Tuesday, March 12, 2019

KEBAIKAN DALAM PENGETAHUAN


Saudara-saudaraku,aku sendiri memang yakin tentang kamu,bahwa kamu juga telah penuh dengan kebaikan dan dengan segala pengetahuan dan sanggup untuk saling menasehati.
Roma 15:14

     Dalam hidup ini manusia tidak lepas untuk saling menasehati.saling menasehati adalah cirri bahwa kita saling membutuhkan dan memperhatikan.menasehati menunjukkan bahwa manusia itu adalah mahluk sosial yang saling merasa memiliki.Ada yang menasehati denagn niat yang buruk dan ada dengan niat yang baik.Kadang kita menasehati dari dasar ketakutan kita akan diri kita,atau kekuatiran kita akan diri kita.Kita menasehati atau member saran pada orang lain terlebih karena kita takut langkahnya akan turut berdampak pada kita.Tidak salah,itu hal yang alami,saya sebagai manusia selalu dan acap kali demikian pula.Mari kita selami dalam Kristus oleh tuntunan Roh kudus,agar kita dalam hidup ini benar-benar merasakan dan menikmati hikmah serta hikmat dalam segala nasehat kita dan orang lain kepada kita.Agar kita benar-benar diberkati dan memberkati dalam segala nasehat kita.Sebab nasehat kita tanpa sebagai berkat yang memberkati kita dan orang lain maka itu bukan nasehat yang benar.Nasehat yang benar dating dari Allah untuk kita,nasehat kita yang dibenarkan oleh Allah.Nasehat kita yang baik,untuk kedua belah pihak,untuk kita dan untuk yang dinasehati.Sebab dalam kebaikan Allah tidak hanya searah,tapi kebaikan Allah adalah kebaikan yang mempersatukan.Kebaikan yang membuat kita satu dalam tindakan dan hasil dari kebaikan itu.Maksudnya kebaikan yang dinikmati bersama,baik untuk saudara dan saya.Kebaikan yang adalah baik utntuk si pemberi dan yang diberi,inilah berkat,tidak sepihak.
Selama kita belum bisa menikmati nasehat kita sebagai kebaikan juga untuk kita sendiri dan belum bisa menyadari bahwa saat kita menasehati kita sedang menasehati diri kita juga maka kita gagal dalam menyatakan kebaikan lewat nasehat,dan sesungguhnya belum sanggup untuk saling menasehati.Rasul Paulus berkata dalam ayat di atas bahwa saat kita penuh dengan kebaikan dan pengetahuan maka kita berarti sanggup saling menasehati.Dalam hal ini bukan berarti nanti kita sudah baik dalam arti mampu lakukan banyak hal perbuatan dalam kitab suci tapi mampu merendahkan diri untuk diisi dan dipenuhi oleh kebaikan Allah dalam Kristus.Kita tidak hanya berpegang terus pada konsep kita tapi sanggup menikmati konsep Kebaikan Allah di dalam hidup kita.Hingga kita mulai melihat,memaknai,dan mengerti dengan kebaikan Allah.Kebaikan Allah adalah kebaikan yang bisa menerima segala sesuatu,yang bisa memahami segala sesuatu,yang bisa menyelediki segala sesuatu.Inilah mengapa Dia bisa menasehati kita sebab Dia oleh KebaikanNya sanggup berpengertian dalam segala kepedulian untuk menasehati kita.NasehatNya adalah wujud kasihNya.Jika kita mulai rela untuk dipenuhi dengan kebaikanNya maka kita akan turut menikmati Keluasan dari pandangan Allah dalam kebaikan.Hal ini memang menjadi milik kita dalam Kristus oleh kasih karuniaNya.Jika kita menasehati dengan KebaikanNya maka kita akan diberkati dalam nasehat itu dan orang lain juga turut diberkati olehnya.Secara harafiah mungkin kata-kata dalam nasehat kita tidak cocok untuk keadaan hidup kita saat kita menyampaikannya pada orang lain sebab situasi yang dialami berbeda,tapi secara rohani saat itu kita sedang menikmati hikmat Allah untuk menyelami dan memaknai hidup lewat hidup orang lain juga.Kita sedang diisi oleh hikmat dan kepedulian Allah saat itu dan kita sedang menyatakannya untuk dinikmati bersama.Ketika kita melakukan nasehat itu,kita berarti menyatakan bahwa kita menikmatinya sebagai hidup kita.Ada banyak orang yang mendengar begitu banyak nasehat tapi tidak pernah melakukannya sebagai kebaikan untuk hidupnya.Mereka tidak merasakan bahwa nasehat itu berkat dan tidak menikmati nesehat itu.Apalah artinya kita ke gereja dan baca alkitab tanpa menikmati itu sebagai suatu nasehat hidup.Jika menikmati berarti berbuat,jika tidak berbuat berarti tidak menikmati,atau sebut saja tidak benar-benar menemukan nikmat di dalam nasehat-nasehat alkitab itu.
     Tanpa Roh kudus dan tuntunanNya kita semua memang tidak bisa menikmati nasehat alkitab dengan benar.Sebab indera kita,keinginan kita,kehendak kita lebih tertuju pada hal duniawi semata.Tapi kita diberi Roh kudus agar oleh Dia kita sanggup menemukan dan menikmati nikmat dari nasehat alkitab.Baik penghiburan,nubuat,peringatan,teguran,kisah hidup,dan perintah dalam alkitab itu adalah nasehat Allah bagi kita.Dalam pengiburanNya ada nasehat atau bermakna juga sebagai nasehat untuk kita bahwa hanya Dialah penghiburan sejati kita.Dalam nasehatNya ada penghiburan atau bermakna juga sebagai penghiburan bahwa Dia sedang menghibur kita agar kita tidak jatuh dalam bujukan hiburan dunia yang sebetulnya akan mengikat kita dalam duka.Oleh Dia kita menasehati untuk menghibur,dan menghibur untuk menasehati.Kita terhibur oleh nasehat kita dan kita dinasehati oleh penghiburan kita bagi orang lain.Itulah nasehat,itulah penghiburan yang benar dalam Kristus.Kristus adalah nasehat Allah bagi dunia,dan penghiburan Allah bagi dunia.Keduanya satu di dalam Kristus dan tidak terpisahkan.
     Sarah istri Abraham pernah menyarankan agar Abraham mengambil Hagar untuk memperoleh keturunan karena kuatir dia sudah tidak bisa punya anak.Abraham menuruti hal itu meskipun bukan dari Tuhan dan akibatnya perpecahan keluarga karena sarah akhirnya memiliki anak.Namun syukur Allah tidak pernah tinggal diam dan gagal walau manusia sering gagal dalam rencanaNya.Allah justru berencana indah di balik kejadian yang adalah musibah bagi keluarga Abraham saat itu.Makna dunia terpisah adanya.jika seseorang menasehati belum tentu dia sedang menyatakan penghiburan atau ingin menghibur,hasilnya adalah percekcokan ataupun sia-sia nasehatnya.Jika seseorang berniat menghibur tanpa sebagi nasehat pula maka yang ada akhirnya kepongahan.Dia yang dihibur tidak pernah belajar untuk dewasa dan tegar hadapi dunia.Penghiburan dunia yang tidak didasari dan di dalam makna sebagai nasehat akan menjadi kehancuran diri.Ada banyak orang terjebak dalam penghiburan yang didasari keinginan menjilat.Ada banyak orang juga terjebak untuk selalu menjilat jika ingin menghibur karena motivasi yang salah.Bahkan tanpa disadari ada nasehat yang didasari keinginan buruk,mereka seolah tampak menasehati tapi dengan maksud menjatuhkan.Secara lahiriah tampak menasehati tapi dasarnya adalah untuk merugikan orang lain.
     Tidak salah andaikan kita punya motivasi di balik segenap nasehat dan penghiburan kita,bawalah itu di dalam Kristus agar dimurnikan di dalam Dia hingga kita selalu menikmati dengan benar segala apa yang kita inginkan dalam nasehat dan penghiburan kita.Sebab Dialah nasehat dan penghiburan kita dalam segala hal.Dalam kita menasehati dan dinasehati kita sedang menikmati motivasi dan menemukan makna hidup yang makin dalam dan luas.Inilah berkat hidup kita yang sesungguhnya,sejauh mana kita terus menemukan dan mendalami Allah dalam perjalanan hidup ini.Sebab Allah tidak akan menilai hasil-hasil lahiriah dan materi kita ataupun jabtan kita di hadapan Dia nanti tapi Dia akan menilai sejauh mana kita mengelola dan mendapati Dia dalam hidup kita oleh tuntunan Roh kudus.

