Friday, September 28, 2018

BERBALIK KEPADA ALLAH

Yeremia 4:1-4
     Firman ini disampaikan Allah lewat nabi Yeremia pada saat bangsa Israel hidup dalam penyembahan berhala.Ungkapan ini adalah ajakan dan seruan untuk berbalik kepada Allah agar tidak tertimpa murka.Demikianlah cara kerja Allah dahulu sebelum kedatangan Yesus Kristus.Peringatan dan murka yang tersedia jika tidak mengindahkan peringatan itu.Namun kerap sekali bangsa Israel selalu berbuat dosa yang sama.Kerap kali mereka berbalik dan jatuh lagi dalam peyembahan berhala,berbalik dan jatuh lagi menjadi suatu siklus yang lumrah bagi sejarah bangsa itu dalam perjanjian lama.kita dapat mengambil hikmah dan hikmat dari ayat di atas.
     Ayat pertama dikatakan jika kita berbalik kepada Allah dengan niat agar terlepas dari dosa yang menghimpit kita tidak usah takut berhadapan dengan Dia.Kristus datang agar Allah tidak lagi memandang kita dalam murka seperti jaman perjanjian lama dahulu,tapi Dia kini memandang kita dengan kasih dan kepedulian yang melihat kita sebagai korban-korban dari dosa yang harus diselamatkan.Itulah Pengorbanan Yesus Kristus bagi kita.
     Ayat ketiga dikatakan;”bukalah bagimu tanah yang baru,dan janganlah menabur di tempat duri tumbuh.” Menghentikan,menutup,atau meninggalkan tanah yang lama penuh duri dan memulai hidup di tanah yang baru yang subur.Betapa sulit dan tersiksa jika kita terus dalam usaha di tempat yang berduri,hati yang berduri,pikiran yang berduri.Kita tidak mampu melepaskan diri sendiri.Oleh karena itu kita punya Kristus,suatu Pribadi manusia Baru,Perjanjian baru dari Allah bagi kita.Di dalam Dia dan atas dasar Dialah kita selayaknya mulai membangun hidup ini yang penuh onak dan duri.Tanah yang baru dan subur itu sudah datang dalam hidup kita,mengapa kita masih mau hidup dalam onak dan duri yang membawa derita?Inilah saatnya kita menikmati kelepasan dari Dia dan mengolah hidup yang baru di tanah yang baru.Hidup yang indah di dalam Dia saat kita selalu menyerahkan hati dan pikiran berduri dalam kasihNya.

     Ayat keempat menyatakan tentang sunat hati,membersihkan hati kita.Tidak ada manusia yang bisa membersihkan hatinya dan dirinya dari dosa kecuali bermohon pada pembersihan  dan penyucian Allah.Karena itulah Kristus Yesus datang ke dunia bagi kita dan hadir di dalam hidup kita.Agar oleh Dia kita dibasuh dan dibersihkan dari dosa.Oleh Dia kita masuk dalam penyunatan Allah yang sejati yaitu pembersihan hati.Jika sunat daging mengeluarkan kulit khatan yang dianggap kotor,maka sunat hati adalah membersihkam hati ini dari segala yang mengotorinya.Sunat daging berlangsung satu kali dan tidak menjamin keselamatan dan kebersihan batiniah,tapi sunat hati dalam Kristus berlangsung selama kita hidup dan membawa keselamatan dalam kasih karunia Allah.Inilah hidup kita yang mau berbalik selalu kepadaNya.

No comments:

Post a Comment

DONASI DAN SPONSORSHIP

Untuk menunjang pelayanan kami di bidang media renungan dan berita, anda dapat beriklan di web/blog kami atau berdonasi.
Silahkan hubungi nomor telepon/WA kami di: 08991658370



Pekabaran Injil di Indonesia dan Pengaruhnya terhadap Pembaruan Masyarakat dan Negara.

Oleh: Merphin Panjaitan. I.Pendahuluan. Injil Yesus Kristus muncul di tengah bangsa Yahudi, dan pekabarannya pertama di tujukan kepada m...