Baca: Matius 1:1-17
Injil Matius dimulai dengan silsilah Yesus
Kristus. Apa yang ingin Matius ungkapkan sebenarnya? Di dalam Septuaginta
(Perjanjian Lama dalam bahasa Yunani) istilah 'silsilah' hanya ditemukan dalam
Kej. 1 dan 5. Ini menandakan bahwa penggunaan istilah 'silsilah' dimaksudkan
Matius untuk mengungkapkan asal usul Yesus. Berarti sejak ayat pertama, Injil
Matius telah membawa kita ke dalam pertanyaan yang sangat penting bagi setiap
manusia yaitu: Siapakah Yesus? Apa peran-Nya dalam rencana Allah dan dalam
kehidupan kita? Sebagai anak Daud, Yesus menggenapi janji Allah kepada Daud
bahwa keturunannya akan tetap menduduki takhta Israel dan memerintah kerajaan
di seluruh alam semesta (2Sam. 7:12-16; Yes. 9:6-7). Sebagai anak Abraham,
Yesus menggenapi janji yang diberikan kepada nenek moyang bangsa Israel. Karena
Dia, seluruh umat manusia akan diberkati (Kej. 12:1-3). Penggenapan tentang
berkat universal kepada semua bangsa di dalam Yesus memang menjadi fokus utama
Injil Matius. Karena berkat universal disebut dalam ayat pertama dan ayat
terakhir Injil Matius. Sebagai anak Daud dan anak Abraham Yesus benar-benar
telah lahir dan ada dalam sejarah manusia. Ini dibuktikan oleh Matius melalui
silsilah Yesus Kristus (2-16).Silsilah Yesus Kristus ini berdasarkan data
sejarah dalam Perjanjian Lama dan buku catatan di dalam Bait Allah di
Yerusalem. Ini semakin menegaskan bahwa berkat universal itu telah tersedia
bagi umat manusia. Renungkan: 17 ayat pertama Injil Matius kembali mengingatkan
kita bahwa Yesus adalah fokus utama dalam rman Tuhan. Dialah Tuhan dan Juruselamat yang Allah
berikan bagi seluruh umat manusia. Marilah di malam Natal ini kita panjatkan
puji syukur yang paling agung atas berkat yang telah dilimpahkan bagi kita di dalam
Yesus, sekaligus mengevaluasi apakah hidup kita sudah senantiasa terfokus
kepada-Nya.
No comments:
Post a Comment