Saturday, October 27, 2018

Manusia sejati (2)


Hai anakku,janganlah pertimbangan dan kebijaksanaan itu menjauh dari matamu,peliharalah itu,maka itu akan menjadi jiwamu,dan perhiasan bagi lehermu.
Amsal 3:21-22



     Perhiasan dimaksudkan agar kita tampak lebih tampan,lebih cantik,dan tentu lebih menarik.Bahkan orang akan menilai kedudukan kita apakah rendah atau tinggi dari perhiasan yang kita pakai.Itu alamiah manusia dalam menilai yang tidak bisa dipungkiri tapi keliru adanya jika penilaian hanya bersandar pada pandangan seperti itu.Bahkan tidak hanya benda yang kita pakai yang dianggap sebagai perhiasan tapi banyak orang di dunia ini yang sebenarnya telah memperlakukan tubuhnya layaknya perhiasan.Tak urung jika tubuh jelek dan wajah tidak menarik maka jalan yang diambil salah satu adalah operasi plastik.Bukan menentang operasi tersebut ataupun melarang saudara jika ada yang tertarik dan melakukannya,tapi bawalah dan nikmatilah itu di dalam Kristus sebagai perhiasan dan keindahanmu bagi Allah dan bagi dunia ini hingga apa yang kau jalani tidak semata untuk kepuasanmu saja atau kepuasan dunia saja tapi engkau mendapati kepuasan Allah di dalamnya.Sebab yang merusak gambar dan ciptaan Allah bukan terletak pada merubah bentuk fisik tetapi terletak pada karakter yang berada di luar jalur Allah.Karakter yang jahat dan merusak sesama,inilah sesungguhnya yang merusak gambar Allah dalam hidup kita.Syukur kita punya Yesus yang selalu menjadi sandaran kita dalam segala kelemahan kita hingga kita semakin diperbaharui kepada gambar Allah dalam hidup kita.
     Karena tuntutan dunia lebih memandang jasmani saja maka banyak orang dianggap telah berlaku tidak mensyukuri pemberian Allah dalam keadaan fisiknya jika mereka melakukan operasi untuk mempercantik diri.Namun bagi orang yang lahir cacat,operasi merubah fisik tidak dianggap sebagai suatu penolakkan pada pemberian Allah.Ada orang yang cacat wajah dan menjalani operasi bibir  agar bibirnya bisa utuh dan baik dalam pengucapannya serta baik pula dalam penampilannya,apakah mereka adalah orang-orang yang tidak mensyukuri fisik pemberian Allah sejak mereka lahir?Tidak bukan?Mereka pun punya tujuan yang sama dalam operasi itu yaitu penampilan lebih menarik dan baik secara jasmani.Bukan untuk membela operasi plastik,bukan untuk melegalkan apa yang sudah sering kita hakimi tapi agar kita dalami bersama dalam Kristus,bahwa tanpa menyerahkannya di dalam Kristus dan menikmatinya di dalam Kristus sebagai kebenaran kita,maka apapun yang kita perbuat itu di luar kehendak Allah dan menjadi perilaku yang merusak gambar Allah yang ada di dalam kita.Kejahatan kita itulah sesungguhnya yang merusak gambar Allah dalam hidup kita.Apapun langkah yang kita ambil bawalah di dalam Kristus agar kita tidak semata bersandar pada langkah kita tersebut tapi bersandar pada nikmat Allah yang sudah kita terima dan kita kelola di dalam Kristus.Jika bersyukur dengan kondisi fisik yang ada,syukurilah di dalam Kristus hingga kau menemukan bahwa Dialah kecantikan dan keindahanmu yang memperhias dirimu.Jika ingin melakukan operasi untuk mempercantik diri,syukurilah itu di dalam Kristus,jika kau tertuduh engkau sudah berdosa dalam tuduhan tapi jika engkau menikmatinya dalam kasih Kristus,maka nikmatilah hingga engkaupun akan menemukan bahwa Dialah juga kecantikan yang sejati dalam hidupmu yang memperhias dirimu dengan segala kebaikan.Itulah kecantikan dan keindahan hidup kita yang sesungguhnya yaitu Yesus Kristus.
     Baru-baru ini ada sebuah grup band wanita yang terkenal asal korea selatan dan amat digandrungi anak-anak muda hingga hampir ke seantero dunia.suatu pencapaian yang luar biasa tentunya bagi artis yang berasal dari asia.Hingga akhirnya berhembus berita bahwa kecantikan mereka adalah hasil dari operasi plastik.Tuduhan,umpatan,dan ocehan datang dari mana saja.Beberapa dari mereka memang pernah melakukan operasi tersebut berdasarkan permintaan produser agar penampilan mereka lebih menarik.Inilah tuntutan dunia.Syukur kita punya Kristus yang olehNya kita dapat belajar dari segala sesuatu dan tidak menikmati hidup dalam tuntutan dunia tapi dalam kebebasanNya.
     Dari peristiwa itu kita belajar bahwa manusia hanya bisa menilai kemurnian sebatas lahiriah semata.Kecantikan fisik yang berasal dari operasi plastik memang tidak murni adanya jika kecantikan fisik itu harus dinilai secara alami sejak lahir.Para artis girl band itu lalu disebut sebagai manusia plastik karena menjalani operasi plastik.Di luar Kristus sadarkah kita bahwa kita sebenarnya adalah manusia-manusia yang rapuh dan palsu?rapuh dalam menjalani hidup serta menguasai diri,palsu dalam menghadapi hidup serta menyatakan diri.Tidakkah ini menunjukkan betapa “plastiknya” manusia yang berada di luar Kristus dan di luar keselamatan?Tiada kemurnian dan ketahanan di luar kemurnian Allah bagi dunia yaitu Kristus.Kecantikan dan keindahan dunia tidak kekal adanya,sebagaimana layaknya plastik yang gampang rusak.Tapi dalam Kristus kita menikmati kecantikan hidup yang kekal dan yang membawa kita pada kekekalan yaitu Kristus itu sendiri sebagai kecantikan dan keindahan kita.
     Amsal 31:30 berkata;”kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia,tetapi isteri yang takut akan Tuhan dipuji-puji.”Kecantikan,ketampanan ataupun kegagahan fisik,apakah itu alami sejak lahir ataupun hasil operasi jika di luar Krisus dan tidak menggambarkan gambar Allah dalam hidup kita maka semua itu bohong dan sia-sia belaka.Kegagahan hidup bisa saja juga menjadi kecantikan ataupun ketampanan sesorang yang istilah kerennya adalah “inner beauty”,tapi jika kegagahan atau kebaikan itu tanpa Kristus dan tidak didasari oleh Kristus maka itu bohong pula adanya dan sia-sia dalam kefanaan,sebab hanya didasarkan pada diri sendiri atau apa yang dimiliki pribadi kita.Jika ingin kegagahan kita kekal dan sejati adanya maka bawa dan nikmatilah itu di dalam Kristus hingga kita benar-benar menemukan bahwa Dialah sesungguhnya Kegagahan hidup kita dan bukan kita sendiri.Dialah yang menyempurnakan dan memurnikan apa yang menjadi milik kita.

