Sunday, September 16, 2018

Kedaulatan kita

“Maka kamu akan mengetahui bahwa Aku Tuhan adalah Allahmu, yang diam di Sion gunungKu yang kudus. Dan Yerusalem akan menjadi kudus. Dan orang-orang luar tidak akan melintasinya.”
Yoel 3:17

     Pada waktu perang dunia 2 akan segera berakhir dengan kekalahan Jepang, Sekutu yang dikepalai oleh Amerika mulai merangsek masuk ke pulau-pulau milik Jepang. Serangan ke pulau Jepang yang pertama adalah Iwo jima yang terkenal sebagai salah satu pertempuran paling berdarah dalam sejarah. Para pejabat Jepang menilai ini adalah awal dari kejatuhan mereka, di mana kedaulatan mereka atas negeri mereka sendiri telah mulai dijamah musuh. Setiap negara memiliki kedaulatan, setiap bangsa memiliki kedaulatan, dan setiap orang memiliki kedaulatan masing-masing. Kedaulatan amat diindetikkan dengan kepemilikan suatu wilayah atau benda. Ketika miliknya dijamah oleh pihak lain tanpa permisi maka itu disebut melanggar kedaulatan.
     Tahukah saudara kita sesungguhnya adalah milik Allah? Namun dalam kelicikannya iblis mengambil kita dari Allah dengan menipu. Yesus Kristus sumber keselamatan kita, oleh Dialah kini kita kembali menjadi milik Allah. Kita telah lunas dibayar oleh darahNya yang tidak bercacat cela. Dalam Dia kita menikmati kedaulatan Allah bagi kita. Sebelum mengenal Kristus dan tinggal di dalam Dia, manusia memiliki kedaulatan sendiri. Kedaulatan mereka saling mengganggu gugat dan membinasakan dalam berbagai kepentingan. Kedaulatan manusia adalah dosa. Hingga akhirnya keadulatan Allah itu datang dan membinasakan dosa dan maut di dalam dunia. Hal itu agar mereka yang menerima Dia dan percaya kepadaNya tidak binasa oleh kedaulatan dosa melainkan beroleh hidup yang kekal oleh kedaulatan Allah. Kedaulatan Allah itu adalah Kristus.
     Kedaulatan Allah itu rela memberi diriNya menjadi korban bagi kita, agar kita oleh pengorbananNya dapat menikmati kembali seperti apa itu kedaulatan Allah bagi kita. Oleh Dia kita tidak dapat dijamah oleh dunia dan iblis, yaitu mereka yang asing di hadapan Allah. Kita adalah bagian mereka yang asing itu sebelum kita menerima Kristus, namun kini kita di dalam Kristus bukan lagi orang asing melainkan bagian dari kedaulatan Allah. Kedaulatan kita dalam segala hal adalah Kristus, Dialah kedaulatan yang  kita imani dan nikmati dalam segala yang kita miliki. Kristus adalah kedaulatan kita terhadap anak-anak kita, terhadap orang tua kita, terhadap saudara-saudara kita, terhadap rekan kerja kita, terhadap bisnis kita, dan terhadap hidup kita. Segala yang kita miliki dalam dunia bisa saja terjamah oleh keserakahan orang lain, tapi harta terindah dan yang kekal milik kita yaitu Kristus tidak akan terjamah dan terambil oleh apapun juga. Harta itulah yang akan menjamin kekekalan kita dan kebahagiaan kita dari sekarang hingga nanti di surga. Segala kedaulatan dunia bisa hilang, bisa terampas, dan lenyap, tapi kedaulatan kita yaitu Kristus itu tidak akan pernah bisa terjamah oleh apapun dan tidak akan lenyap oleh apapun. Dialah kedaulatan dan kehormatan kita dalam hidup ini dan dalam apa yang kita miliki. Amin.

No comments:

Post a Comment

DONASI DAN SPONSORSHIP

Untuk menunjang pelayanan kami di bidang media renungan dan berita, anda dapat beriklan di web/blog kami atau berdonasi.
Silahkan hubungi nomor telepon/WA kami di: 08991658370



Pekabaran Injil di Indonesia dan Pengaruhnya terhadap Pembaruan Masyarakat dan Negara.

Oleh: Merphin Panjaitan. I.Pendahuluan. Injil Yesus Kristus muncul di tengah bangsa Yahudi, dan pekabarannya pertama di tujukan kepada m...