Wednesday, March 20, 2019

KEBAIKAN DI DALAM TERANG

InFo kRisTiAni: Mei 2012
Karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran,
Efesus 5:9

     Orang cenderung berbuat jahat di dalam kegelapan,atau saat suasana gelap.Orang cenderung lebih suka berbuat jahat dengan cara gelap.Situasi yang sedang buta dalam gelapnya kekacauan adalah situasi yang tepat bagi manusia untuk melakukan kejahatan,ketidakadilan,dan melawan kebenaran.Lihatlah bagaimana liciknya iblis memanfaatkan gelapnya mata hawa saat melihat-lihat buah pohon pengetahuan yang dilarang Allah.Mereka yang gelap oleh keinginan akhirnya dicengkram oleh keinginan itu dalam kejahatannya.Mereka yang gelap oleh nafsu akhirnya dicengkram oleh nafsu itu dalam kejahatannya.Hawa akhirnya jatuh dalam kegelapan pandangan dan hasratnya yang dimanfaatkan iblis.Sejak dosa masuk dalam dunia ini,kita butuh terang untuk menerangi segenap jalan dan langkah hidup kita.Kita butuh terang untuk menerangi lingkungan dan situasi hidup kita.Terutama kita perlu terang untuk menerangi diri kita sendiri seterang dan sedalam mungkin agar kita tahu dan mengenal diri kita sesungguhnya dengan benar dan jelas.
     Matius 6:23 berkata bahwa jika matamu gelap maka gelaplah seluruh tubuhmu.Jika terang yang ada padamu gelap maka betapa gelapnya kegelapan itu.Jika mata hati kita sebagai mata penilaian dan perasaan kita gelap maka kita akan melihat semua dalam kegelapan.Jika mata penglihatan jasmani kita gelap oleh berbagai nafsu dosa dan amarah,maka gelaplah segenap tingkah laku kita dan cara pandang kita.Ayat sebelumnya yaitu matius 6:22 menyatakan mata adalah pelita tubuh,jika matamu baik maka teranglah seluruh tubuhmu.Adakah ini bermaksud sebatas dan hanya mata secara jasmaniah?Tidak,jika mata hati kita dan mata rohani kita baik,maka teranglah seluruh tubuh kita.Dalam arti teranglah seluruh diri pribadi kita dan hidup kita.Oleh dosa maka semua manusia berada dalam gelap semata karena mata kita semua gelap dibutakan dosa.Oleh Kristus yang sudah datang kita berolah terang yang sesungguhnya yang bisa menerangi kita.Dialah terang yang dinyatakan Allah kepada kita untuk tinggal di dalam kita dan menjadi terang hidup kita.
     Oleh Kristus mata rohani kita dibukakan agar kita sanggup melihat dalam terang Allah.Kita sanggup menilai mana yang terbaik untuk kita,dan mendapati berbagai pencerahan Allah yang makin melumas kekotoran yang menggelapkan mata hati kita.Mereka yang mengakui dan menyerahkan kegelapan dirinya di dalam Kristus akan berolah terang yang menerangi hidupnya dan terlepas dari berbagai jerat kegelapan dosa.Cara kita melihat,baik dengan mata jasmani dan mata rohani menentukan cara pandang hidup kita dan hasil kehidupan kita.Apakah itu berkenan kepada Allah atau tidak.Tanpa Roh kudus kita semua buta dan tidak sanggup melihat dan menilai hidup dengan benar.Akhirnya yang kita dapati adalah masalah demi masalah yang menghimpit dalam kegelapan.Masalah-masalah yang semakin mengaburkan jalan rencana Allah bagi kita.Syukur kita selalu punya Yesus Kristus yang adalah terang bagi kita.Datang kepada Dia dan nikmati terangnya yang ajaib yang menyingkapkan segala yang terselubung di dalam kita.Hal itu bukan untuk menghakimi kita tapi untuk mengobati kita,membersihkan kita,dan menjadikan kita terang.
      Banyak orang tidak sadar akan kemalangan mereka yang meskipun bergelimang harta tapi ternyata mereka sedang ditipu oleh gelapnya penglihatan sendiri.Secara lahiriah mereka mungkin aktif beribadah dan bahkan pelayanan,tapi secara rohaniah,jauh di dalam batin mereka sedang melihat dalam kegelapan diri.Apa yang kita kejar dalam hidup ini?Janganlah kita sampai digelapkan oleh harta dunia,digelapkan oleh jabatan,digelapkan oleh nafsu diri sendiri.Bukan salah jika kita memiliki minat terhadap harta dan jabatan,bawalah itu dalam terang kita yaitu Kristus.Dialah yang akan menerangi semua itu dan diri kita agar kita tidak mencarinya dalam kegelapan tapi dalam terang Allah.Tiada dosa dalam terang Kristus.
     Daud memiliki pengalaman ketika melewati lembah kekelaman yang gelap.Dalam kehidupan sebagai gembala dia sering melewati suatu celah yang diapit dua buah bukit amat tinggi.Akibatnya celah yang disebutnya lembah itu amat gelap meskipun siang hari dan hanya terang saat matahari tepat berada di atas kepala.Daud lalu menuliskannya dalam mazmur nyanyiannya yang mengandaikan bahwa dalam perjalanan hidup ini kita sering melewati lembah kelam.Lembah di mana kita bisa terantuk oleh batu kesombongan atau kelengahan dan jatuh,lembah di mana kita bisa disergap oleh berbagai keinginan yang menyesatkan dan membawa derita.Dalam lembah itu kita selamat melewatinya oleh terang Kristus di dalam kita.
     Dalam terang Kristus maka kita mengenal kebaikan dengan benar dan bisa berbuat baik.Kebaikan kita adalah terang kita bagi dunia.Kebaikan kita menunjukkan bahwa kita menyatakan terang Allah yang ada di dalam kita.Kebaikan kita yang bersumber dari Kristus akan menerangi kita untuk semakin menikmati kasih Allah.Dalam terang tidak ada kepalsuan dan permainan.Tapi terang yang sejati akan menerangi segenap kegelapan dan menelanjanginya.Lihatlah Yesus saat menyatakan terang itu,banyak yang ditelanjangi kejahatan mereka yang terselubung dan mereka tidak terima.Syukur oleh Roh Kudus kita menerima selalu saat diajar dalam segenap penerangan Allah yang menyucikan kita.Mereka yang lebih terpikat dan diikat oleh kegelapan menentang ketika diterangi oleh terang.Seharusnya kita tahu betul bahwa maksud kita diterangi dan ditegur oleh terang itu adalah untuk kebaikan dan kebebasan kita.Bukan bermaksud untuk menunjuk-nunjuk kesalahan kita dan seolah memusuhi kita.
     Kita yang dahulu berjalan sekehendak sendiri dalam kegelapan diri,kini beroleh terang Kristus yang menerangi segenap diri dan hidup kita.Kita adalah anak-anak terang,yang sanggup menerangi diri sendiri dalam kuasa Kristus.Kita melihat,mendengar,bicara dan merasakan hidup ini di dalam terang.Kita tidak sedang menunjukkan kebutaan ketika sedang berbicara dan berbuat tapi oleh Kristus kita sedang menunjukkan penerangan lewat itu.Terang tanpa kebaikan itu bukan terang yang benar tapi itu sesungguhnya adalah kegelapan.Kebaikan tanpa sebagai terang hidup maka itu bukan kebaikan sejati melainkan kebaikan manusia yang berinti dari kegelapan diri.Dalam Kristus maka teranag adalah sebagai kebaikan,dan kebaikan adalah juga sebagai terang.Keduanya satu di dalam Dia.KebaikanNya menunjukkan bahwa Dia sedang menerangi kita,dan terangNya menunjukkan bahwa Dia baik bagi kita.KebaikanNya adalah terangNya,dan terangNya adalah kebaikanNya.
     Makna manusia dan dunia berbeda.Orang sering menyingkapkan apa yang terselubung bukan untuk murni maksud baik tapi untuk menjatuhkan dan menghakimi.Orang kadang terang-terangan karena marah dan dikuasai emosi untuk memusuhi dan menjatuhkan.Terang-terangan kita akan kejahatan orang lain kadang dipicu untuk menyembunyikan kejahatan sendiri.Lihatlah saat Yesus dihadapkan pada keinginan menghakimi bangsa yahudi yang seolah-olah telah menerangi gelapnya perzinahan seorang pelacur.Yesus tidak mudah diseret masuk dalam makna dunia yang salah tentang terang.Dia menunjukkan terangNya yang sesungguhnya yang menerangi dan menelanjangi dosa semua orang.Tidak ada yang berani menghakimi pelacur itu tatkala tahu bahwa mereka pun gelap seperti pelacur tersebut,bahwa mereka pun sebenarnya orang berdosa.