     Kegagahan hidup hidup tidak dilihat semata dari sikap bijaksana penuh wibawa dan rajin serta sukses.Kegagahan hidup tidak dilihat semata dari kecakapan menarik perhatian orang ataupun kemampuan dan keahlian.Tapi kegagahan hidup terlihat pada pengorbanan,kesetiaan,ketaatan,dan kasih sayang.Yesus sudah menyatakan lewat diriNya kegagahan hidup yang sesungguhnya yang tidak hanya terletak pada penampilan dan pembawaan tapi terletak utuh dalam diriNya yang bersumber dari Allah.Kini kita pun memiliki kegagahan hidup itu dalam diri kita oleh Roh Kudus.Kita memilikinya dan mengelolanya dalam hidup ini agar kita semakin menikmati dan menyatakan gambar Allah dalam dunia.Kegagahan hidup adalah gambar Allah yang nyata dalam hidup kita dan menjadi hidup kita.Ada orang mungkin tidak begitu sukses secara materi dan kedudukan,ada orang yang mungkin tidak menarik dalam penampilan,tapi mereka mencerminkan kegagahan Allah dalam hidup pribadinya,itulah kegagahan sejati.Di luar Kristus tidak ada kegagahan,yang ada adalah kebohongan dan kesemuan yang tidak bisa menipu kita yang sudah mulai menilai utuh.Sebab penilaian kita kini tidak lagi sebatas pandangan dunia dan manusia pada umunya tapi kini kita menilai pula dalam sudut pandang Allah.Dengan demikian kita semakin mengenal akan diri kita dan sesama agar kita semakin dibebaskan di dalam Kristus.Oleh pengenalan itu kita akan semakin saling menerima dan belajar dengan sesama.Kita menjadi manusia sejati dalam Kristus.Manusia yang murni bukan oleh kemurnian diri tapi oleh pemurnian Allah.Inilah manusia sejati,manusia yang murni.

No comments:

Post a Comment

DONASI DAN SPONSORSHIP

Untuk menunjang pelayanan kami di bidang media renungan dan berita, anda dapat beriklan di web/blog kami atau berdonasi.
Silahkan hubungi nomor telepon/WA kami di: 08991658370



Pekabaran Injil di Indonesia dan Pengaruhnya terhadap Pembaruan Masyarakat dan Negara.

Oleh: Merphin Panjaitan. I.Pendahuluan. Injil Yesus Kristus muncul di tengah bangsa Yahudi, dan pekabarannya pertama di tujukan kepada m...