harta untuk orang lain, namun berapa banyak yang mau
menggendong orang lain yang sedang kesusahan?
Semoga
kisah ini bisa menjadi inspirasi untuk Anda.
Kisah di atas
mengingatkan saya akan satu lagi sifat dari kepribadian Allah yang Agung.
Sesungguhnya jika kita mendalami hingga kedalaman batin maka tiada satu pun
manusia yang sanggup benar-benar bisa menanggung beban hidup sesamanya.
Menggendong secara lahiriah tentu ada yang bisa sebagaimana kisah di atas dan
kebaikan hati dari Lui Shi Cing pautu dipuji. Ada satu Pribadi yang benar-benar
seutuhnya sanggup menanggung seluruh hidup kita dan beban kita. Dialah Yesus
yang selalu setia menggendong kita. Sebab tanggunganNyabagi kita adalah
keseluruhan diri kita dan hidup kita. Dia menanggung apa yang tidak bisa
ditanggung oleh siapapun, yaitu dosa dan segala beban kita. Agar di dalam Dia
kita dibebaskan dan berkemenangan. Agar
di dalam Dia pula barulah kita bisa saling senasib dan sepenanggunagn dengan
sesama dengan benar…yaitu dalam Yesus dan oleh kuat kuasaNya dan kepedulianNya.

No comments:
Post a Comment