1 Yohanes 1:5-10
Allah adalah
terang,barangsiapa tinggal di dalam Dia berarti tinggal di dalam terang
hidupNya.Terang itu sudah datang dan menjadi bagian kita dan tinggal di dalam
kita oleh Roh kudus.Terang seringkali hanya kita kenali sebatas suasana dan
situasi yang bercahaya dan tidak gelap.Tapi ada banyak sekali orang hidup dalam
kegelapan diri dan batin.Ada banyak sekali orang hidup dalam kegelapan harapan
dan masa depan.Ada banyak sekali orang hidup dalam kegelapan makna,tidak
sanggup memaknai hidup ini dengan benar hingga mereka gelap dalam melihat dan
merasa.Sesungguhnya semua orang sedang tinggal dalam kegelapan itu,kegelapan
dosa yang menjadikan diri gelap.Kegelapan yang membuat kita tidak sanggup
melangkah sesuai jalan Allah,kegelapan yang membuat kita tidak sanggup melihat
dengan benar dan terperosok jatuh.
Kristus adalah terang
Allah bagi kita.Oleh Dia kita belajar melihat dalam terang.Diri kita
ditelanjangi dalam terangNya hingga kita tahu betul akan diri kita pribadi dan
tahu cara mengelolanya.Tidak ada yang tersembunyi dalam Terang sejati
Allah,semua akan disingkapkanNya bagi kita,baik itu tentang Dia maupun tentang
pribadi kita.Inilah hubungan yang menerangi kita.Terang Allah bukan sifatnya
menghakimi sebagaimana penghakiman dunia yang memergoki kesalahan dan menuntut
kesalahan itu,tapi terang Allah menghakimi dengan kasih dan kebenaran.Dia
menerangi,menelanjangi,dan memperbaiki pribadi yang bersalah.Itulah pekerjaan
keselamatan dari Dia bagi kita.
Iblis datang berupa
juga malaikat terang,seolah menerangi tapi ujungnya menuntut.Menyatakan
kesalahan semata-mata untuk menjatuhkan dan menuduh kita dalam dosa kita.Penghakiman
dunia berasal dari si jahat,berasal dari pengetahuan yang baik dan yang
jahat,berasal dari kecemaran yaitu dosa permulaan.Tapi terang dan penghakiman
Allah berasal dari kemurnianNya yang penuh kasih dan jalan keluar.Teguran yang
benar adalah teguran yang menyatakan solusi,namun teguran yang salah
semata-mata berupa penyataan amarah atas kesalahan yang dilihatnya.Yesus
membenci dosa tapi mengasihi orang berdosa.Saat Dia menghakimi dan
menegur,fokusnya pada perbuatan dan bukan pada manusia pelakunya.Agar kita yang
bersalah beroleh jalan keselamatan oleh teguranNya.Itulah penghakiman yang
benar,menghakimi dengan kasih dan bukan
dengan kecongkakan atau kebencian.Terang itu sudah nyata,biarlah nyata dalam
diri kita dan hidup kita masing-masing.Ketika kita berdoa,menyembah,memuji
Tuhan,dan bertindak biarlah terang itu dinyatakan dalam semua hal itu dan
biarlah semua itu diterangi oleh terang itu.Hingga kita semakin menikmati
seperti apa dan bagaimana rupa dari terang ilahi Allah yang nyata diam di dalam
kita.Inilah berkat yang tidak dimiliki dan didapati dari dunia.Amin.

No comments:
Post a Comment