Wednesday, June 5, 2019

MUSIBAH YANG MEMBAWA KEBAIKAN


 Kejadian 50:19-26


     Ayat-ayat di atas adalah penggalan dari akhir kisah tentang Yusuf yang begitu dramatis. Saya menemui banyak orang yang amat terinspirasi dengan kisah itu. Yusuf di akhir hidupnya amat disegani oleh seluruh keluarganya. Dia memaafkan kakak-kakaknya yang menjual dia sebagai budak dengan mengatakan bahwa meski rencana mereka buruk terhadapnya namun oleh hal itu Allah justru merancangkan hal yang baik bagi mereka semua. Inilah kehebatan Allah kita, Dia sanggup berencana hal yang terbaik bagi kita meski kita mengalami hal terburuk sekalipun. Pengalaman Yusuf tersebut adalah sebuah contoh bagi kita bahwa jika kita di dalam Dia maka segala kejahatan dunia tidak akan menyimpangkan kita dari maksud baik Allah bagi kita. Jadi kisah itu bukan hanya berlaku bagi Yusuf tapi berlaku bagi kita semua.
     Pada saat Apollo 13 terbang meluncur menuju bulan dengan membawa tiga astronot,tak ada yang menyangka kalau perjalanan itu akan menjadi amat dramatis. Bukan karena berhasil mendarat di bulan seperti Apollo 11 sebelumnya, tapi karena kecelakaan yang berhasil diselamatkan. Modul yang sedianya membawa mereka menginjak bulan mengalami kecelakaan dan terperangkap di angkasa luar dalam bahaya kehabisan oksigen atau meledak. Para astronot harus berusaha pindah ke modul Lunar setelah modul tempat mereka berada meledak dan terbakar. Namun dengan kerjasama yang baik antara astronot James Lovell dan NASA maka akhirnya ketiga astronot dapat kembali ke bumi dengan selamat. Surat kabar di Amerika bahkan menulis bahwa itu adalah sebuah perjalanan gagal yang sukses.Peristiwa itu pernah dibuat ulang dalam sebuah film yang berjudul “Apollo 13” yang dirilis tahun 1995 dan ditonton sebagai kisah heroik yang mengharukan dan menginspirasi bangsa Amerika.

     Apapun yang kita alami, mungkin ada yang tampak dan terasa sebagai kegagalan dan musibah namun kita tahu sekarang bahwa Allah turut bekerja dalam segala hal untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang mengasihi Dia. Bahkan sekalipun kita jatuh dalam dosa dan dilanda musibah sebagai akibat dari perbuatan itu, maka percayalah lewat itupun Allah tetap memilki rencana yang baik untuk kita. Kristus adalah bukti kebaikan Allah yang tidak pernah meninggalkan manusia. Rasakan dan nikmatilah kebaikan itu di dalam Kristus. Apapun rencana kita dan apapun yang terjadi terhadap kita, kita tetap yakin bahwa kita tetap menjadi milik Allah oleh karena Kristus. Kristus adalah tokoh utama yang menginspirasi hidup kita dalam segala hal. Dunia, manusia, dan iblis, boleh merencanakan yang buruk terhadap Dia namun rencana penyelamatan Allah justru nyata lewat hal itu. Dalam Kristus kita menikmati segala hal sebagai kebaikan dan syukur. Amin.

No comments:

Post a Comment

DONASI DAN SPONSORSHIP

Untuk menunjang pelayanan kami di bidang media renungan dan berita, anda dapat beriklan di web/blog kami atau berdonasi.
Silahkan hubungi nomor telepon/WA kami di: 08991658370



Pekabaran Injil di Indonesia dan Pengaruhnya terhadap Pembaruan Masyarakat dan Negara.

Oleh: Merphin Panjaitan. I.Pendahuluan. Injil Yesus Kristus muncul di tengah bangsa Yahudi, dan pekabarannya pertama di tujukan kepada m...