Syaefudin Ibrahim adalah seorang Ustadz yang masuk Kristen dan menjadi seorang penginjil/pendeta. Syaefudin Ibrahim juga menulis buku “Hai Anak-Anakku, Bertobatlah” yang berisi tentang ajakan, bujukan rayuan kepada ketiga anaknya (Sadam,Fikri, Kadafi) untuk ikut masuk Kristen. Berikut ini adalah beberapa tanggapan ketiga anaknya terhadap ajakannya.
SYAEFUDIN :
Saya tidak mungkin kembali kepada Islam. Bagaimana logika, bahwa agama yang diridhoi Allah hanya Islam? Kalau hanya Islam yang diridhoi Allah, Ialu agama Yahudi dan semua nabi dari Yahudi masuk neraka? Orang Kristen masuk neraka? Kalau itu dalil dari Al Qur’an, itu hanya perkataan sepihak dari seorang nabi non Yahudi. Karena sejak dunia ini diciptakan Tuhan belum pernah mengutus seorang nabi non Yahudi, Selalu nabi dari Israel, (hal 5)
Saya tidak mungkin kembali kepada Islam. Bagaimana logika, bahwa agama yang diridhoi Allah hanya Islam? Kalau hanya Islam yang diridhoi Allah, Ialu agama Yahudi dan semua nabi dari Yahudi masuk neraka? Orang Kristen masuk neraka? Kalau itu dalil dari Al Qur’an, itu hanya perkataan sepihak dari seorang nabi non Yahudi. Karena sejak dunia ini diciptakan Tuhan belum pernah mengutus seorang nabi non Yahudi, Selalu nabi dari Israel, (hal 5)
Sadam :
Maaf, sepertinya Abi (Bapak) masuk Kristen bukan semakin Pinter, tapi semakin bodoh. Abi kan mantan ustadz. Mestinya Abi paham bahwa Islam itu punya banyak arti, diantaranya: tunduk, patuh, taat, berserah diri dll. Semua nabi sejak Adam s/d Muhammad, termasuk nabi Musa, Isa as (Yesus) mereka semua Islam. Adakah nabi yang tidak tunduk, patuh, taat dan berserah diri kepada Allah? Jika demikian berarti semua nabi sejak Adam sampai Muhammad termasuk nabi orang Yahudi yaitu Musa & Isa as (Yesus), mereka itu adalah Islam.
Maaf, sepertinya Abi (Bapak) masuk Kristen bukan semakin Pinter, tapi semakin bodoh. Abi kan mantan ustadz. Mestinya Abi paham bahwa Islam itu punya banyak arti, diantaranya: tunduk, patuh, taat, berserah diri dll. Semua nabi sejak Adam s/d Muhammad, termasuk nabi Musa, Isa as (Yesus) mereka semua Islam. Adakah nabi yang tidak tunduk, patuh, taat dan berserah diri kepada Allah? Jika demikian berarti semua nabi sejak Adam sampai Muhammad termasuk nabi orang Yahudi yaitu Musa & Isa as (Yesus), mereka itu adalah Islam.
Fikri :
Wahai Papa-ku, apa yang Sadam jelaskan itu benar. Jadi Papa jangan berpura-pura tidak tau makna kata ‘Islam’. Masak belum lama murtad ke Kristen Papa lupa makna kata ‘Islam’ tersebut? Papaku, kami bertiga ini bukan anak kecil, jadi jangan bohongi kami.Kami yakin umat terdahulu sebelum kedatangan nabi Muhammad SAW, jika mereka amalkan ajaran para nabi mereka, tentu mereka akan selamat masuk surga.Yang masuk neraka yaitu mereka yang tidak tunduk dan taat kepada nabi mereka. Jadi jika mereka yang tidak taat pasti masuk neraka, itu sesuatu yang wajar.
Wahai Papa-ku, apa yang Sadam jelaskan itu benar. Jadi Papa jangan berpura-pura tidak tau makna kata ‘Islam’. Masak belum lama murtad ke Kristen Papa lupa makna kata ‘Islam’ tersebut? Papaku, kami bertiga ini bukan anak kecil, jadi jangan bohongi kami.Kami yakin umat terdahulu sebelum kedatangan nabi Muhammad SAW, jika mereka amalkan ajaran para nabi mereka, tentu mereka akan selamat masuk surga.Yang masuk neraka yaitu mereka yang tidak tunduk dan taat kepada nabi mereka. Jadi jika mereka yang tidak taat pasti masuk neraka, itu sesuatu yang wajar.
Papa bilang orang Kristen masuk neraka. Itu benar, sebab Kristen itu bukan agama Yesus. Karena seumur hidupnya Yesus tidak pernah beragama Kristen. Yang membuat danmenamakan agama itu Kristen, bukan Yesus tapi Paulus dan Barnabas. Perhatikan ayat Alkitab yang Papa yakini sekarang ini, siapa pendiri agama Kristen, Yesus atau Paulus?
Kisah Para Rasul 11:24-26
(24) Karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Sejumlah orang dibawa kepada Tuhan.
(25) Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus (Paulus); dan setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia.
(26) Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.
(24) Karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Sejumlah orang dibawa kepada Tuhan.
(25) Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus (Paulus); dan setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia.
(26) Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.
Jadi saya yakin Papa keliru memilih jalan hidup Papa. Ketahuilah bahwa Yesus tidak pernah beragama Kristen. Agama Yesus ialah Islam, karena semua nabi pasti mengajarkan Tauhid, bahwa Allah itu Esa, hanya satu-satunya. Coba Papa baca kesaksian Yesus yang jujur dan polos di dalam Injil Yohanes 17 : 3 ini :
Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.”
Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.”
Bukankah ayat tersebut adalah kesaksian Yesus yang jujur? Mengapa justru Papa ingkari? Jika Papa bisa tunjukkan satu ayat dalam Injil bahwa Yesus beragama Kristen, saya berjanji akan mengikuti jejak Papa, yaitu masuk Kristen.
Kadafi :
Wahai Papa-ku, saya yakin apa yang kak Sadam dan kak Fikri jelaskan itu benar. Cobalah Papa renungkan dengan hati yang jernih, bukan dengan emosi dan kebencian. Papa katakan tidak ada nabi non Yahudi. Bukankah nabi Ibrahim (Abraham) asalnya bukan orang Yahudi?
Wahai Papa-ku, saya yakin apa yang kak Sadam dan kak Fikri jelaskan itu benar. Cobalah Papa renungkan dengan hati yang jernih, bukan dengan emosi dan kebencian. Papa katakan tidak ada nabi non Yahudi. Bukankah nabi Ibrahim (Abraham) asalnya bukan orang Yahudi?
Abraham atau Abram berasal dari Ur-Kasdim di Mesopotamia Selatan : dipanggil untuk memasuki tanah Kanaan. Berarti nabi-nabi orang Yahudi awalnya berasal dari seorang nabi non Yahudi. Atau dengan kata lain; semua nabi awalnya berasal dari nabi bukan Yahudi kan?
Qs 2 Al Baqarah 140
Ataukah kamu (hai orang-orang Yahudi dan Nasrani) mengatakan bahwa Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakqub dan anak cucunya, adalah penganut agama Yahudi atau Nasrani?Katakanlah: “Apakah kamu yang lebih mengetahui ataukah Allah, dan siapakah yang lebih dzalim daripada orang yang menyembunyikan syahadah dari Allah yang ada padanya?” Dan Allah sekali-kali tiada lengah dari apa yang kamu kerjakan.
Ataukah kamu (hai orang-orang Yahudi dan Nasrani) mengatakan bahwa Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakqub dan anak cucunya, adalah penganut agama Yahudi atau Nasrani?Katakanlah: “Apakah kamu yang lebih mengetahui ataukah Allah, dan siapakah yang lebih dzalim daripada orang yang menyembunyikan syahadah dari Allah yang ada padanya?” Dan Allah sekali-kali tiada lengah dari apa yang kamu kerjakan.
Kisah Para Rasul 11:24-26
(24) Karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Sejumlah orang dibawa kepada Tuhan.
(25) Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus (Paulus); dan setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia.
(26) Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.
(24) Karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Sejumlah orang dibawa kepada Tuhan.
(25) Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus (Paulus); dan setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia.
(26) Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.
Jadi saya yakin Papa keliru memilih jalan hidup Papa. Ketahuilah bahwa Yesus tidak pernah beragama Kristen. Agama Yesus ialah Islam, karena semua nabi pasti mengajarkan Tauhid, bahwa Allah itu Esa, hanya satu-satunya. Coba Papa baca kesaksian Yesus yang jujur dan polos di dalam Injil Yohanes 17 : 3 ini :
Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.”
Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.”
Bukankah ayat tersebut adalah kesaksian Yesus yang jujur? Mengapa justru Papa ingkari? Jika Papa bisa tunjukkan satu ayat dalam Injil bahwa Yesus beragama Kristen, saya berjanji akan mengikuti jejak Papa, yaitu masuk Kristen.
Kadafi :
Wahai Papa-ku, saya yakin apa yang kak Sadam dan kak Fikri jelaskan itu benar. Cobalah Papa renungkan dengan hati yang jernih, bukan dengan emosi dan kebencian. Papa katakan tidak ada nabi non Yahudi. Bukankah nabi Ibrahim (Abraham) asalnya bukan orang Yahudi?
Wahai Papa-ku, saya yakin apa yang kak Sadam dan kak Fikri jelaskan itu benar. Cobalah Papa renungkan dengan hati yang jernih, bukan dengan emosi dan kebencian. Papa katakan tidak ada nabi non Yahudi. Bukankah nabi Ibrahim (Abraham) asalnya bukan orang Yahudi?
Abraham atau Abram berasal dari Ur-Kasdim di Mesopotamia Selatan : dipanggil untuk memasuki tanah Kanaan. Berarti nabi-nabi orang Yahudi awalnya berasal dari seorang nabi non Yahudi. Atau dengan kata lain; semua nabi awalnya berasal dari nabi bukan Yahudi kan?
Qs 2 Al Baqarah 140
Ataukah kamu (hai orang-orang Yahudi dan Nasrani) mengatakan bahwa Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakqub dan anak cucunya, adalah penganut agama Yahudi atau Nasrani?Katakanlah: “Apakah kamu yang lebih mengetahui ataukah Allah, dan siapakah yang lebih dzalim daripada orang yang menyembunyikan syahadah dari Allah yang ada padanya?” Dan Allah sekali-kali tiada lengah dari apa yang kamu kerjakan.
Ataukah kamu (hai orang-orang Yahudi dan Nasrani) mengatakan bahwa Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakqub dan anak cucunya, adalah penganut agama Yahudi atau Nasrani?Katakanlah: “Apakah kamu yang lebih mengetahui ataukah Allah, dan siapakah yang lebih dzalim daripada orang yang menyembunyikan syahadah dari Allah yang ada padanya?” Dan Allah sekali-kali tiada lengah dari apa yang kamu kerjakan.
No comments:
Post a Comment