2 Samuel
23:1-4
Setiap orang tentu
menginginkan sebuah pemerintahan yang adil dan benar.Sebuah pemerintahan yang
dapat menjadi pengharapan bagi rakyatnya.Namun banyak kali kekuasaan di dunia
ini disalahgunakan menjadi alat kepentingan sendiri dan kelompok.Rakyat kerap
menderita dan mengeluh oleh sistem yang sudah lumrah seperti itu.Ayat ketiga
dari pembacaan di atas jelas menulis bahwa pemerintahan yang adil adalah
pemerintah yang takut akan Allah.Pemerintahan itu diibaratkan sebagai pemerintahan
yang bersinar seperti fajar di waktu pagi yang cerah dan yang sesudah hujan
membuat rumput muda berkilauan,yang menyegarkan bumi.Namun adakah pemerintahan
dunia yang sempurna dalam hal memerintah?Tentu saja tidak.Kita tidak bisa
berharap banyak sepenuhnya hanya kepada pemerintahan manusia.Kita sebagai warga
kerajaan Allah tentu memiliki Kristus sebagai Raja atas hidup kita dan
menikmati pemerintahanNya dalam diri kita.PemerintahanNya adalah
benar,pemerintahanNya adalah adil.
Kristus adalah wujud nyata
dari kebenaran dan keadilan Allah bagi dunia dan kita masing-masing secara
pribadi.Seluruh kehidupannya memperlihatkan bahwa dalam takut akan Allah ada
kebenaran dan keadilan hidup.Keduanya satu dan tidak terpisah dalam takut akan
Allah.Keadilan tanpa kebenaran itu bukanlah keadilan sejati,kebenaran tanpa
keadilan itupun bukanlah kebenaran sejati.Sebab dalam kesejatian Allah keadilan
adalah juga kebenaran,dan kebenaran adalah juga keadilan.Keduanya satu di dalam
Satu,yaitu Yesus Kristus.Ketika Dia bersikap adil saat itu Dia juga sedang
menyatakan kebenaranNya.Ketika Dia bersikap benar,saat itu Dia juga sedang
menunjukkan keadilanNya.Berbeda dengan makna dan perilaku dunia yang
terpisah.Saat berlaku adil belum tentu itu didasari oleh kebenaran dan untuk
kebenaran dan saat berlaku benar belum tentu itupun didasari oleh keadilan dan
untuk keadilan.Karena keadilan dan kebenaran manusia itu hanya cermin dari
kepentingan sendiri.
Dalam Kristus kita
mulai belajar menanggalkan apa yang menjadi milik kita dan menyerahkan itu di
dalam Dia,hingga apa yang kita miliki dimurnikan oleh Dia.Sebab di dalam Dia
maka Kebenaran itu memberkati kita dan keadilan itu memberkati kita.Ketika kita
berbuat benar dan adil dalam hidup kita,kita tidak hanya sedang memberkati oleh
orang lain tapi sedang menikmati kebenaran dan keadilan itu sebagai berkat
dalam hidup kita.Bukan lagi didasari suatu paksaan atau tuntutan hukum tapi
karena itu telah mulai menjadi hidup kita.Bukan lagi oleh kemampuan kita atau
milik kita yang cemar,tapi oleh Karena hidup Kristus yang menjadi hidupnya
kita.Dia datang membawa hidup,dan hidup itu penuh kelimpahan.Hal itu bukan
sebatas bicara tentang keselamatan hidup kekal,tapi keutuhannya adalah Dia
memberi kita hidupNya yang tinggal di dalam kita oleh Roh kudus.Hidup yang
tidak layu dan cemar seperti milik kita manusia tapi hidup yang murni dan kekal
sifatNya.Hidup yang penuh kelimpahan dalam kasih,kedamaian,keadilan dan
kebenaran.Inilah hidup yang tidak dimiliki manusia yang kini menjadi milik dan
hak kita,yang mulai kita nikmati di dalam Kristus.Oleh hidup itu kita dapat
memerintah diri kita dengan benar.Sebab pemerintahan berawal dari dalam
diri.Pemerintahan yang benar berawal dari takut akan Allah,dimulai dan dinikmati
dari diri kita sendiri

No comments:
Post a Comment