     Terang Allah menerangi segala sesuatu,jika terang itu menghakimi dengan cara pandang dunia yang gelap maka kita semua layak mati terhukum oleh karena dosa.Tapi terang Allah itu datang dan menunjukkan bahwa Dia menerangi bukan untuk menghakimi dengan cara dunia yang gelap.Dia menerangi dengan kasih dan pengampunan.Syukur kepada Allah bahwa kita yang dalam kristus beroleh terang itu sebagai kebaikan dalam diri kita.Oleh terang itu kita akan menerima segala realita hidup ini dalam kebaikan dan pengampunan Allah.Setidaknya hari demi hari kita terus dibawa dalam penyerahan kepada Dia agar selalu diterangiNya untuk menerangi hidup kita dan orang lain.

No comments:

Post a Comment

DONASI DAN SPONSORSHIP

Untuk menunjang pelayanan kami di bidang media renungan dan berita, anda dapat beriklan di web/blog kami atau berdonasi.
Silahkan hubungi nomor telepon/WA kami di: 08991658370



Pekabaran Injil di Indonesia dan Pengaruhnya terhadap Pembaruan Masyarakat dan Negara.

Oleh: Merphin Panjaitan. I.Pendahuluan. Injil Yesus Kristus muncul di tengah bangsa Yahudi, dan pekabarannya pertama di tujukan kepada m...