Tuesday, March 12, 2019

KEBAIKAN YANG MEMENANGKAN


Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan,tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan.
Roma 12:21

     Bagi sebagian besar orang ketika melakukan kebaikan di saat mengalami kejahatan terasa amat merugikan dan bahkan memalukan.Kehidupan seolah menuntut kita untuk membalas sesuai dengan apa yang kita terima.Ada banyak orang berpegangan bahwa jika dia bisa bersenang dan bahagia di atas kerugian orang lain maka itu adalah ciri keberhasilannya.Ada juga yang senang dan nanti merasa berhasil jika dia sudah menikmati hasil dengan memanfaatkan orang lain.Mereka yang merasa dirugikan tentu tidak senang dan ingin membalas.Padahal secara Rohani maka baik yang merugikan maupun yang membalas keduanya sama-sama rugi.Mereka rugi karena tidak menikmati Allah dalam hidup dan lakunya.Mereka rugi karena dibawa oleh keinginannya sendiri yang membebani hidupnya tanpa mereka sadari.Mereka rugi karena kehilangan kebaikan,damai,dan sejahtera.Ya,pangkal dari kejahatan manusia adalah karena kehilangan kebaikan,damai,dan perasaan sejahtera.Mereka lalu mencari hal-hal itu pada dunia dan bukan pada Allah.Mereka mencari semua itu dengan terfokus pada harta dan hasil dunia semata hingga meskipun mendapatkan, mereka cenderung tidak pernah dipuaskan.Pencarian dunia menghasilkan usaha yang fana dan saling merugikan adanya.Tapi syukur bagi kita yang tinggal dalam Kristus mulai belajar dan menikmati apa itu kebaikan Allah dalam segenap hidup kita.
     Alkitab berkata bahwa semua orang telah berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah,namun di dalam Kristus kita dibenarkan dan diselamatkan,(roma:23-24).Kita semua telah kehilangan kemuliaan Allah,hingga kita mencari kemuliaan dengan cara kita sendiri agar kita bahagia.Kita semua berusaha mencarinya pada dunia ini dan yang kita temukan adalah harta dunia yang fana yaitu barang yang mudah rusak dan hilang,jabatan yang hanya dihargai saat kita pegang,dan kesenangan yang hanya bergantung dari suasana yang kita alami dari luar.Kemuliaan Allah adalah kebaikanNya.Kebaikan Allah adalah bagian juga dari KemulianNya.Kebaikan,damai,sejahtera,sukacita,semua itu adalah gambaran nyata kemuliaan Allah,semua itu adalah realita pribadi Allah.Semua itu ada dan hadir  secara nyata dalam wujud pribadi Kristus.Kristus adalah kebaikan Allah bagi kita.Kebaikan dan Kemulian yang telah lama dan penuh lelah dicari manusia dalam dunia namun tidak pernah didapati.Kini Kebaikan Allah itu sudah dating dan menjadi bagian hidup kita.Lewat Dia kita masuk pada kebaikan Allah yang akan terus mengajar dan membawa kita menikmati apa itu kebaikan yang sesungguhnya.Kebaikan yang bukan sebagai beban,sebagai usaha pamrih,sebagai balas jasa,sebagai jalan siasat,ataupun sebagai keharusan hidup tapi kebaikan yang menjadi hidup di dalam kita,yang akan kita nikmati dan muncul tanpa beban lewat berbagai motivasi.Kebaikan Allah beda jauh dari kebaikan dunia,sebab dunia pun memiliki kebaikannya sendiri di luar Allah.Kita memiliki pengetahuan sendiri tentang kebaikan dan kejahatan,dan itu bersumber dari buah pengetahuan baik dan jahat yang membuat kita berdosa.Kebaikan dan kejahatan kita itu intinya dari dosa,atau berinti dari pengetahuan di luar Allah.Oleh Kristus kita mulai menanggalkan kebaikan dan kejahatan kita kepada Dia dan menerima serta menikmati kebaikanNya sebagai hidup kita.Di dalam kebaikannya maka apapun usaha kita,keinginan kita,dan pencarian kita akan semakin dimurnikan dalam pembenaranNya,agar kita tidak lagi mencari sebatas materi duniawi tapi menemukan,menikmati,dan mensyukuri Allah dalam semua itu.Kebaikan Allah akan menyadarkan kita dari dosa dan kejahatan secara alami dan bukan dengan tuntutan paksaan hukum.Kita hanya perlu terbuka dalam segala hal menyerahkan di dalam Kristus apapun kondisi dan keinginan kita,apapun usaha kita.
     Pada masa revolusi industri di inggris dan eropa (1700-1900),banyak bermunculan penemuan-penemuan baru di bidang tehnologi pertanian,industri,dan meluas hingga alat-alat perang.Sebagi akibat perluasan wilayah industri,kebutuhan bahan baku dan pekerja maka revolusi itu secara tidak langsung membawa bangsa eropa pada usaha invasi dan menguasai daratan lain.Ini adalah awal dari sejarah panjang masa penjajahan bangsa-bangsa eropa di benua-benua lain.Kebaikan yang dimiliki dan dicapai dunia tidak sempurna dan berujung pada ketidakpuasan yang bisa saling memanfaatkan serta merugikan karena lebih berintikan untuk diri sendiri.Tapi kebaikan Kristus adalah untuk kebaikan manusia itu sendiri,agar kita tidak terjajah oleh segenap kebaikan kita yang tidak murni dan membebani serta tidak terjajah oleh kejahatan kita.Mereka yang berbuat jahat pun tanpa sadar sebenarnya sedang menjahati dirinya sendiri,dan sedang menunjukkan bahwa dirinya sedang teraniaya oleh kejahatan.Mereka adalah orang-orang yang dijajah oleh kejahatan dosa.hanya Kebaikan Kristus yang sanggup menyadarkan betapa malangnya hidup mereka yang secara lahiriah mungkin tampak senang.
     Jika itu kebaikan dunia atau kita sendiri maka kebaikan itu bisa kalah dan memang kalah oleh kejahatan dunia.Tapi jika kebaikan kita diserahkan dalam Kristus agar dalam kebaikan kita,kita menikmati dan menyatakan Dia maka kebaikan itu adalah kebaikan yang mengalahkan kejahatan dunia.Sebab kejahatan dunia tidak akan sanggup lagi merugikan kita secara rohani meskipun secara lahiriah mungkin kita rugi.Tapi kemenangan sesungguhnya di hadapan Allah adalah kita tidak rugi kehilangan motivasi,damai,semangat hidup,kebenaran,dan sukacita walau hadapi segenap teror kejahatan dunia.Itulah kemenangan yang sesungguhnya,kebaikan yang menjadi kebahagiaan kita,kebaikan yang menjadi kekuatan kita,kebaikan yang menjadi kemuliaan kita.Kebaikan itu adalah kebaikan yang bukan nanti terima upah saat di surga atau saat sudah dapat berkat materi tapi kebaikan yang sudah menikmati upahnya saat menyatakan kebaikan itu sendiri.Itulah kebaikan Allah oleh Kristus yang menjadi bagian kita.Kebaikan itu membedakan kita dari kebaikan mereka yang di luar Kristus.Kebaikan dunia ini cemar,karena kejahatan pun bisa terselubung lewat perilaku baik secara lahiriah.Kebaikan dunia ini menipu,Kebaikan Allah adalah terang-terangan.Lihat Kristus,Dia sepenuhnya menunjukkan apa dan bagaimana itu kebaikan sejati.Ketika Dia membongkar pedagang di bait Allah,tegas terhadap kaum farisi,itu adalah wujud kebaikan.TindakanNya didasari kebaikan yang murni.Dia memberi kebaikan untuk kebaikan kita tapi motivasi dunia adalah memberi kebaikan belum tentu untuk kebaikan bagi yang diberi.

