Monday, April 15, 2019

Terang membawa kebaikan


“Karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran,”
Efesus 5:9

     Yesus adalah terang dunia,itu adalah ungkapanNya untuk menunjukkan PribadiNya sebagai penerang.Dia adalah terang yang menerangi segala sesuatu.Mereka yang di dalam Dia berarti tinggal di dalam terang,belajar dalam terang,melihat dalam terang,dan memaknai di dalam terang.Segala sesuatu Nampak jelas di dalam terang itu dan tidak ada yang tersembunyi.Bagi dunia maknanya sebatas kemampuan untuk menerawang atau melihat hal-hal atau kejadian-kejadian yang tidak dilihat mata jasmani.Jika demikian pemahaman kita maka kita akan menilai dukun pun mampu melihat dalam terang.Mereka punya kemampuan melihat apa yang diperbuat orang lain secara tersembunyi atau diam-diam.Tapi terang Allah yaitu Kristus jauh melihat kedalam ke tempat tersembunyi yang tidak bisa dilihat oleh dukun dan iblis si penipu yaitu kedalaman hati batiniah seseorang.Inti hidup manusia yang mengendalikan manusia itu dalam bersikap dan menyikapi hidupnya ada di dalam batinnya,inilah yang dilihat oleh Allah.TerangNya memberikan kita pencerahan,menyelidiki batin kita,hati kita,perasaan dan pikiran kita yang paling dalam yang bahkan tidak kita sadari,sebab Dia yang maha tahu akan pribadi kita lebih dari yang kita tahu akan diri kita.Dalam Dia kita sanggup melihat dan mengenal diri kita dengan benar dan mulai melihat orang lain dalam pengenalan Allah yang dalam dan tidak sebatas penilaian lahiriah kita.
     Mereka yang diterangi dalam terang Kristus dan menikmati terangNya secara alami dalam hidup ini akan menerangi kehidupannya dengan terang itu.Melihat dalam terangnya hati,merasakan dalam terangnya hati,memaknai dalam terangnya hati.Kegelapan dunia yang menggelisahkan tidak akan mengaburkan pandangan kita hingga kita menemui masalah dalam menyikapi masalah.Terang berarti nyata,nyata terlihat dan nyata melihat.Manusia duniawi cenderung hanya nyata melihat tapi tidak nyata terlihat.Cenderung hanya sanggup melihat kesalahan orang lain dan menyembunyikan kesalahan sendirir rapat-rapat.Padahal jika dinilai di hadapan Terang sejati yaitu Kristus maka sesungguhnya mereka tidak benar-benar melihat dan tidak benar-benar tersembunyi.mereka buta dalam melihat dan telanjang dalam usaha menyembunyikan diri.ya,jika kita berusaha ,menutupi kesalahan kita dengan cara dunia maka kita sedang menunjukkan bahwa kita telanjang dan berusaha menyelimuti diri dengan pakaian usang dunia.Jika tidak bisa mengaku pada sesama,bawalah pengakuanmu dalam Kristus,agar Dia menyelimuti ketelanjangan dosa itu dengan hikmah dan pencerahan yang membebaskan kita dari dosa.
     Mereka yang menilai dan melihat tanpa Kristus sebagai terangnya maka sesungguhnya kabur dalam melihat.Hanya sanggup melihat sebatas apa yang tampak dan tanpa pengertian,hingga yang terjadi adalah percekcokan dan menghakimi.Kristus utuh dalam melihat dan menyikapi sebab ketika Dia melihat Dia merasakan dan memahami.Inilah penglihatan sejati,penglihatan dalam terang Allah.Di dalam Kristus kita mulai masuk dan belajar menyikapi hidup dengan penglihatan itu,penglihatan yang terang dan menerangi kita serta orang lain.Kita tidak selalu berkanjang pada penglihatan yang maknanya lahiriah melulu,yaitu menilai penglihatan terang sebatas dari hal yang sifatnya mistis.Hanya menilai penglihatan yang benar adalah saat kita sanggup melihat kesalahan,masalah,penyakit,atau jimat orang lain yang tersingkap lewat mimpi atau saat berdoa.Lalu apa yang kita dapati dari situ?adakah kita sudah benar-benar saling memberkati dan mengetahui lewat penglihatan semacam itu?Bukan menyepelekan atau menentangnya tapi keliru adanya jika kita hanya terus berpedoman pada penglihatan yang sifatnya lahiriah semata karena hanya  melihat keadaan jasmaniah saja.Mari kita masuk pada penglihatan utuh dari Allah yang mulai menyelidiki dan membuka batiniah kita untuk selalu dipulihkan dan diterangi hingga kita benar-benar melihat dalam apa yang kita lihat.
     Kristus melihat di dalam kasihNya,ketika Dia melihat Dia sedang mengasihi.Dia melihat berarti Dia mengasihi dalam penglihatanNya.Dia melihat,Dia mengasihi,Dia menyikapi,utuh dan satu dalam tindakan.Ini penglihatan Allah dalam terang yang nyata dalam pribadi manusia ilahi Kristus.Dia melihat para penganiaya dan mengampuni,dia melihat pelacur dan mengampuni,Dia melihat orang sakit dan menyembuhkan.Dia melihat dan mengasihi itulah terang.Kita bersyukur memiliki Dia sebagai terang hidup kita dalam segala kemampuan dan ketidakmampuan kita.Kita menyerahkan segalanya agar Dia yang menerangi kita hingga kita sanggup menerangi hidup ini olehNya.
    