     Dalam Kristus kita belajar untuk dewasa dalam menerima nasehat dan menerima penghiburan.Saat dinasehati kita sadar bahwa itu menjadi penghiburan bagi kita.Saat dihibur kita juga sadar bahwa itu menjadi nasehat pula bagi kita.Situasi hidup kita yang kita alami ada saatnya penuh penghiburan dalam berbagai suka,kiranya kita sadar bahwa saat itu kita sedang dinasehati Allah lewat pengalaman hidup tersebut.Ada saatnya kita begitu susah oleh realita hidup kita maka sadarlah bahwa saat itu Allah pun sedang menyatakan penghiburan bagi kita untuk kita nikmati.Di dalam kita ada Roh kudus,Roh penghibur,penuntun,pengajar,penasehat yang sejati karena itulah maka dalam segenap realita hidup,kita selalu menikmati nasehat dan penghiburan dalam pengajaranNya.Kalau sudah begitu,sanggupkah dunia mengalahkan kita?Tidak,kita sudah menang di dalam Kristus.

No comments:

Post a Comment

DONASI DAN SPONSORSHIP

Untuk menunjang pelayanan kami di bidang media renungan dan berita, anda dapat beriklan di web/blog kami atau berdonasi.
Silahkan hubungi nomor telepon/WA kami di: 08991658370



Pekabaran Injil di Indonesia dan Pengaruhnya terhadap Pembaruan Masyarakat dan Negara.

Oleh: Merphin Panjaitan. I.Pendahuluan. Injil Yesus Kristus muncul di tengah bangsa Yahudi, dan pekabarannya pertama di tujukan kepada m...