     Dalam segala realita keterbatasan kita,mari kita terus belajar dan masuk dalam kebaikan Allah yang sudah kita terima oleh Kristus.Apapun tindakan kita maka kita akan menikmati niat yang murni yang makin menyadarkan dan membebaskan serta menguntungkan kita.Respon kita terhadap kejahatan dunia pun intinya akan terus dimurnikan Allah.jika kita baik,kita akan baik dalam kebaikan Kristus,jika kita merasa harus tegas dan seolah jahat di hadapan dunia oleh ketegasan itu,maka kita harus tegas oleh ketegasan Kristus,yaitu tegas dalam kasih,marah dalam kasih,oleh karena kasih.Kita tidak sendiri untuk belajar dan memaknai hidup ini bersama Allah,kita punya Roh Kudus di dalam kita,Dia dari Allah,juga wujud kebaikan Allah bagi kita.Dia pengajar,Penghibur,Penuntun kita dalam segala Kebaikan.oleh Dia Kebaikan kita menjadi kemenangan dan bukan kekalahan.Lihatlah Kristus,bagi mata dunia yang tertutup secara rohani Kristus seolah kalah saat menderita disalib.Tapi Dia tidak kehilangan kemuliaanNya meski dalam hinaan dunia yang menghinakanNya.Dia tidak kehilangan kebaikan,damai sejahtera,keteguhan,dan pengampunanNya saat dirugikan dan dijahati dunia.Itu adalah kemenangan sesungguhnya,kemenangan sejati,suatu penyataan kemulianNya yang luar biasa besar.Syukur hal itu dibukakan bagi kita di dalam Dia.Oleh Dia kita menang,KebaikanNya di dalam kita memberi kita kemenangan hadapi dunia ini,amin.

No comments:

Post a Comment

DONASI DAN SPONSORSHIP

Untuk menunjang pelayanan kami di bidang media renungan dan berita, anda dapat beriklan di web/blog kami atau berdonasi.
Silahkan hubungi nomor telepon/WA kami di: 08991658370



Pekabaran Injil di Indonesia dan Pengaruhnya terhadap Pembaruan Masyarakat dan Negara.

Oleh: Merphin Panjaitan. I.Pendahuluan. Injil Yesus Kristus muncul di tengah bangsa Yahudi, dan pekabarannya pertama di tujukan kepada m...