Wednesday, September 19, 2018

KURIR BAGI ALLAH

“Ia datang sebagai saksiuntuk member kesaksian tentang terang itu,supaya oleh Dia semua orang menjadi percaya.
Yohanes 1:7
     Dahulu  kala pelayanan pos surat-menyurat dilakukan dengan tenaga kurir. Jaman kerajaan Persia berkuasa kitab Ester pernah menjelaskan bagaimana pelayanan pesan surat-menyurat saat itu. Kerajaan memiliki para kurir sendiri yang amat dipercayai untuk membawa surat kepada tujuannya. Kuda-kuda yang akan ditunggangi para kurir adalah kuda-kuda pilihan dengan lari yang cepat. Imperium Romawi juga memiliki metode yang sama dalam menjalankan hubungan surat-menyurat. Pada masa itu hingga masa Paulus dalam perjanjian baru selain pemerintah yang memiliki kurir, terdapat juga kurir-kurir pribadi milik para bangsawan. Rasul Paulus sendiri memilki kurir-kurir pribadi yaitu rekan-rekannya sendiri dalam pelayanannya. Semua kurir tersebut harus benar-benar orang yang dapat dipercaya dan berdedikasi terhadap tugasnya.
     Kurir-kurir kerajaan biasanya akan lebih mementingkan pesan yang sedang dibawanya daripada nyawanya sendiri. Tidak sedikit kejadian di mana mereka mati di saat baru saja sampai memberikan surat yang dibawanya. Bahkan di saat perang sipil Amerika dahulu para kurir perang harus menghafal kode dari pesan yang harus dia sampaikan agar jika tertangkap musuh tidak bisa mendapati surat secara fisik. Tidak sedikit dari kurir-kurir itu yang ewas dengan lidah terpotong. Dedikasi dan kesetiaan kurir yang merupakan kebanggaan mereka.
     Hingga Kurir yang sejati dari Allah itu datang. Dia membawa pesan keselamatan dari Allah. Dia menyatakannya dalam hidupNya dan dalam firmanNya. Sebab Dia mengatakan bahwa apa yang Dia terima dari Bapa, itu yang Dia sampaikan. Kurir itu rela mati mengorbankan nyawanya untuk kegenapan pesanNya kepada kita. Pesan dalam misi yang suci dari Allah bagi manusia. Kurir sejati itu adalah Kristus. Pesan itu adalah Allah sendiri yang utuh di dalam Dia.Allah yang menyatakan diriNya secara langsung dengan manusia. Agar manusia dapat mengenal Dia dalam wujud yang nyata bagi manusia. Mereka yang menerima Dia berarti menerima pesan keselamatan Allah. Mereka yang menerima Dia berarti dilatih juga untuk menjadi kurir sejati pembawa pesan keselamatan Allah bagi dunia.

     Apa yang kita sampaikan selama ini? Diri kita atau orang lain? Pekerjaan kita atau usaha kita? Keuangan kita? Keberhasilan atau kegagalan kita?  Keinginan kita atau ketidakmauan kita? Sampaikanlah Kristus dalam setiap penyampaian kita. Hidup kita kini utuh ada di dalam pesan Allah bagi dunia. Segala aspek dalam hidup kita dan diri kita selayaknya menyampaikan pesan Allah itu. Sehingga pesan itu nyata dalam diri kita, dalam pekerjaan kita, dalam usaha kita, dalam kebaktian kita, dalam keberhasilan kita, dan bahkan dalam kegagalan kita sekalipun. Dialah keselamatan dan keuntungan kita di dalam Allah, yaitu Kristus yang menjadi Pesan sejati Allah dalam hidup kita. Pesan yang diperuntukkan bagi kita dan orang lain di sekitar kita.

No comments:

Post a Comment

DONASI DAN SPONSORSHIP

Untuk menunjang pelayanan kami di bidang media renungan dan berita, anda dapat beriklan di web/blog kami atau berdonasi.
Silahkan hubungi nomor telepon/WA kami di: 08991658370



Pekabaran Injil di Indonesia dan Pengaruhnya terhadap Pembaruan Masyarakat dan Negara.

Oleh: Merphin Panjaitan. I.Pendahuluan. Injil Yesus Kristus muncul di tengah bangsa Yahudi, dan pekabarannya pertama di tujukan kepada m...