     “vini vidi vici’…..
Ungkapan di atas adalah motto terkenal dari Julius Caesar seorang panglima perang dan kaisar Romawi dahulu.Ungkapan itu berarti datang,melihat,dan menang.Julius Caesar adalah perwira pertama romawi saat itu yang sanggup menaklukkan Britania.Dia datang ke pulau Briton dengan kapal,melihat pulau itu dan menjejakkan kakinya di sana setelah membakar seluruh kapalnya sendiri.Dengan demikian prajurit romawi yang ingin tetap hidup tidak bisa berpikir untuk mundur kembali pulang selain menang dan kuasai pulau itu.USA Army Sniper atau divisi penembak jitu dalam militer Amerika memakai motto tersebut sebagai motto mereka.Dimaksudkan sebagai falsafah tugas seorang sniper yang harus yakin dalam melihat dan menang tepat sasaran.

     Kristus adalah Pribadi yang sejati dan sempurna dalam kedatanganNya,penglihatanNya,dan kemenanganNya.Dia datang adalah pembuktikan bahwa Dia adalah Allah yang mau melihat kita dan Allah yang yakin menjamin akan kemenangan bagi kita.Dia menang sudah dimulai sejak kedatanganNya dan sejak Dia hadir melihat di dalam dunia.Dia menang bahkan sejak awal Dia berkarya dan berencana atas kita manusia.Dia menang dalam ketidakterbatasanNya oleh ruang dan waktu,Dia alfa dan omega,yang menang sejak awal hingga akhir.Itulah kemenangan sejati.Mereka yang tinggal di dalam Kristus diterangi dalam terang kemenangannya yang memenangkan kita dalam segala sesuatu.Dia datang,melihat dan tepat sasaran dalam menunjukkan Pribadi kasihNya serta mengalahkan dosa dan maut bagi kita.Dalam Dia kita mulai melihat dalam terang dan tidak dikaburkan oleh tipuan dunia.

No comments:

Post a Comment

DONASI DAN SPONSORSHIP

Untuk menunjang pelayanan kami di bidang media renungan dan berita, anda dapat beriklan di web/blog kami atau berdonasi.
Silahkan hubungi nomor telepon/WA kami di: 08991658370



Pekabaran Injil di Indonesia dan Pengaruhnya terhadap Pembaruan Masyarakat dan Negara.

Oleh: Merphin Panjaitan. I.Pendahuluan. Injil Yesus Kristus muncul di tengah bangsa Yahudi, dan pekabarannya pertama di tujukan kepada m...